Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Dari RA Kartini Untuk Perempuan Indonesia

2025/04/21
in Opini
0
Ilustrasi Pinterest.

Ilustrasi Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Muamar Asykur*

Setiap 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini, sebuah penghormatan atas jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender. Peringatan ini tidak hanya mengenang perjuangan Kartini di masa lalu, tetapi juga merefleksikan relevansi nilai-nilai yang Kartini usung dalam konteks kehidupan modern saat ini.

Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah, dari keluarga bangsawan Jawa. Meskipun berasal dari kalangan priyayi, Kartini merasakan langsung keterbatasan yang dihadapi perempuan pada zamannya, terutama dalam hal pendidikan dan peran sosial. Setelah menyelesaikan pendidikan dasar, Kartini tidak diperbolehkan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi karena tradisi yang membatasi peran perempuan. Namun, semangat belajarnya tidak padam; ia terus mengembangkan wawasan melalui korespondensi dengan teman-teman di Eropa dan membaca berbagai literatur.

Melalui surat-suratnya, yang kemudian dihimpun dalam buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”, Kartini mengungkapkan pemikirannya tentang pentingnya pendidikan bagi perempuan, kesetaraan gender, dan kritik terhadap praktik-praktik sosial yang mengekang kebebasan perempuan. Surat-surat ini menjadi cerminan pemikiran progresif Kartini yang jauh melampaui zamannya.

Pengakuan atas perjuangan Kartini diwujudkan dengan penetapan tanggal 21 April sebagai Hari Kartini melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964. Penetapan ini bertujuan untuk menghormati jasa Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan dan emansipasi perempuan di Indonesia.

Perjuangan Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender tetap relevan hingga saat ini. Meskipun telah banyak kemajuan, tantangan terkait kesetaraan gender masih ada di berbagai sektor kehidupan. Kartini menekankan pentingnya pendidikan bagi perempuan sebagai kunci untuk mencapai kesetaraan. Di era modern, akses pendidikan bagi perempuan telah meningkat signifikan. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam kesempatan kerja dan posisi kepemimpinan. Data menunjukkan bahwa partisipasi perempuan dalam posisi manajerial dan eksekutif masih rendah dibandingkan laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa perjuangan untuk kesetaraan dalam dunia kerja masih perlu dilanjutkan.

Isu kesehatan reproduksi dan kesejahteraan perempuan juga menjadi perhatian utama. Kartini memperjuangkan hak perempuan untuk mendapatkan pengetahuan dan layanan kesehatan yang memadai. Di masa kini, akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas masih menjadi tantangan di beberapa daerah, terutama di wilayah terpencil. Upaya untuk meningkatkan kesadaran dan akses terhadap layanan ini sejalan dengan semangat perjuangan Kartini.

Kartini juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk kekerasan. Sayangnya, kasus kekerasan terhadap perempuan masih marak terjadi. Data dari berbagai lembaga menunjukkan peningkatan laporan kasus kekerasan domestik, pelecehan seksual, dan bentuk kekerasan lainnya. Hal ini menegaskan bahwa perjuangan Kartini dalam melawan penindasan terhadap perempuan masih sangat relevan.

Perempuan masa kini memiliki peran strategis dalam berbagai bidang, mulai dari politik, ekonomi, hingga sosial budaya. Semangat Kartini menginspirasi banyak perempuan Indonesia untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa. Misalnya, banyak perempuan yang kini menduduki posisi penting dalam pemerintahan, menjadi pengusaha sukses, serta berperan dalam berbagai organisasi sosial.

Namun, untuk mencapai kesetaraan yang sejati, diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Kebijakan yang mendukung kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, serta pendidikan yang inklusif menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita Kartini.

Peringatan Hari Kartini setiap tahun hendaknya menjadi momentum bagi kita semua untuk merenungkan sejauh mana nilai-nilai yang diperjuangkan Kartini telah terwujud dalam kehidupan sehari-hari. Tantangan ke depan meliputi upaya menghapus stereotipe gender, meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan, serta memastikan bahwa setiap perempuan di Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi bangsa.

Selain itu, penting bagi generasi muda untuk memahami dan menginternalisasi semangat perjuangan Kartini. Pendidikan karakter yang menekankan kesetaraan, penghargaan terhadap perbedaan, dan semangat inklusivitas perlu ditanamkan sejak dini. Hal ini sejalan dengan upaya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam memperkuat karakter Srikandi Indonesia masa kini.

Kesimpulan

Perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan kesetaraan gender memberikan inspirasi yang tak lekang oleh waktu. Di era modern ini, nilai-nilai yang beliau usung tetap relevan dan menjadi panduan dalam menghadapi berbagai tantangan terkait kesetaraan gender. Peringatan Hari Kartini bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk merefleksikan dan melanjutkan perjuangan menuju masyarakat yang lebih adil dan setara.

*) Dr. Muamar Asykur, M.Pd.,M.A adalah Sekretaris DPW LDII Sulawesi Selatan

Tags: Hari KartiniPerjuangan Hak Perempuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • AngkaDH on LDII, Persinas ASAD, dan Senkom Mitra Polri Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Takjil
  • Fauzi Achmadi on Renungan Hari 26
  • Agung Pambudi on LDII Paser, Senkom, dan Persinas ASAD Bagikan Ratusan Takjil Gratis
  • Nanang Naswito on Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara
  • Nanang Naswito on Puasa sebagai Jalan Menuju Ketakwaan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

March 11, 2026
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

Walimah Pernikahan dalam Islam: Sederhana, Sesuai Kemampuan, dan Penuh Keberkahan

March 10, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

Cendekiawan NU Memotret Wajah Pendidikan LDII di Berbagai Pelosok Nusantara

27
Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

Pondok Pesantren Sumber Barokah Santuni Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa

4
Renungan Hari 21

Renungan Hari 21

3
Renungan Hari 25

Renungan Hari 25

2
LDII DIY Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Buka Bersama

LDII DIY Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Buka Bersama

March 17, 2026
Jelang MUSDA VIII, LDII Banyuwangi Helat Audiensi dengan Bupati

Jelang MUSDA VIII, LDII Banyuwangi Helat Audiensi dengan Bupati

March 17, 2026
Media Gathering LDII Sumbar Paparkan Wawasan Kebangsaan di Tengah Dinamika Global

Media Gathering LDII Sumbar Paparkan Wawasan Kebangsaan di Tengah Dinamika Global

March 17, 2026
Renungan Hari 26

Renungan Hari 26

March 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII DIY Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat Buka Bersama March 17, 2026
  • Jelang MUSDA VIII, LDII Banyuwangi Helat Audiensi dengan Bupati March 17, 2026
  • Media Gathering LDII Sumbar Paparkan Wawasan Kebangsaan di Tengah Dinamika Global March 17, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.