Makkah (23/5). Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar mengapresiasi skema pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang disiapkan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
Anggota Amirulhaj yang akrab disapa Cak Imin itu juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan puncak haji pada 8-13 Dzulhijjah 1447 H atau 25-30 Mei 2026.
Beberapa skema yang mendapat apresiasi dari Cak Imin di antaranya pembagian tenda jemaah haji Indonesia di Arafah yang telah diberi penanda nama jemaah, pengaturan transportasi haji, hingga kesiapan konsumsi jemaah selama Armuzna.
“Ya, saya sangat bersyukur dan meyakini sepenuhnya semua panitia pelaksanaan ibadah haji yang dikoordinasi oleh Pak Menteri (Menhaj Mohcammad Irfan Yusuf atau Gus Irfan), Amirulhaj dan semua jajaran juga berbagai lintas sektoral yaitu KJRI dan berbagai lembaga yang terkait untuk bersinagi menuntaskan sebuah pelaksanaan khususnya Armuzna, Arafah, Muzdalifah dan Mina,” ujar Cak Imin usai mengikuti rapat Amirulhaj di Makkah, Kamis (21/5/2026).
Baca Juga: Wamenag Sebut Perencanaan Detail Wujudkan Mimpi Jemaah
Ketua Umum PKB itu mengatakan, perencanaan penyelenggaraan haji sejauh ini berjalan dengan baik. Meski demikian, pihaknya masih menunggu pematangan teknis yang terus disiapkan Kemenhaj menjelang puncak ibadah haji.
“Kita optimis dan yakin sepenuhnya berbagai skenario secara teknis telah dipersiapkan,” tuturnya.
Cak Imin menilai, seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan haji sudah saatnya memperkuat kerja sama, mulai dari petugas bandara hingga jemaah haji, demi mendukung kelancaran ibadah haji 2026/1447 H.
“Sekarang saatnya kita terus bekerjasama terutama dengan bandara petugas jamaah haji untuk disiplin menjadi bagian integra dari suksesnya pelaksanaan ibadah haji 2026 ini. Semoga Allah meridhai dan menyukseskan semua perencanaan yang matang,” tuturnya. (Faqihu Sholih/MCH 2026)












