Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Esai: Mengalir

2020/09/24
in Nasehat
4
ilustrasi

ilustrasi

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Faizunal A. Abdillah
Pemerhati lingkungan – Warga LDII Kabupaten Tangerang

Seiring zaman yang terus maju-melaju, bergerak-berputar, dengan generasi tangguh yang dilabeli milenial, realitasnya masih terlalu banyak bibit-bibit kekerasan yang tertabur di masyarakat. Tak terhitung di media, banyak di lingkungan sekitar, ada di dalam keluarga bahkan masuk ke bilik-bilik jiwa.

Bagi jiwa-jiwa yang sadar dan selalu waspada, situasi ini tidak memberikan pilihan lain kecuali mengimbangi bibit-bibit kekerasan ini dengan benih-benih lain yang bernama kedamaian. Dan tidak usah menunggu lama-lama untuk beraksi; menunggu sampai uang cukup, anak lulus sekolah, punya ini, itu dan lain-lain agar damai, tetapi sebaliknya belajarlah menemukan kedamaian di setiap langkah kehidupan. Entah saat makan, waktu kerja, dalam doa, lagi mandi, selalu lihat sisi-sisi damai dari setiap penggalan kisah pengalaman kekinian. Kedamaian adalah senyuman yang penuh rasa syukur di sepanjang perjalanan. Kedamaian bukanlah keadaan tanpa suara, melainkan kemampuan untuk tersenyum pada semua suara. Menikmatinya.

عن أبي ذر جندب بن جنادة، وأبي عبد الرحمن معاذ بن جبل، رضي الله عنهما، عن رسول الله صلى الله عليه وسلم، قال‏:‏ ‏ “‏ اتق الله حيثما كنت واتبع السيئة الحسنة تمحها، وخالق الناس بخلق حسن‏”‏ ‏(‏‏(‏رواه الترمذي وقال حديث حسن ‏)‏‏

Dari Abu Dzar dan Muadz bin Jabal radhiallahu’anhuma, dari ‘Rasulullah (ﷺ) bersabda, “Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan hendaknya setelah melakukan kejelekan engkau melakukan kebaikan yang dapat menghapusnya. Serta bergaullah dengan orang lain dengan akhlak yang baik‘” (Rowahut Tirmidzi).

Kehidupan; baik di dalam maupun di luar, bak air yang terus mengalir tidak ada yang bisa menghentikannya. Mirip siang dan malam, terus berputar sampai pada waktu yang telah ditentukan. Karena tidak bisa dihentikan, satu-satunya pilihan adalah menyatu dengan sang aliran waktu. Melawan aliran kehidupan, itulah penderitaan. Mengalir bersama waktu sang aliran, itulah kedamaian. Itu sebabnya, di tingkat kesempurnaan, istiqomah berarti istirahat di saat ini apa adanya. Pengertian istirahat sederhana, memeluk kekinian dan mendekap diri di sini, saat ini, apa adanya. Dalam bahasa lain, para guru sering menjelaskan sehingga bisa merasakan setiap matahari terbit adalah nyanyian harapan, dan ketika matahari tenggelam menjadi nyanyian kedamaian.

Bukan tanpa makna, kenapa dua per tiga bumi dicipta sebagai lautan. Ia penuh dengan maksud. Ia sarat petunjuk, penanda kehidupan. Yang Maha Kuasa menitahkan: “Dan jadikanlah (wahai Muhammad) kepada mereka tentang perumpamaan kehidupan dunia seperti air yang Kami turunkan dari langit,..” (QS Al-Kahfi:45).

Air, turun dari langit, jatuh ke bumi, berkumpul di sungai dan mengalir jauh yang akhirnya bermuara di laut. Kehidupan menyerupai samudera yang luas. Di permukaan ia memang penuh gelombang. Tapi di kedalaman yang dalam, yang ada hanya kedamaian yang menawan. Terinspirasi dari sini, belajarlah meninggalkan kehidupan yang penuh gelombang di permukaan seperti sedih-senang, duka-suka, dicaci-dipuji. Kemudian mulailah menyelam dalam-dalam ke dalam diri.

Caranya, setiap kali riak-riak, gelombang-gelombang pikiran dan perasaan itu muncul, saksikan mereka dengan penuh senyuman. Olahlah keriuhan kehidupan sebagai vitamin, bukan racun kehidupan, sehingga keriuhan memperkuat perjalanan spiritual. Menjadi spiritual adalah menjadi tenang dan damai. Hanya dalam ketenangan dan kedamaian kita bisa melaksanakan lebih banyak kebaikan dan kasih sayang. Kesuksesan adalah gelombang tinggi, kegagalan adalah gelombang rendah. Dan keduanya merunduk rendah diri begitu sampai di tepi memeluk pantai kedamaian yang sama.

Untuk itu, agar keseharian senantiasa damai, para guru bijak berpesan untuk mengalir bersama aliran sang kehidupan. Meminjam filsuf Heraclitus, tidak ada yang bisa melangkah di sungai yang sama dua kali. Simpelnya, setiap detik air sungai berganti. Hal yang sama juga terjadi dalam kehidupan. Setiap detik kehidupan berganti. Dan mengalir membuat seseorang menyatu rapi dengan setiap berkah kekinian.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ: أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَنْكِبِي فَقَالَ: «كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ» . وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ يَقُولُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلَا تَنْتَظِرِ الْمَسَاءَ وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ وَمِنْ حياتك لموتك. رَوَاهُ البُخَارِيّ

Dari Abdullah Ibnu Umar beliau berkata: Rasululloh (ﷺ) pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau menyeberangi jalan (musafir).” Ibnu Umar berkata: “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati.” (Rowahul Bukhori)

Seni kedamaian adalah seni mengalir. Saat Anda sepenuhnya mengalir, Anda tidak saja mengalami kedamaian, tapi juga mengalami pencerahan serta kebersatuan. Semoga dengan kedamaian ini kita semua semakin tahu makna indah di balik Kalam Ilahi: “Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. ar-Ra’du: 28)

Tags: akhlakbersyukurkebaikankedamaiankehidupanMengalirrealitatakwa

Comments 4

  1. Afshalina Shansa says:
    6 years ago

    Alhamdulillah jazaa kallohukhoiroh

    Reply
  2. Afshalina Shansa says:
    6 years ago

    Alhamdulillah jazaa kallohukhoiroh, sgt mengispirasi

    Reply
  3. Fauzi achmadi says:
    6 years ago

    Ajkh mas Kus. Semoga bermanfaat

    Reply
  4. Rudy Skundar says:
    6 years ago

    Alhamdulillah jaza kallohu khoiro pencerahannya. O

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Mijo on LDII Kota Banjarmasin Gelar CAI 2026 untuk Penguatan Karakter Pemuda
  • H. Warsito on Masjid Al Fatah Naungan LDII Lampung Timur Terima Kartu ID Masjid dari KUA Sekampung
  • H. Warsito on Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih
  • H. Warsito on CAI 2026 Bekali Generasi Muda LDII Depok dengan Karakter Luhur dan Jiwa Kepemimpinan
  • H. Warsito on Perkuat Pembinaan Generasi Muda, LDII Kota Baru Helat Festival Anak Saleh
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih

Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih

July 30, 2026
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

July 26, 2026
Berdayakan Toleransi Beragama, LDII Jakarta Kunjungi Pimpinan Ponpes Al Itqon

Berdayakan Toleransi Beragama, LDII Jakarta Kunjungi Pimpinan Ponpes Al Itqon

July 28, 2026
Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

July 29, 2026
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

10
Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih

Umi Fathanah Warga LDII yang Dedikasikan Riset Teknologi Membran untuk Solusi Air Bersih

5
Bangga Sujud

Bangga Sujud

2
LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi

LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi

2
LDII Bataguh Kapuas Panen Padi dengan Intensifikasi Tani Dukung Ketahanan Pangan

LDII Bataguh Kapuas Panen Padi dengan Intensifikasi Tani Dukung Ketahanan Pangan

August 1, 2026
LDII Kota Bontang Gelar Diskusi Penguatan Medsos, Tingkatkan Kualitas Publikasi

LDII Kota Bontang Gelar Diskusi Penguatan Medsos, Tingkatkan Kualitas Publikasi

August 1, 2026
Munaqosah Generus LDII Karaton Jadi Evaluasi Pembinaan Generasi Qurani

Munaqosah Generus LDII Karaton Jadi Evaluasi Pembinaan Generasi Qurani

August 1, 2026
Tim Rukyatul Hilal LDII Observasi Awal Safar dengan Pendekatan Astronomi

Tim Rukyatul Hilal LDII Observasi Awal Safar dengan Pendekatan Astronomi

August 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Bataguh Kapuas Panen Padi dengan Intensifikasi Tani Dukung Ketahanan Pangan August 1, 2026
  • LDII Kota Bontang Gelar Diskusi Penguatan Medsos, Tingkatkan Kualitas Publikasi August 1, 2026
  • Munaqosah Generus LDII Karaton Jadi Evaluasi Pembinaan Generasi Qurani August 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.