Surabaya (19/10). Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi menghadiri acara kenal pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Jatim, Surabaya pada Selasa (13/10/2026) tersebut, merupakan seremoni pergantian pejabat di Polda Jawa Timur.
Acara tersebut menandai pergantian kepemimpinan Kapolda Jatim dari Irjen Pol Nanang Avianto kepada Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Irjen Pol Nanang Avianto sekarang menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
“Selamat datang kepada Dekananto yang kembali bertugas di Jawa Timur. LDII telah mengenal Dekananto sejak menjabat Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Jatim pada 2022–2024,” jelas Amrodji.
Ia menjelaskan, LDII Jatim telah menjalin kerja sama dalam berbagai kegiatan, terutama untuk memperkuat wawasan kebangsaan. Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah penanaman wawasan kebangsaan kepada para santri dan calon dai-daiyah di Pondok Pesantren Al Ubaidah, Kertosono, Nganjuk.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman kebangsaan di kalangan generasi muda, “Melalui kegiatan tersebut, kami ingin menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para santri dan calon dai-daiyah. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut untuk menjaga persatuan dan kondusivitas Jawa Timur,” katanya.
Amrodji menilai, hubungan antara organisasi kemasyarakatan dan kepolisian penting untuk mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis. Karena itu, komunikasi dan kerja sama perlu terus dijaga melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Nanang Avianto atas dedikasi dan kerja sama yang telah terjalin dengan elemen masyarakat Jawa Timur. Semoga sukses dalam menjalankan amanah dan tugas selanjutnya,” ujarnya.
LDII Jawa Timur berkomitmen melanjutkan sinergi dengan Polda Jatim, terutama dalam memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga persatuan, dan memelihara kondusivitas masyarakat. Turut hadir Sekretaris DPW LDII Jatim Bambang Raditya Purnomo.















