Jakarta (14/4). Festival Generus sebagai pendamping perhelatan Munas X LDII, diramaikan dengan berbagai seminar. Salah satunya, seminar untuk menyiapkan diri dalam wwancara kerja ataupun untuk mendapatkan beasiswa.
Konsultan Human Resource Himawan Pramudita menjadi pembicara, dengan mengangkat tema ‘Tips Lolos Wawancara Beasiswa dan Organisasi’. Menurutnya, selain kemampuan *public speaking,* proses wawancara juga memiliki seni berbicara tersendiri yang perlu dikuasai.
Acara yang digelar di Padepokan Minhajurrosyidin pada Rabu (8/4/2026) itu merupakan kegiatan yang berfokus pada pengembangan kemampuan para generasi penerus LDII. Dalam pemaparannya, Himawan mengungkapkan, banyak individu berprestasi justru gagal saat menghadapi wawancara.
Salah satu penyebab utama, kata dia, adalah minimnya story telling mengenai pengalaman diri, “Jawaban yang disampaikan cenderung terlalu umum, tidak terarah, dan hanya berupa daftar kegiatan tanpa makna yang mendalam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam proses wawancara, penanya cenderung memilih kandidat yang bermental juara. “Keterampilan teknis masih dapat dilatih, namun mental juara menjadi faktor pembeda yang signifikan,” ujarnya
Himawan memaparkan, ciri mental juara terlihat dari cara menyampaikan pendapat, penggunaan bahasa yang baik, sikap yang positif, serta pembawaan yang tenang.
Lebih lanjut, Himawan menambahkan kriteria lain dari kandidat yang memiliki karakter gemar belajar, semangat tinggi, serta mampu bekerja sama dengan baik, akan memiliki nilai lebih. Hal tersebut sejalan dengan penerapan 29 karakter luhur yang menjadi pedoman pembinaan generasi muda LDII.
Menutup sesi, ia berpesan agar generasi muda berani memiliki mimpi dan fokus dalam meraihnya. “Bermimpilah yang besar dan tetap fokus untuk mengejarnya,” pungkasnya.

