Manokwari (27/8). Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) Pratama Manokwari menyiarkan langsung pelaksanaan salat Jumat dari Masjid Al-Mubarok naungan LDII di Fanindi, Manokwari, Papua Barat. Ibadah yang disiarkan pada Jumat (31/7/2026) tersebut, menjadi bagian dari layanan RRI dalam menghadirkan siaran keagamaan bagi masyarakat, termasuk kegiatan ibadah umat Islam.
Pelaksanaan siaran telah dipersiapkan melalui koordinasi antara RRI Pratama Manokwari dan LDII Papua Barat. Sebelumnya, Ketua DPW LDII Papua Barat, Suroto, bersama Sekretaris DPW LDII Papua Barat, H. Agus Irawan, melakukan koordinasi teknis dengan pihak RRI pada 8 Juli 2026.
Koordinasi tersebut membahas kesiapan lokasi, durasi siaran, alur pelaksanaan, hingga perangkat audio yang digunakan agar proses siaran dapat berjalan dengan baik, “Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan pihak RRI yang telah memilih Masjid Al-Mubarok sebagai salah satu tempat pelaksanaan siaran langsung salat Jumat ini,” ujar Agus.
Ia mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan pelaksanaan, termasuk kesiapan tempat, muazin, dan imam salat, “Seluruh persiapan kami lakukan agar pelaksanaan salat Jumat tetap berlangsung khidmat, tertib, aman, dan lancar,” katanya.
Ketua DPD LDII Manokwari, Soleman Paputungan, mengatakan LDII sebelumnya telah menjadi tuan rumah berbagai kegiatan kolaborasi dengan RRI, termasuk tausiyah dan dialog interaktif pada bulan Ramadan yang lalu, “LDII bersama takmir masjid Al-Mubarok siap berkolaborasi dengan berbagai pihak. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut untuk memberikan manfaat bagi umat dan bangsa,” ujarnya.
Siaran langsung salat Jumat melalui radio juga menjadi salah satu bentuk layanan publik yang memungkinkan masyarakat mengikuti pesan keagamaan meskipun tidak berada di masjid. Melalui kolaborasi dakwah itu, LDII Papua Barat berupaya mewujudkan komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga penyiaran guna mendukung penyebaran pesan keagamaan yang menyejukkan dan bermanfaat bagi masyarakat.














