Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Esai: Burung Sayap Sebelah

2020/10/07
in Nasehat
3
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Faizunal A. Abdillah
Pemerhati lingkungan – Warga LDII Kabupaten Tangerang

Ketidakcocokan ada dimana-mana. Di masyarakat misalnya, bisa tidak cocok dengan RWnya, tidak nyetel dengan RTnya, dan tidak akur dengan salah satu tetangganya. Di perusahaan, bisa berseberangan dengan pucuk pimpinan, bersitegang dengan atasan, menjaga jarak dengan rekan sejawat ataupun berseteru dengan bawahan. Tadinya, saya menduga kalau seorang teman yang hobby pindah kerja itu mencari posisi lebih atas dan penghasilan lebih tinggi. Setelah mendengarkan sepenuhnya, ternyata ia mempunyai problema dengan lingkungan kerjanya. Ternyata di tempat sebelumnya, dia selalu bertemu dengan orang yang tidak cocok. Namun, begitu pindah begitu lagi dan lagi. Di rumah tangga juga serupa. Ada seorang kawan yang setiap ketemu berganti pasangan. Tadinya, saya menyangka mencari yang lebih molek, mapan, mandiri dan menarik. Setelah berganti pasangan lebih dari tiga kali, ia baru sadar. Ia merasa capek dengan kegiatan berganti-ganti pasangan ini, karena selalu saja bertemu ketidakcocokan dengan berbagai coraknya. Ketidakcocokan selalu berkelana.

Bercermin dari semua ini, izinkan untuk merangkum; kalau motif, tujuan dan maksud kita mencari pasangan – entah pasangan hidup, pasangan kerja, pasangan berusaha – adalah mencari orang yang cocok di semua bidang, sebaiknya dilupakan saja. Forget it! Dunia ini penuh dengan perbedaan dan ketidakcocokan. Dan tugas utama manusia adalah menerima perbedaan dan mentransformasikan perbedaan sebagai suatu kekayaan dan kekuatan. Bukan memberangus, membenci apalagi menghilangkan perbedaan itu sendiri.

يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقۡنٰكُمۡ مِّنۡ ذَكَرٍ وَّاُنۡثٰى وَجَعَلۡنٰكُمۡ شُعُوۡبًا وَّقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوۡا‌ ؕ اِنَّ اَكۡرَمَكُمۡ عِنۡدَ اللّٰهِ اَ تۡقٰٮكُمۡ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيۡمٌ خَبِيۡرٌ

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal (ta’aruf). Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti.” (QS Al-Hujurat:13)

Sayangnya, menerima dan mentransformasikan perbedaan itu tidaklah mudah. Hal ini terjadi, karena banyak orang yang menganggap dirinya seperti burung yang bersayap lengkap. Bisa terbang (baca: hidup dan bekerja ) sendiri tanpa kebergantungan kepada orang lain. Padahal, meminjam apa yang pernah ditulis Luciano de Crescendo, kita semua sebenarnya lebih mirip dengan burung yang bersayap sebelah. Dan hanya bisa terbang kalau mau berpelukan erat-erat bersama orang lain. Anda boleh berpendapat lain, namun hal ini seirama dengan sabda indah Baginda Rasul dalam hadits berikut ini.

عَنْ أَبِي مُوسَى، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ إِنَّ الْمُؤْمِنَ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ، يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا ‏”‏‏.‏ وَشَبَّكَ أَصَابِعَهُ

Dari Abu Musa ra., sesungguhnya Nabi ﷺ bersabda; ”Orang mu’min dengan mu’min yang lain bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan antara mukmin satu dengan mukmin lainnya, kemudian beliau menggenggamkan jari-jarinya”. (Rowahul Bukhari)

Di perusahaan kelas dunia, hampir semua pemimpin yang berhasil pasti mempunyai kemampuan bekerja sama yang baik dengan orang lain. Di keluarga tidak pernah saya temukan keluarga bahagia tanpa kesediaan mau ‘berpelukan’ dengan mesra antar anggota keluarga yang lain. Di tingkat yang lebih tinggi seperti negara misalnya, pemimpin sehebat Nelson Mandela bahkan mau berpelukan bersama orang yang dulu pernah menyiksanya. Apalagi kalau kegiatan berpelukan ini dilakukan dengan sadar dan penuh cinta. Ia tidak saja merubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin, namun juga membuat semuanya tampak indah dan menyenangkan. Menghilangkan prasangka dan syak wasangka, menumbuhkan kekuatan dan kekompakan, bahkan mentransformasikan kegagalan menjadi keberhasilan.

Kembali ke pengandaian burung dengan sebelah sayap, Allah memang tidak pernah menciptakan manusia paripurna. Kita selalu lebih di sini dan kurang di sana. Atau kurang di sini dan lebih di sana. Kesombongan atau keyakinan berlebih hanya akan membuat kita menderita. Salah-salah bisa senasib dengan burung yang bersayap sebelah tetapi memaksa diri untuk terbang. Sepintar dan sehebat apapun kita, tidak bisa sukses sendiri tanpa bantuan orang lain. Mau belajar, berjuang, berdoa atau sebesar dan sehebat apapun usaha kita, semuanya akan diakhiri dengan jumlah sayap yang hanya sebelah. Tak lebih. Oleh karena itu, dengan pemahaman simpatik seperti ini, alhamdulillah pelan tapi pasti mendidik saya menghargai sepenuhnya arti “pelukan-pelukan” di belantara cinta.

Maka, tak salah pesan Sang Guru bijak untuk selalu memulai kehidupan setiap hari dengan pelukan cinta. Mulai bangun tidur sampai ke kembali peraduan lagi, cobalah untuk mengisi kegiatan-kegiatan dengan pelukan-pelukan cinta. Pelukan bisa sebenarnya juga bisa hanya kinayah atau ibarat saja. Cobalah untuk mulai memeluk diri sendiri, dengan rutin menjalankan kewajiban-kewajiban dengan riang dan penuh integriti. Kemudian sediakan waktu dan sempatkan memeluk anak, si buah hati. Juga kepada istri yang melayani kita setiap hari, peluklah dan bisikkan kata-kata indah setulus hati. Berikutnya jangan lupa memeluk kehidupan sekitar, memeluk alam semesta serta memeluk yang empunya cinta Allah, Tuhannya Alam Semesta. Dan ini mengiringi sabda indah Utusan Allah ﷺ;

أَنَّ أَبَا هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَبَّلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ وَعِنْدَهُ الْأَقْرَعُ بْنُ حَابِسٍ التَّمِيمِيُّ جَالِسًا فَقَالَ الْأَقْرَعُ إِنَّ لِي عَشَرَةً مِنْ الْوَلَدِ مَا قَبَّلْتُ مِنْهُمْ أَحَدًا فَنَظَرَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قَالَ مَنْ لَا يَرْحَمُ لَا يُرْحَمُ

Sesungguhnya Abu Hurairah ra, berkata; “Rasulullah ﷺ mencium Al-Hasan bin Ali sedangkan di samping beliau ada Al-Aqra’ bin Habis At Tamimi sedang duduk, lalu Aqra’ berkata; “Sesungguhnya aku memiliki sepuluh orang anak, namun aku tidak pernah mencium mereka sekali pun, maka Rasulullah ﷺ memandangnya dan bersabda: “Barangsiapa tidak mengasihi maka ia tidak akan dikasihi.” (Rowahul Bukhari)

Tags: BurungldiinasehatPasangan

Comments 3

  1. Fauzi Achmadi says:
    6 years ago

    Ajkh Mas Kus atas sharingnya yang sangat bermanfaat…semoga Allah paring barokah

    Reply
  2. Ana dwi rofiq says:
    6 years ago

    Jazakumullahu khoiro untuk semua timny,,,nasehat sperti amat sangat bermanfaat bagi kami jauh di pelosok…muga allah senantiasa memberikan ilham ilham yg baik untuk kedepannya. Barokalloh

    Reply
  3. Imron says:
    6 years ago

    Sebuah tulisan yg sangat indah untuk direnungkan dan diamalkan. Kita memang perlu refrensi yg banyak tentang kehidupan ini dari Rosululloh Muhammad SAW

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • ihsanudin udin on DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
  • Subandi Yanto on DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
  • Azizs on DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda
  • Mulyadi Safwan on Bentuk Karakter Luhur Generasi Muda, LDII Kota Palembang Helat Perkemahan CAI
  • Angka DH on LDII Talang Kelapa Gotong Royong Buka Lahan Lokasi Pembangunan KUA
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

July 26, 2026
DPP LDII: Hari Bakti Adhyaksa untuk Ciptakan Kesetaraan Penegakan Hukum

DPP LDII: Hari Bakti Adhyaksa untuk Ciptakan Kesetaraan Penegakan Hukum

July 23, 2026
LDII Perkuat Sinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah

LDII Perkuat Sinergi dengan TNI dan Pemerintah Daerah

July 21, 2026
LDII Gunungkidul Perkuat Kolaborasi dengan DLH

LDII Gunungkidul Perkuat Kolaborasi dengan DLH

July 22, 2026
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

3
LDII Pemalang Konsolidasikan Program Pascamunas X

LDII Pemalang Konsolidasikan Program Pascamunas X

2
MPLS SMA Generasi Unggul Bekali Siswa Baru Wawasan Organisasi dan Karakter

MPLS SMA Generasi Unggul Bekali Siswa Baru Wawasan Organisasi dan Karakter

2
LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

LDII dan MUI Jatim Perkuat Sinergi di Bidang Lingkungan dan Wawasan Kebangsaan

1
Mimpi Besar Pecinta Kulit Bundar

Mimpi Besar Pecinta Kulit Bundar

July 26, 2026
Muswil VIII LDII DIY Bertekad Tingkatkan Kontribusi Pembangunan Daerah

Muswil VIII LDII DIY Bertekad Tingkatkan Kontribusi Pembangunan Daerah

July 26, 2026
DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda

July 26, 2026
LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi

LDII DIY: LDII Berasal dari Masjid, Siap Berdakwah dalam Lingkup Ekoteologi

July 25, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Mimpi Besar Pecinta Kulit Bundar July 26, 2026
  • Muswil VIII LDII DIY Bertekad Tingkatkan Kontribusi Pembangunan Daerah July 26, 2026
  • DPP LDII: FORSGI Jadi Wadah Pembentukan Karakter Generasi Muda July 25, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.