Kabupaten Bandung (11/7). DPD LDII Kabupaten Bandung menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dirangkaikan dengan pengukuhan dan konsolidasi pengurus masa bakti 2026–2031. Rakorda tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Sekretariat LDII, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Minggu (5/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang penyamaan visi sekaligus pembekalan kepemimpinan bagi jajaran pengurus baru. Pada kesempatan itu, Ketua DPW LDII Jawa Barat, Dicky Harun mengingatkan pentingnya meningkatkan kapasitas kepemimpinan, komunikasi publik, dan implementasi program organisasi agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Sebagai pengurus organisasi, kita harus bersyukur dan meyakini bahwa amanah ini adalah bagian dari perjuangan. Dengan keyakinan tersebut, kita akan siap berhadapan dengan siapa pun dalam menjalankan tugas organisasi,” ujarnya.
Menurut Dicky, pengurus juga perlu memiliki kemampuan public speaking, memperkuat komunikasi dengan para pemangku kepentingan, serta menerapkan prinsip leading by example melalui keteladanan dalam menjalankan organisasi.
Ia menambahkan, keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dalam menjalankan program kerja serta kemampuannya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
Pada kesempatan tersebut, Dicky turut mengapresiasi inovasi DPD LDII Kabupaten Bandung dalam mengemas program pembinaan, “Program-program pembinaan seperti pelaksanaan Sakinah Journey menarik dan nilai manfaatnya akan lebih dikenal luas oleh masyarakat. Khalayak pun menjadi tertarik bahwa di LDII ada kegiatan yang berfokus pada keharmonisan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Bandung, Didin Suyadi, menegaskan bahwa kepengurusan organisasi tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga integritas dan semangat pengabdian, “Kami tidak sedang mencari pengurus yang hanya hadir dalam daftar absensi, tetapi kita sedang membangun pemimpin umat. yang akan dikenang karena integritasnya, dicintai karena akhlaknya, dan dihormati karena pengabdiannya,” ujarnya.
Ia mengajak para pengurus untuk berorientasi pada kontribusi, bukan jabatan. Menurutnya, organisasi akan berkembang apabila dijalankan oleh orang-orang yang siap mengabdi kepada masyarakat.
Didin menjelaskan, Rakorda bertujuan menyamakan visi dan misi organisasi selama lima tahun ke depan sekaligus membekali para pengurus dengan pemahaman mengenai tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang.
Melalui Rakorda tersebut, DPD LDII Kabupaten Bandung berharap pengurus masa bakti 2026–2031 memiliki pemahaman yang sama, mengenai arah organisasi serta mampu menjalankan program kerja secara optimal untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.

