Lebak (5/9). DPW LDII Banten mengikuti secara virtual peresmian Jembatan Merah Putih Presisi Polri oleh Presiden Prabowo Subianto. Peresmian dilaksanakan di Kampung Bayah Satu, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten pada Kamis (13/8/2026).
Sebelum acara peresmian, Gubernur Banten Andra Soni bersama Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki dan Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim menyambut kedatangan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo beserta rombongan di Lapangan Merdeka, Kecamatan Bayah. Mereka kemudian mengikuti peresmian secara virtual bersama jajaran Forkopimda Provinsi Banten.
“Hari ini diresmikan 3.396 jembatan dan 3.000 sumber air bersih. Menjalankan misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat. TNI adalah tentara rakyat. Polri adalah polisi rakyat,” kata Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara, Jakarta.
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi tersebut merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur dan bakti sosial TNI-Polri untuk masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Presiden Prabowo Subianto menyebut pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih merupakan wujud kehadiran negara untuk masyarakat.
“Pembangunan jembatan dan sumber air bersih merupakan bukti semangat persatuan dan gotong-royong bangsa Indonesia. Negara harus hadir memberikan pelayanan hingga masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan jauh,” imbuh Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melaporkan bahwa sejumlah jembatan telah dibangun di berbagai daerah. Jembatan terpanjang berada di Aceh Tamiang dengan panjang mencapai 240 meter.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa Polri menargetkan pembangunan sebanyak 895 Jembatan Merah Putih Presisi. “875 sudah selesai dibangun, 17 jembatan dalam proses pembangunan, dan empat jembatan dalam perencanaan,” ujar Kapolri.
Ia menambahkan, sebanyak 145 Jembatan Merah Putih Presisi berada di wilayah hukum Polda Banten, jumlah tersebut menjadi salah satu yang terbanyak dibandingkan wilayah Polda lainnya.
Sebelum peresmian, Andra Soni bersama Forkopimda Provinsi Banten turut mendampingi Kapolri meninjau kegiatan Bakti Kesehatan Biddokes Polda Banten yang bekerja sama dengan Puskesmas Bayah. Kegiatan tersebut memberikan pelayanan kesehatan kepada sekitar 1.500 peserta.
Selain layanan kesehatan, masyarakat juga mendapatkan pelayanan SIM Keliling dari Satlantas Polres Lebak. Layanan tersebut turut dimanfaatkan masyarakat dan para pengemudi ojek online untuk memperpanjang masa berlaku SIM.

Usai peresmian, Kapolri menyapa para pelajar yang turut merasakan manfaat pembangunan jembatan tersebut, khususnya sebagai akses menuju sekolah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tas dan alat tulis kepada para pelajar oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo.
Pada kesempatan itu, Ketua PC LDII Kecamatan Bayah, Rosidin, mengapresiasi pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tersebut. Menurutnya, pembangunan jembatan menjadi bukti nyata kehadiran Polri dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Jembatan ini bukan hanya menjadi penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi penghubung harapan, aktivitas, dan perekonomian masyarakat. Kehadiran pemerintah, TNI, Polri harus dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” ujar Rosidin.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut dapat semakin memperlancar mobilitas warga, membuka akses ekonomi, serta mendukung aktivitas pendidikan dan sosial masyarakat di Kecamatan Bayah.
Bagi LDII, pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik. Kehadiran berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam pembangunan tersebut juga menjadi bentuk nyata semangat gotong-royong untuk kemajuan daerah.













