Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Dinamika Merdeka

2023/08/15
in Nasehat
2
ilustrasi: pinterest.

ilustrasi: pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Di bulan kemerdekaan ini, seorang kawan hampir saja tak tergerak hatinya menaikkan sang Saka Merah-Putih di rumahnya. Hatinya bergemuruh, antara marah, geram dan gerutu. Campur jadi satu. Sebab kemerdekaan belum bermakna ”apa-apa” seperti yang dicita-citakan. Sudah 78 tahun merdeka, tapi urusan bangsa ini seakan jalan di tempat. Nasionalisme luntur, walau berlagak nasionalisme. Korupsi dilakukan layaknya arisan. Saling sulih, terus berganti dari satu lembaga ke lembaga lainnya. Kesengsaraan, ketakutan, keserakahan, pemasungan, dan pembodohan serta penyelewengan masih akrab. Juga dendam kesumat. Bangsa ini sakit. ”Seandainya bendera itu bisa bicara, mungkin sudah menjerit, menggugat,” batinnya.

Kawan yang lain, seolah tak mau kalah, mengirimkan pesan singkat dan indah. Katanya; “Merdeka itu, ketika saya mampu melakukan apa yang tidak ingin saya lakukan.” Saya jadi teringat Immanuel Kant yang mendefiniskan kebebasan yang mutlak adalah kebuasan, karena kebebasan sesungguhnya memiliki definisi yang bersifat mengikat dan terbatas. Allah misalnya, di dalam kekuasaan dan kekuatan-Nya yang mutlak dan tidak terbatas, tetap membatasi diri untuk tidak melakukan segala sesuatu yang bertentangan dengan natur-Nya. Berbeda dengan kita semua yang berpotensi untuk menjadi diktator, tiran, atau monster mengerikan jika saja tidak ada hukum, aturan, atau hal yang membatasi kita. Apa lagi dengan natur lupa, salah dan berdosa, manusia cenderung akan melakukan banyak keputusan, pilihan, dan perbuatan yang akan merugikan sesamanya, alam, dan makhluk ciptaan lainnya. Karena itu, kita baru dapat menjadi manusia merdeka ketika mampu untuk melakukan apa yang sesungguhnya tidak mau kita lakukan, seperti berbuat yang jahat, merugikan, menyakiti dan berdosa.

Tak lupa, kawan akrab juga menambah pundi cerita dengan pelatihan kepribadian yang menggugah. Judulnya pelayanan istimewa atau service excellence. Di mana pada hari pertama, para peserta diminta membawa bekal terbaik dari rumah masing-masing. Ketika tiba waktu makan siang, sang instruktur memberikan komando agar semua bekal yang dibawa dari rumah harap diletakkan di atas meja masing-masing. Selanjutnya, dipersilahkan saling tukar bekal dengan teman sebelahnya. Kebanyakan para peserta pelatihan menyesal dan berat hati memberikan bekal terbaiknya ke orang lain. Mengantisipasi kejadian di hari pertama, hari kedua para peserta pelatihan membawa bekal seadanya. Dan suasana pelatihan pun berjalan seperti biasanya, sampai waktu makan siang. Namun, sang instruktur memerintahkan untuk memakan bekal yang dibawa masing-masing. Bukan diberikan kepada yang lain. Banyak peserta yang nggrundel lagi dengan keadaan yang ada, karena tidak sesuai dengan ekspektasi mereka. Di hari terakhir pelatihan, semua peserta baru sadar untuk membawa bekal terbaik. Kalaulah nanti dibagikan seperti hari pertama, dia bisa memberi yang terbaik buat orang lain. Namun jika tidak, maka dia bisa menyantap hidangan terbaik buat dirinya. Ada perasaan “merdeka” dalam diri mereka menyambut segala keadaan yang ada. Sebab sudah menyiapkan hal terbaik yang mereka bisa.

Dan, seorang kawan yang menyebut dirinya motivator mengirimkan pesan juga. Pesannya; bagi jiwa yang sudah merdeka sering diingatkan; bertumbuh itu menyakitkan, berubah itu juga menyakitkan. Namun, tanpa pertumbuhan dan perubahan, maka jiwa akan mirip kayu bakar yang kering. Di satu sisi ia tidak menghasilkan dedaunan yang menyejukkan lingkungan, di lain sisi ia juga gagal memberikan bunga indah kehidupan. Ia hanya siap memberikan api membakar. Oleh karena itu, sesakit dan sesulit apa pun, berhenti menyalahkan orang, berhenti menyalahkan diri sendiri. Pada saat yang sama, belajar mengatakan ya pada apa saja dan siapa saja. Ini terapi murah meriah, sekaligus bisa membuat jiwa tumbuh jadi indah dan merdeka.

Kita sudah 78 tahun merdeka. Namun, banyak orang yang belum merdeka dari hawa nafsunya. Banyak orang yang belum merdeka dari keterikatan. Banyak orang yang belum merdeka menyambut kehadiran teman atau sekelilingnya. Yang ada hanya persaingan dan pertengkaran yang terus mendera. Buat apa merdeka, kalau kita tidak memiliki kemerdekaan diri yang sebenarnya. Yaitu, mampu memberikan yang terbaik kepada orang lain seperti memberi yang terbaik kepada diri sendiri. Banyak orang yang menganggap memiliki kemerdekaan, tetapi merampas kemerdekaan orang lain. Allah berfirman:

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” (QS Ali Imron: 92)
Rasulullah SAW dalam hal ini berpesan;

فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُزَحْزَحَ عَنِ النَّارِ وَيَدْخُلَ الْجَنَّةَ فَلْتَأْتِهِ مَنِيَّتُهُ وَهُوَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَلْيَأْتِ إِلَى النَّاسِ الَّذِى يُحِبُّ أَنْ يُؤْتَى إِلَيْهِ

“Barangsiapa ingin dijauhkan dari neraka dan masuk ke dalam surga, maka hendaknya ia mati dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir, dan hendaknya ia berperilaku kepada orang lain sebagaimana ia senang diperlakukan oleh orang lain.” (Rowahu Muslim)

Teman, kalau saja penghuni Bumi Pertiwi ini bukan hanya berpikir ”mengalikan”, melainkan juga sudi ”membagi”, berbagi harta dan cinta kasihnya, insya Allah, merdeka itu bukan cuma pepesan kosong belaka. Dan, kita pun bisa tersenyum ikhlas. Saling asah, asih dan asuh. Menjadi pribadi yang santun, pemaaf dan berbudi luhur. Apalagi jika mampu mengoreksi diri dalam memaknai kemerdekaan ini seperti kisah indah Nabi Yusuf Alaihi Salam. Disebutkan, dimana saja berada, kapan saja dan bagaimana saja keadaannya selalu menjadi pribadi yang merdeka. Sukses. Sebab selalu berada di koridor taat aturan dari Yang Maha Kuasa. Salah satunya karena menjalankan ayat ini;

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS Al-A’raf:96)

Kemerdekaan bukan hanya pasang bendera. Kemerdekaan bukan sekedar upacara. Bukan parade atau karnaval dan lomba-lomba penuh suka. Kemerdekaan boleh datang dan pergi, tetapi ketika telah memiliki kemerdekaan hakiki, yang ada hanya keindahan dan kebahagiaan yang melampaui kemerdekaan itu sendiri. Dan itu akan benar-benar berarti ketika setiap diri berhasil mengabdikan yang terbaik buat negeri dan orang lain seperti berbuat baik terhadap diri sendiri.

Dirgahayu negeriku!

Comments 2

  1. Mulyadi says:
    3 years ago

    👍👍👍👍👍 Iman kepada Allah adalah kemerdekaan yg hakiki

    Reply
  2. Luluk Muti'a Ningsih says:
    3 years ago

    Alhamdulillahi jaza kaullohu khoiro pak🙏

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • AngkaDH on BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidin
  • AngkaDH on PC LDII Cikalong Wetan Hadiri Halal Bihalal MUI Kecamatan
  • AngkaDH on LDII Indramayu dan TNI Edukasi Generasi Muda tentang Bahaya Tawuran
  • AngkaDH on Ketum LDII Dorong Konsolidasi dan Penguatan Grassroot di Jawa Barat
  • AngkaDH on LDII Bali Ajak Para Ibu Jadi Garda Depan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Umum DPP LDII Paparkan Visi-Misi Saat Silaturrahim Syawal LDII Banten

Ketua Umum DPP LDII Paparkan Visi-Misi Saat Silaturrahim Syawal LDII Banten

April 20, 2026
Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

April 20, 2026
BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

April 20, 2026
LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

April 16, 2026
BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidin

BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidin

3
Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

3
LDII Kota Bandung Audiensi dengan Kemenag Perkuat Sinergi Pembinaan Umat

LDII Kota Bandung Audiensi dengan Kemenag Perkuat Sinergi Pembinaan Umat

2
BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

2
LDII Apresiasi Forum B57+, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Jadi Fondasi Ekonomi Nasional

LDII Apresiasi Forum B57+, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Jadi Fondasi Ekonomi Nasional

April 23, 2026
Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

April 23, 2026
LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

April 23, 2026
LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

April 23, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Apresiasi Forum B57+, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Jadi Fondasi Ekonomi Nasional April 23, 2026
  • Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM April 23, 2026
  • LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan April 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.