Salatiga, (7/10). DPD LDII Kota Salatiga, Jawa Tengah, memberangkatkan 50 mubalig dan mubaligat ke kawasan wisata pantai Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Wisata tersebut berlangsung pada Sabtu, (19/9/2026) yang diikuti puluhan pengajar agama.
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan penyegaran fisik di pesisir selatan Jawa. Pembina Mubalig DPD LDII Salatiga, Siswo, menjadi pengarah rombongan selama agenda perjalanan luar kota tersebut. “Agenda rekreasi ini merekatkan kekompakan antartenaga pendidik keagamaan. Para pendidik setiap hari disibukkan jadwal mengajar warga dari pagi hingga malam hari di wilayah masing-masing,” kata Siswo.
Siswo menilai agenda luar ruang bertujuan untuk menjaga kebugaran para mubalig. Para pengajar membutuhkan rehat sejenak dari rutinitas pembinaan kelas agar pikiran kembali bugar, “Hubungan yang makin rukun dan kompak antarmubalig dapat memperlancar koordinasi kurikulum pengajaran di majelis taklim saat mereka kembali bertugas di tempat masing-masing,” ujarnya.
Ketua DPD LDII Salatiga, Siswarsono, mengapresiasi kebersamaan puluhan mubalig di luar agenda dakwah rutin. “Organisasi memperhatikan kesehatan mental dan fisik para pengajar generasi muda. Beban moral para mubalig cukup tinggi dalam mendidik generasi penerus. Pengurus organisasi wajib memberikan ruang penyegaran fisik secara berkala bagi para pejuang pendidikan ini,” kata Siswarsono.
Siswarsono menegaskan peran penting pendidik agama dalam membangun budi pekerti umat. Pengajar agama yang segar dan solid menjamin kelancaran pembinaan generasi penerus di lingkungan masjid, “Kekompakan para mubalig menjadi kunci utama keberhasilan pembinaan karakter pemuda di seluruh wilayah Kota Salatiga,” tuturnya.















