Jakarta, (22/4). Petugas haji daerah kerja (Daker) Makkah dilepas melalui Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Rabu (22/4/2026). Pelepasan ini menjadi bagian dari persiapan operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M, khususnya dalam memastikan kesiapan sumber daya manusia yang akan melayani jemaah di Tanah Suci.
Direktur Bina Petugas Haji Reguler, Chandra Sulistio Reksoprodjo, menegaskan bahwa petugas haji memiliki peran strategis sebagai representasi negara selama berada di Arab Saudi. Oleh karena itu, setiap petugas dituntut untuk menjaga sikap, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, kehadiran negara dalam penyelenggaraan ibadah haji tercermin dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada jemaah. “Petugas haji menjadi garda terdepan dalam memastikan kenyamanan, keamanan, dan kelancaran ibadah jemaah selama di Tanah Suci,” ujarnya.
Petugas haji, lanjutnya, harus memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Anda adalah wajah negara Indonesia di Arab Saudi. “Seragam yang dikenakan dengan lambang Merah Putih harus dijaga kehormatannya. Jangan sampai membuat malu, justru tunjukkan bahwa Anda mampu melayani dengan sebaik-baiknya,” ujar Chandra.
Ia juga mengingatkan agar seluruh petugas senantiasa menjunjung tinggi nilai tanggung jawab dan dedikasi, serta mampu beradaptasi dengan berbagai situasi di lapangan. Dengan demikian, pelayanan kepada jemaah dapat berjalan optimal sesuai harapan pemerintah.
“Pelepasan ini diharapkan menjadi momentum bagi para petugas untuk memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, sekaligus membawa nama baik bangsa di kancah internasional, khususnya dalam penyelenggaraan ibadah haji di Tanah Suci” tutupnya. (*Faqih)











