Lampung Timur (15/5). DPP LDII didampingi DPW LDII Lampung membahas potensi pengembangan desa ekowisata tematik berbasis ekonomi berkelanjutan, di Way Bungur, dengan Pemkab Lampung Timur. Diskusi tersebut bertempat di kompleks Pemkab Lampung Timur, pada Rabu (13/5/2026).
“Kami bersama dengan Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi mendiskusikan rencana pengembangan Desa Kali Pasir, sebagai bagian program “Desa Binaan Tematik”, kolaborasi dengan Kemendes PDT,” ujar Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya.
Dody menegaskan, pengembangan desa wisata diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, melalui pemberdayaan potensi lokal. “Ekowisata dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Ia mengatakan, harus dibuat formula, para pengunjung tidak hanya singgah satu hari atau dua hari, “Tetapi bisa tinggal selama empat hingga enam hari. Bisa mengadopsi model wisata paket terintegrasi, seperti di Taman Nasional Tanjung Puting,” imbuhnya.
Ia mengungkapkan, semakin lama wisatawan tinggal di desa, maka semakin besar perputaran ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat. “Warga dapat diberdayakan melalui pengelolaan homestay, jasa pemandu wisata, kuliner lokal, hingga produksi suvenir dan kerajinan tangan khas desa,” kata Dody.
Menanggapi itu, Wakil Bupati Lampung Timur, Azwar Hadi mengungkapkan, Pemkab Lampung Timur siap mendukung program tersebut, melalui sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD). “Kami berharap, program ini, tidak hanya menjadi destinasi wisata baru di Lampung Timur, tetapi juga menjadi model pemberdayaan masyarakat desa berbasis ekowisata dan ekonomi berkelanjutan,” pungkasnya.
Usai audiensi, rombongan melanjutkan kunjungan ke Desa Kali Pasir untuk melihat potensi kawasan yang akan dikembangkan sebagai desa ekowisata tematik. Peninjauan dilakukan untuk memetakan kesiapan wilayah, potensi unggulan desa, serta peluang pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.












