Maros (6/7). Bupati Maros, A.S. Chaidir Syam, menerima audiensi pengurus DPD LDII Kabupaten Maros. Pertemuan untuk memperkuat sinergi pemerintah dan organisasi keagamaan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Maros, Senin (29/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Chaidir Syam menegaskan pentingnya peran organisasi kemasyarakatan dan organisasi dakwah, sebagai mitra pemerintah dalam membangun sumberdaya manusia yang religius dan berkarakter. Ia juga mengapresiasi kontribusi LDII yang selama ini dinilai aktif menjalankan pembinaan keagamaan, kegiatan sosial, dan program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Maros.
“Keberadaan organisasi dakwah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat Maros yang religius. Kami berharap kerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan, termasuk LDII, terus diperkuat untuk mendukung program pembangunan daerah,” kata Chaidir Syam.
Audiensi tersebut dihadiri Ketua DPD LDII Maros Ibnu Rusyd, Sekretaris Agus Pujiono, Ketua PC LDII Kecamatan Bontoa Lukman, Dewan Penasehat Ahmad Dahlan, Agus, dan Serma (Purn) Syamsuddin. Turut hadir pula Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan Asdar Mattiro yang mendampingi jajaran pengurus DPD LDII Maros. Sementara itu, Bupati Maros didampingi Kepala Bagian Pemerintahan Setda Maros, Andi Darmawan.
Pada kesempatan itu, Ibnu Rusyd memaparkan berbagai program pembinaan yang selama ini dijalankan organisasi, sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat sekaligus mendukung program Pemerintah Kabupaten Maros.
“Program tersebut di antaranya cek kesehatan gratis, kegiatan “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”, dan pembinaan keagamaan melalui pengajian rutin di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang diselenggarakan dua kali setiap pekan,” kata Ibnu.
Ia menambahkan, pembinaan tersebut diarahkan untuk mewujudkan tiga sukses generasi penerus, yakni membentuk generasi yang berakhlakul karimah, alim-fakih, dan mandiri, sehingga mampu menjadi bagian dari pembangunan masyarakat yang religius dan berkarakter.
Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan program 3K LDII, yaitu Karya, Komunikasi, dan Kontribusi, sebagai pedoman organisasi dalam memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah.
“Kami siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Maros melalui berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Ibnu Rusyd.
Pada pertemuan itu, pengurus DPD LDII Maros juga mengundang Bupati Maros untuk menghadiri Pengajian Umum LDII yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026. Sebagai penutup audiensi, pengurus DPD LDII Maros menyerahkan Buku Pedoman Ibadah Warga LDII dan Majalah Nuansa edisi terbaru. Penyerahan dua media tersebut, sebagai upaya memperkenalkan program pembinaan serta kontribusi organisasi kepada pemerintah daerah.
Melalui pertemuan tersebut, LDII Maros berharap komunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Maros semakin intensif, sehingga berbagai program pembinaan dan pelayanan masyarakat dapat disinergikan dengan agenda pembangunan daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan terwujudnya Kabupaten Maros yang religius, harmonis, dan berdaya saing.

