Makkah (21/6). Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, mengapresiasi kepada seluruh petugas yang telah terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ia menegaskan, keberhasilan layanan haji tahun ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur petugas di berbagai sektor yang bekerja dengan penuh dedikasi melayani jemaah.
“Kami dari Daker Makkah mengapresiasi atas kerja sama semua Bapak Ibu di sektor-sektor, termasuk sektor khusus dan Kantor Kesehatan Haji Indonesia,” kata Ihsan dalam acara tasyakuran Daker Makkah di Al Hidayah Tower, Aziziyah, Makkah, Sabtu (20/6/2026) malam.
Menurut Ihsan, jumlah petugas yang bertugas pada musim haji tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada tahun lalu sekitar 1.100 petugas, maka pada musim haji 2026 jumlahnya mencapai sekitar 1.700 petugas hanya di wilayah kerja Makkah.
Ia berharap, para petugas yang telah menuntaskan tugas dengan penuh pengabdian dapat kembali diberi kesempatan melayani jemaah pada musim haji mendatang. “Mudah-mudahan Bapak Ibu semua, PPIH Arab Saudi Daker Makkah yang sudah bertugas melayani jemaah dengan hati dan totalitas, kalau Allah menghendaki, mungkin nanti akan ditunjuk kembali untuk tahun depan,” ujarnya.
Ihsan menegaskan, penyelenggaraan haji 2026 memiliki makna khusus karena menjadi tahun pertama pelaksanaan di bawah koordinasi Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI. Karena itu, ia mengajak seluruh petugas menjadikan pelayanan kepada jemaah sebagai bagian dari upaya menghadirkan penyelenggaraan haji yang semakin baik. “Mudah-mudahan semuanya sehat, selamat sampai tujuan, dan menjadi haji mabrur,” katanya.
Ihsan juga menjelaskan, secara umum operasional haji berjalan lancar sejak kedatangan hingga pemulangan jemaah. Proses pemberangkatan gelombang kedua melalui Bandara Jeddah telah berakhir pada 16 Juni 2026, sementara pergerakan jemaah dari Makkah ke Madinah telah mencapai 86.592 orang.
Ia menyebut, masih terdapat tiga kloter terakhir yang akan diberangkatkan pada 21–22 Juni 2026. Dari sisi akomodasi, PPIH Arab Saudi mengelola layanan 177 hotel yang tersebar di lima wilayah dan 10 sektor di Makkah, dengan sebagian besar telah ditinggalkan jemaah menjelang kepulangan akhir.
Dalam aspek layanan lainnya, konsumsi menjadi salah satu sektor yang dinilai berjalan optimal dengan total distribusi mencapai 15.866.621 boks makanan kepada jemaah selama di Makkah. Sektor transportasi juga mengalami penguatan melalui sistem transport command and control yang memungkinkan pengawasan armada secara terintegrasi.
Pada layanan digital, kartu Nusuk dapat didistribusikan lebih cepat melalui pemanfaatan ekosistem digital haji, sementara pada aspek bimbingan ibadah, pembayaran dam melalui program Adahi meningkat signifikan hingga sekitar 135.000 jemaah. (Faqihu Sholih/MCH 2026).













