Jakarta (21/9). Peringatan HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah berbagai persoalan kemanusiaan dan bencana yang terjadi di Indonesia. DPP LDII mendorong generasi muda tidak berhenti pada kepedulian, tetapi menerjemahkannya menjadi aksi nyata melalui kegiatan sosial, kesehatan, lingkungan, dan kemanusiaan.
Ketua DPP LDII Ruly Bernaputra mengatakan tema HUT ke-81 PMI, “Peduli, Bergerak, Bersama”, relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Menurutnya, kepedulian perlu diwujudkan melalui tindakan bersama agar mampu memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
“Kami meyakini tema ini sangat relevan dengan kondisi yang sedang kita hadapi bersama. Tema Peduli, Bergerak, Bersama sejalan dengan semangat LDII untuk terus memelihara, bahkan meningkatkan rasa kepedulian kepada sesama,” ujar Ruly di Jakarta, pada Jumat (18/9/2026).
Sebagai Koordinator Bidang Pengabdian Masyarakat (Penamas) DPP LDII, Ruly menjelaskan, pembinaan generasi muda LDII diarahkan agar memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sosialnya. Sejumlah kegiatan dilakukan melalui program Cinta Alam Indonesia (CAI), Cek Kesehatan Gratis (CKG), donor darah, kerja bakti, serta forum pengajian kepemudaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi generasi muda untuk belajar mengenali persoalan di tengah masyarakat, sekaligus mengambil peran dalam menyelesaikannya.
“Kita lihat adakah warga atau keluarga yang kondisi ekonomi dan kerentanan kesehatannya perlu perhatian lebih. Pijakan gerakan ini tentu referensi ajaran agama, bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain,” tegasnya.
Kepedulian sosial tersebut juga diwujudkan LDII melalui keterlibatan dalam penanganan bencana. Bersama Pengurus Pusat Senkom Mitra Polri, LDII mendorong respons kemanusiaan secara kolaboratif, mulai dari penanganan kondisi darurat hingga dukungan pemulihan bagi masyarakat terdampak, termasuk trauma healing. Pola kolaborasi tersebut dinilai penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, dan relawan.
Ruly berharap momentum HUT ke-81 PMI dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara LDII dan PMI, terutama dalam program kemanusiaan dan kepemudaan. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan tersebut sebagai momentum untuk mengevaluasi kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Tema dari PMI ini sangat tepat agar kita bisa merefleksikan kembali. Apakah kita peduli dengan tetangga, masyarakat di sekitar, serta saudara-saudara kita yang terkena musibah,” pungkasnya.
Menurut LDII, kepedulian sosial perlu menjadi bagian dari karakter generasi muda dan diwujudkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat peduli, bergerak, dan bersama, aksi kemanusiaan diharapkan tidak hanya hadir ketika bencana terjadi, tetapi juga menjadi budaya gotong royong yang memperkuat solidaritas masyarakat.













