Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

BRIN: Jamu dan Obat Herbal Upaya Preventif dan Promotif Cegah Stunting

2023/09/24
in Nasional
8
Kepala Pusat Riset Bahan Baku Obat dan obat tradisional dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Agung Eru Wibowo memaparkan pentingnya sumber daya genetik tanaman herbal untuk kesehatan masyarakat. Foto: LINES.

Kepala Pusat Riset Bahan Baku Obat dan obat tradisional dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Agung Eru Wibowo memaparkan pentingnya sumber daya genetik tanaman herbal untuk kesehatan masyarakat. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (24/9). Kepala Pusat Riset Bahan Baku Obat dan obat tradisional dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Agung Eru Wibowo memaparkan pentingnya sumber daya genetik tanaman herbal untuk kesehatan masyarakat. Ia menyampaikan hal itu dalam webinar yang dihelat DPP LDII pada Sabtu (24/9).

Dalam acara bertajuk ‘Kedaulatan Pangan dan Gizi Guna Mewujudkan Generasi Penerus Bebas Stunting Menuju Indonesia Emas 2045’, Agung mengungkan upaya preventif dan promotif terus diupayakan pemerintah dalam upaya meningkatkan kesehatan dan pelayanan kesehatan masyarakat, hingga ke tingkat Posyandu.

Ia mengatakan pula, masyarakat juga terus didorong untuk mengubah paradigma sehat, yakni masyarakat menyadari menjaga kesehatan itu lebih penting daripada mengobati. Sebab menurut Agung, pola hidup sehat adalah dasar yang paling penting dalam transformasi kesehatan.

“Transformasi tersebut meliputi pembiayaan, SDM kesehatan dan tidak kalah penting teknologi kesehatan, karena perkembangan teknologi sangat cepat, begitu pula di kesehatan,” kata Agung.

Indonesia memiliki ratusan industri farmasi, di mana empat terdapat di BUMN, 178 swasta, dan 24 perusahaan multinasional. Akan tetapi dalam pemenuhan obat-obatan hingga alat kesehatan di dalam negeri, hingga saat ini Indonesia masih tergantung impor. Padahal untuk bahan baku, negeri ini memiliki kekayaan alam yang melimpah.

Oleh sebab itu, pemerintah terus berupaya untuk memenuhi bahan baku obat-obatan agar Indonesia tidak lagi tergantung impor, termasuk dengan melakukan riset obat dan tanaman potensial.

Kepala Pusat Obat BRIN Itu mengatakan dari riset tersebut ditemukan lebih dari 15.773 informasi ramuan dan 19.734 tumbuhan di tahun 2012, kembali ditemukan 10.047 informasi ramuan dan 19.871 tumbuhan obat di tahun 2015, serta 6.193 informasi ramuan 11.218 tumbuhan obat di tahun 2017.

“Jadi telah dilakukan survei nasional di 3 tahun, tahun 2013, 2015, dan 2017, apa yang disebut riset tumbuhan obat dan jamu atau Ristoja, adalah untuk mendata potensi-potensi tanaman obat yang ada di seluruh nusantara. Ini tentu belum semuanya ter-cover, tapi bisa didata dari 3 kali survei ini.

Agung mengatakan BRIN memiliki tugas utama untuk melakukan riset dan inovasi untuk jamu, termasuk terkait obat herbal. Kaitannya dengan sosialisasi jamu, BRIN melakukan komunikasi dan sinergi dengan kementerian/lembaga terkait untuk promosi. Namun, ia mengakui perlu meningkatkan koordinasi yang intensif dan penajaman pada tataran program, untuk menjadikan produk jamu populer di kalangan anak muda.

“BRIN berkolaborasi dengan BPOM, kementerian kesehatan, juga asosiasi gabungan pengusaha jamu, Dewan Jamu Indonesia, dewan rempah, kelompok-kelompok profesi, riset tanaman obat. Itu sudah terbangun cukup lama dan berjalan,” kata Agung.

“Sosialisasi sudah berjalan dan dukungan pemerintah makin kuat. UU kesehatan yang lama, yang baru dan terbaru juga sudah dimasukan dalam kerangka komitmen negara. Perpres juga ada penguatan untuk sosialisasi,” lanjutnya.

Agung mengatakan konsep jamu dan obat herbal filosofinya lebih kepada upaya preventif dan promotif, kemudian dikembangkan untuk menjadi produk modern dan menjadi kuratif. Sementara itu dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting, perlu dilakukan upaya sejak awal pembentukan manusia. Mulai dari pemenuhan gizi dan nutrisi ibu sebelum hamil, hingga pemenuhan gizi dan nutrisi anak yang dilahirkan.

“Dalam jamu juga sebetulnya ada unsur-unsur yang menjaga kebugaran, baik pada orang dewasa, termasuk anak-anak,” ujarnya.

“Saya termasuk generasi yang mendapatkan jamu pada masa anak-anak dengan cara dicekoki. Jadi kalau tidak mau makan dikasih jamu, sehingga nafsu makannya bertambah,” tutur Agung.

Ia berpendapat, secara tidak langsung gizi itu bisa dipenuhi dengan cara menambahkan obat herbal-herbal untuk menambah nafsu makan.

Tags: BRINCegah StuntingherbalKedaulatan Pangan dan GiziKetahanan Keluargaketahanan panganldiiSDG 12SDG 2SDG 3

Comments 8

  1. DapurNoer says:
    2 years ago

    Alhamdulillah semoga Alloh paring aman selamat sehat barokah

    Reply
  2. Angka Dwi Hadianto says:
    2 years ago

    semoga Alloh paring aman selamat lancar sehat kuat dan barokah

    Reply
  3. joko sutrisno says:
    2 years ago

    LDII memang banyak inspirasi untuk negeri.

    Reply
  4. M amir says:
    2 years ago

    Alhamdulillah

    Reply
  5. Suwardi says:
    2 years ago

    LDII ok

    Reply
  6. Toto sapari says:
    2 years ago

    Alhamdulillah dapat pencerahan tentang herbal

    Reply
  7. Dhini says:
    2 years ago

    Semoga Allah paring aman selamat lancar barokah❤️

    Reply
  8. Ahmad Djazuli says:
    2 years ago

    Semoga warga LDII ada yang menjadi ahli jamu dan obat herbal… aamiin

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Sudarmanto on Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker
  • amel on Catatan Ramadhan (14): Doa Abu Dzarr
  • sahrudin udin on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Sudarmanto on Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan
  • Nanang Naswito on Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

February 10, 2026
Ikhlas Hina

Ikhlas Hina

February 9, 2026
Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

Riset Peran Dakwah dan Nasionalisme, LDII dan Cendekiawan NU Kunjungi STAIN Majene

February 8, 2026
pengajian ldii wanita

Pengajian Wanita LDII Padang Angkat Tema Siklus Haid Normal

February 10, 2026
Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

Ketua Umum LDII: Pers Harus Bebas dari Kepentingan Politik dan Framing Kekuasaan

3
Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

Cegah Penyalahgunaan Obat, LDII Soroti Peran Apoteker

1
Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

Ponpes Al Ubaidah Kertosono Kunjungi Bupati Nganjuk Bahas Program Ramadan dan Lingkungan

1
Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

Pemuda LDII Kota Malang Berbagi 2.400 Botol Air Mineral dalam Harlah Satu Abad NU

1
DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026

February 16, 2026
SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo

February 16, 2026
LDII Rancaekek Wetan Hadiri dan Dukung Roadshow Kaderisasi Ulama MUI

LDII Rancaekek Wetan Hadiri dan Dukung Roadshow Kaderisasi Ulama MUI

February 16, 2026
LDII Hadiri Doa Bersama yang Dihelat PCNU Purbalingga

LDII Hadiri Doa Bersama yang Dihelat PCNU Purbalingga

February 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026 February 16, 2026
  • SUSELA EXPO 2026 Ajang Konsultasi Pendidikan dan Karier Remaja LDII Sukoharjo February 16, 2026
  • LDII Rancaekek Wetan Hadiri dan Dukung Roadshow Kaderisasi Ulama MUI February 16, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Rapimnas LDII 2026
    • Ramadan 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.