Kudus (23/7) Pondok Pesantren Baitul Qudus naungan DPD LDII Kabupaten Kudus bersama PC LDII Kecamatan Bae menggelar Khataman Pengajian Hadits Sunan An-Nasa’i. Pengajian tersebut berlangsung di kompleks Ponpes Baitul Qudus, Kudus, Jawa Tengah pada Rabu (24/6/2026).
Acara dihadiri Camat Bae Syafi’i, jajaran pengurus LDII, pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat, serta ratusan santri yang telah menuntaskan kajian kitab hadits tersebut. Pada kesempatan itu, Syafi’i mengapresiasi konsistensi LDII dalam menyelenggarakan pembinaan keagamaan melalui pendidikan pesantren. Menurutnya, kegiatan khataman hadits memiliki nilai penting dalam mencetak generasi yang memiliki pemahaman agama, akhlak yang baik, serta kepedulian terhadap kehidupan sosial.
“Santri tidak cukup hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga perlu menghadirkan manfaat di tengah masyarakat. Ilmu yang telah dipelajari hendaknya diamalkan dan menjadi pedoman dalam bersikap, sehingga dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Syafi’i juga mengingatkan para santri agar terus meningkatkan kapasitas diri seiring perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Menurutnya, tantangan kehidupan saat ini memerlukan generasi yang memiliki keseimbangan antara penguasaan ilmu agama, kemampuan beradaptasi, dan kepedulian terhadap bangsa dan masyarakat.
“Peran santri sangat strategis dalam menjaga moral dan memperkuat kehidupan sosial. Teruslah belajar, menjaga akhlak, serta ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Kudus, Muhammad As’ad, mengatakan pembinaan melalui pengkajian Al-Qur’an dan hadits menjadi salah satu program utama LDII dalam menyiapkan generasi penerus yang memiliki dasar keilmuan agama yang kuat,
“Khataman ini bukan menjadi akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus memperdalam ilmu dan mengamalkannya. Santri diharapkan mampu menjadi pribadi yang berintegritas, memiliki akhlak yang baik, serta siap memberikan kontribusi bagi masyarakat,” ujar Muhammad As’ad.
Ia menambahkan, DPD LDII Kabupaten Kudus terus mendorong penguatan kualitas pendidikan di Pondok Pesantren Baitul Qudus melalui pembinaan yang berkesinambungan. Selain memperdalam ilmu agama, para santri juga dibekali pendidikan karakter, kepemimpinan, dan kepedulian sosial agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan.
“Kami ingin lulusan pesantren memiliki keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan kemampuan berinteraksi dengan masyarakat. Bekal tersebut akan menjadi modal penting untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa,” katanya.














