Bandung (14/5). Pengurus Pondok Fathul Huda bersama jajaran DPD LDII Majalengka silaturahim dan studi tiru ke Yayasan Nurul Hakim, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (10/05/2026). Kegiatan tersebut merupakan upaya meningkatkan kualitas pengelolaan pondok pesantren dan pengembangan dakwah di era digital.
Dalam kunjungan itu, rombongan berdiskusi mengenai berbagai program dan praktik pengelolaan yang diterapkan Yayasan Nurul Hakim, khususnya terkait dakwah berbasis digital dan penguatan manajemen dewan guru agar lebih tertata dan berkelanjutan.
Ketua DPD LDII Majalengka Atje Kusnadi menyampaikan kegiatan tersebut bertujuan memperluas wawasan, serta berbagi pengalaman dalam pengelolaan lembaga pendidikan keagamaan, “Melalui silaturahim dan studi tiru ini, kami ingin belajar dari pengalaman yang sudah berjalan baik, khususnya dalam penguatan sistem manajemen dan pemanfaatan teknologi untuk dakwah,” ujarnya.
Selain membahas pengelolaan kelembagaan, diskusi juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, termasuk strategi komunikasi melalui media sosial dan platform digital tanpa meninggalkan nilai-nilai pendidikan karakter.
Pengurus Pondok Fathul Huda berharap hasil studi tiru tersebut dapat diterapkan secara bertahap untuk meningkatkan mutu pembelajaran, tata kelola kelembagaan, serta kualitas dakwah di lingkungan pondok.
Kegiatan ditutup dengan komitmen mempererat komunikasi dan kerja sama antarlembaga guna mendukung pengembangan pendidikan dan pembinaan generasi muda yang berilmu dan berakhlak.












