Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

Harapan LDII untuk Muktamar ke-35 NU, Sebagai Solusi Masalah Kebangsaan

2026/08/27
in Headlines, Nasional
3
Ketua Umum DPP LDII H. Dody Taufiq Wijaya saat media gathering Muswil LDII NTB. Foto: LINES.

Ketua Umum DPP LDII H. Dody Taufiq Wijaya saat media gathering Muswil LDII NTB. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (27/8). Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dinilai menjadi momentum penting untuk merumuskan respons umat Islam terhadap berbagai tantangan kebangsaan dan perkembangan dunia Islam. LDII memandang forum permusyawaratan tertinggi NU yang berlangsung 27–31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi penguatan kehidupan keumatan dan kebangsaan.

Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya mengatakan, tantangan umat Islam saat ini semakin kompleks karena persoalan keagamaan berkelindan dengan perkembangan teknologi, ekonomi, politik, lingkungan, pendidikan, dan perubahan sosial.

“Umat Islam membutuhkan agenda bersama yang tidak berhenti pada persoalan internal organisasi. Tantangan yang dihadapi umat hari ini bersifat lintas sektor. Karena itu, hasil Muktamar NU sangat kami nantikan, sebagai solusi persoalan kebangsaan, sekaligus memperkuat kontribusi Islam bagi bangsa dan peradaban,” ujar Dody dalam keterangan persnya, pada Kamis (27/8/2026).

Menurut Dody, setidaknya terdapat sejumlah persoalan strategis yang perlu menjadi perhatian bersama organisasi-organisasi Islam di Indonesia. Pertama, polarisasi sosial dan menguatnya politik identitas. Dody menilai perbedaan pilihan politik masih kerap terbawa ke ruang sosial dan keagamaan. Jika tidak dikelola dengan baik, perbedaan tersebut dapat menggerus ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah.

“Perbedaan pilihan politik merupakan bagian dari demokrasi. Yang harus dijaga adalah jangan sampai perbedaan tersebut berubah menjadi permusuhan sosial. Islam memiliki tradisi musyawarah dan adab dalam menyikapi perbedaan,” katanya.

Solusinya, menurut Dody, ormas-ormas Islam perlu memperkuat pendidikan kebangsaan, literasi politik, dan budaya dialog. Para ulama dan tokoh agama juga perlu menjadi penyejuk ketika masyarakat menghadapi kontestasi politik. Kedua, derasnya arus informasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan. LDII memandang transformasi digital, termasuk penggunaan artificial intelligence (AI), menghadirkan peluang besar bagi pendidikan dan dakwah. Namun, perkembangan tersebut juga membawa persoalan berupa disinformasi, manipulasi informasi, ujaran kebencian, dan rendahnya literasi digital.

“Dakwah tidak boleh gagap teknologi. Tetapi penguasaan teknologi harus disertai akhlak. Jangan sampai teknologi yang seharusnya menjadi sarana mencerdaskan justru digunakan untuk menyebarkan kebohongan, fitnah dan kebencian,” ujar Dody.

Pihaknya mendukung NU dan ormas-ormas Islam lainnya membangun ekosistem literasi digital yang melibatkan ulama, akademisi, pendidik, generasi muda, dan praktisi teknologi. Materi keislaman juga perlu dikembangkan dalam format digital yang mudah dipahami generasi muda tanpa kehilangan kedalaman keilmuannya.

Ketiga, ketimpangan ekonomi dan lemahnya kemandirian ekonomi umat, juga membutuhkan solusi konkret. Menurut Dody, jumlah umat Islam yang besar harus diikuti dengan peningkatan kapasitas ekonomi. Tantangannya bukan hanya meningkatkan konsumsi produk halal, tetapi juga menjadikan umat sebagai produsen, pelaku usaha, inovator, dan pemilik rantai nilai ekonomi, “Ekonomi umat harus naik kelas. UMKM jangan hanya menjadi objek pemberdayaan, tetapi harus didorong menjadi bagian dari rantai pasok industri nasional,” katanya.

Solusinya, organisasi Islam dapat memperkuat pendampingan UMKM, sertifikasi halal, digitalisasi usaha, akses pembiayaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta jejaring perdagangan antarpelaku usaha Muslim. Dody juga menilai penguatan industri halal perlu diarahkan tidak hanya pada makanan dan minuman, tetapi mencakup kosmetik, farmasi, fesyen, pariwisata, keuangan, hingga ekosistem ekonomi digital.

Keempat, terkait tantangan pendidikan dan kualitas generasi muda, menurut LDII bonus demografi harus dipandang sebagai peluang sekaligus tantangan. Jika tidak diimbangi pendidikan berkualitas, karakter, keterampilan, dan ketahanan sosial, jumlah penduduk usia produktif justru dapat menjadi persoalan, “Generasi muda tidak cukup hanya dibekali pengetahuan agama. Mereka juga membutuhkan sains, teknologi, keterampilan kerja, kewirausahaan, kemampuan berpikir kritis, serta karakter yang kuat,” ujarnya.

Karena itu, lembaga pendidikan Islam perlu memperkuat integrasi antara ilmu agama, ilmu pengetahuan, teknologi, dan pendidikan karakter. Pesantren dan lembaga pendidikan Islam juga perlu menjadi pusat pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kelima, krisis lingkungan dan perubahan iklim. Muktamar NU diharapkan mendorong ormas-ormas Islam lainnya menempatkan isu lingkungan sebagai tanggung jawab keagamaan. Bencana ekologis, krisis air, sampah, degradasi lahan, dan perubahan iklim semakin berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Menjaga lingkungan bukan sekadar agenda pemerintah atau aktivis lingkungan. Ini bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di bumi,” teganya.

Ia mendorong organisasi Islam yang besar seperti NU bersama ormas-ormas Islam lainnya, mengembangkan gerakan masjid dan pesantren hijau, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, konservasi air, penghijauan, serta edukasi mengenai konsumsi dan produksi berkelanjutan.

“Muktamar adalah saat yang tepat untuk melihat persoalan umat dalam perspektif yang lebih luas. Kami berharap keputusan-keputusan yang lahir dapat memperkuat persaudaraan sesama umat Islam, menjaga persatuan Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi terhadap perdamaian dunia dan peradaban umat manusia. Selamat bermuktamar untuk “saudara tua” kami Nahdlatul Ulama,” pungkasnya.

Tags: DPP LDIIKebangsaanKeumatanMuktamar NUNadhlatul Ulama

Comments 3

  1. Hadi Syahputra says:
    2 months ago

    Betul sekali pak Ketum, di era digitalisasi ini, LDII harus jadi icon bermedsos yg sehat

    Reply
  2. Drs. IICHTIYAR BUDI BASUKI says:
    1 month ago

    Betul kata orang2. LDII koncone NU.
    Mugi2 lancar barokah

    Reply
  3. Drs. IICHTIYAR BUDI BASUKI says:
    1 month ago

    Sudah waktunya ormas Islam berrsama sama bersinergi dalam membangun umat dgn memperkuat FKUB di daerah2.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Kasriyati on LDII Silaturahim dengan FKUB dan Bakesbangpol Kota Palembang Dukung Penguatan Moderasi Beragama
  • Al Hilal on Majelis Pakar DPP LDII Sebut Tata Ruang Harus Utamakan Martabat Manusia
  • Angka DH on LDII Tanggamus Helat Pelatihan Affiliate Marketing bagi Generasi Muda
  • Angka DH on Pengajian Remaja LDII Kota Bandung Bekali Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial
  • Angka DH on Dukung Program Pembangunan Daerah, LDII Tualang Silaturahim dengan Camat
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

April 24, 2026
LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

March 17, 2026
MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

March 17, 2026
Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan

Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan

2
LDII Silaturahim dengan FKUB dan Bakesbangpol Kota Palembang Dukung Penguatan Moderasi Beragama

LDII Silaturahim dengan FKUB dan Bakesbangpol Kota Palembang Dukung Penguatan Moderasi Beragama

1
Majelis Pakar DPP LDII Sebut Tata Ruang Harus Utamakan Martabat Manusia

Majelis Pakar DPP LDII Sebut Tata Ruang Harus Utamakan Martabat Manusia

1
Greenpeace Indonesia Dukung Masjid LDII Jadi Pusat Ketahanan Iklim dan Bencana Berbasis Komunitas

Greenpeace Indonesia Dukung Masjid LDII Jadi Pusat Ketahanan Iklim dan Bencana Berbasis Komunitas

1
Cinta Allah

Cinta Allah

October 12, 2026
LDII Pringsewu Helat Rakorda Perkuat Peran PC dan PAC

LDII Pringsewu Helat Rakorda Perkuat Peran PC dan PAC

October 10, 2026
LDII Lampung Helat Rakorwil Dorong Penguatan Organisasi yang Profesional dan Adaptif

LDII Lampung Helat Rakorwil Dorong Penguatan Organisasi yang Profesional dan Adaptif

October 10, 2026
DPD LDII Denpasar Kerja Sama dengan Disdikpora dan BSI Gelar Turnamen Futsal Antarpemuda

DPD LDII Denpasar Kerja Sama dengan Disdikpora dan BSI Gelar Turnamen Futsal Antarpemuda

October 10, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Cinta Allah October 12, 2026
  • LDII Pringsewu Helat Rakorda Perkuat Peran PC dan PAC October 10, 2026
  • LDII Lampung Helat Rakorwil Dorong Penguatan Organisasi yang Profesional dan Adaptif October 10, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.