Kudus (1/5). Bupati Kudus Sam’ani Intakoris melaksanakan Safari Jumat di Masjid Baitul Qudus yang dikelola LDII. Kegiatan berlangsung dengan salat Jumat berjamaah bersama tokoh masyarakat, santri, serta warga sekitar, dan dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Kudus, termasuk Sekda, asisten, kepala OPD, camat, dan perwakilan Baznas.
Usai pelaksanaan ibadah, bupati menyerahkan bantuan pentasharufan zakat, infak, dan sedekah dari Baznas Kabupaten Kudus sebesar Rp10 juta kepada pengelola Masjid Baitul Qudus. Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung operasional masjid serta kegiatan keagamaan di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.
Bupati Kudus menyampaikan kegiatan Safari Jumat menjadi sarana memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Ia menilai kehadiran langsung di tengah warga memberi ruang dialog yang lebih terbuka terkait kebutuhan dan kondisi di lapangan.
“Kami ingin memastikan program pemerintah dapat dirasakan masyarakat, termasuk di lingkungan masjid dan pesantren,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kerukunan antarwarga dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi sosial yang kondusif.
“Kudus dihuni berbagai kelompok masyarakat. Semua memiliki peran dalam menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan daerah,” kata dia.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan program cek kesehatan gratis yang digelar di kompleks Pondok Pesantren Baitul Qudus. Program ini diikuti santri dan warga sekitar sebagai upaya meningkatkan kesadaran kesehatan serta deteksi dini penyakit.
Bupati menilai partisipasi masyarakat dalam program kesehatan masih perlu ditingkatkan. “Kami mendorong warga memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia agar kondisi kesehatan dapat terpantau secara berkala,” ucapnya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus Muhammad As’ad menyambut kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat berbasis pesantren. Ia menyebut kegiatan ini memperkuat hubungan antara LDII dan pemerintah daerah dalam berbagai program sosial.
“Kunjungan ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan memperkuat kerja sama dalam pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
As’ad juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan fasilitas di lingkungan masjid dan pesantren, termasuk pembangunan akses jalan menuju Masjid Baitul Qudus. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan.
“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong kegiatan keagamaan, sosial, dan pembinaan masyarakat di Kudus,” kata dia.











