OKU (2/10). Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah menyambut baik kontribusi DPD LDII Kabupaten OKU dan membuka ruang sinergi program dengan Pemda. Menurutnya, sejumlah bidang pengabdian LDII, khususnya kepedulian terhadap lingkungan, dapat diselaraskan dengan program pembangunan daerah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Teddy saat menerima audiensi DPD LDII Kabupaten OKU di Rumah Dinas Bupati OKU, Sumatera Selatan, Senin (21/9/2026). Audiensi tersebut membahas penguatan komunikasi serta peluang kolaborasi antara LDII dan Pemkab OKU dalam berbagai program kemasyarakatan.
“Kami menyambut baik keberadaan dan kontribusi DPD LDII OKU. Beberapa bidang pengabdian LDII, khususnya kepedulian terhadap lingkungan, memiliki ruang untuk disinergikan dengan program Pemerintah Kabupaten OKU,” ujar Teddy.
Ketua DPD LDII OKU Sapto Surono mengatakan, LDII memiliki delapan bidang pengabdian yang menjadi ruang kontribusi organisasi, meliputi wawasan kebangsaan, keagamaan, ekonomi syariah, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan dan lingkungan, teknologi digital, serta energi baru dan terbarukan. Dari bidang tersebut, LDII OKU terus mendorong program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama penguatan wawasan kebangsaan dan kepedulian terhadap lingkungan.
“LDII terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat. Dua bidang yang kami dorong antara lain penguatan wawasan kebangsaan serta kepedulian terhadap lingkungan hidup yang asri dan berkelanjutan,” kata Sapto.
Menurut Sapto, program kebersihan, pelestarian lingkungan, dan ketahanan pangan yang dijalankan LDII memiliki peluang untuk dikembangkan bersama pemerintah daerah. Ia menegaskan kesiapan pengurus dan warga LDII untuk terlibat dalam kegiatan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. “Kami berharap program organisasi dapat berjalan searah dengan kebutuhan daerah, terutama dalam bidang lingkungan, kebangsaan, dan pembinaan masyarakat,” ujarnya.
Audiensi tersebut juga menjadi bagian dari upaya LDII OKU memperkuat komunikasi dengan pemerintah daerah. Sapto berharap hubungan kelembagaan yang terjalin dapat membuka lebih banyak ruang kolaborasi, sehingga berbagai program pengabdian LDII dapat mendukung agenda pembangunan Kabupaten OKU.
Sementara itu, Teddy menekankan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar berbagai program yang dijalankan dapat saling melengkapi dan memberikan dampak bagi masyarakat.
“Komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan perlu terus dijaga agar program yang dilaksanakan dapat memberi manfaat bagi masyarakat,” katanya.















