Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Kesehatan

Ini Akibat Makan Daging Kurban Tidak Sehat

2020/08/11
in Kesehatan
0
ilustrasi: afiaraisa/unsplash

ilustrasi: afiaraisa/unsplash

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines (11/08) – Memasuki hari raya Idul Adha yang identik dengan melakukan penyembelihan hewan kurban, penting memahami prosedur yang benar untuk mendapatkan daging yang aman, sehat, utuh dan higienis (ASUH). Rangkaian dalam memilih, menangani, menyembelih, mengemas, menyimpan hingga membagikan daging kurban harus dilakukan dengan cara yang baik dan benar.

Penting juga memahami tips mengkonsumsi daging kurban agar kondisi tubuh tetap sehat. Frediansyah Firdaus peneliti bidang Peternakan dan Ilmu Ternak membagikan tips bahwa untuk memperoleh daging yang ASUH diawali dengan menerapkan prinsip animal welfare dalam melakukan proses penyembelihan hewan kurban. “Hewan supaya bebas dari rasa lapar dan haus, saat akan dilakukan penyembelihan sebaiknya hewan dipuasakan 12 jam sebelumnya, namun jangan lupa untuk tetap memberikan minum secara ad libitum,” ujar Fredy. 

Pastikan pula hewan bebas dari rasa tidak nyaman, rasa sakit, luka dan penyakit. “Rubuhkan hewan dengan cara yang baik, dan segera sembelih saat hewan sudah rubuh. Gunakan pisau yang sangat tajam dan sembelih hingga tiga saluran, yaitu saluran nafas, saluran makanan dan pembuluh darah. Jangan lupa menutup mata hewan saat disembelih,” ujar salah satu pengurus DPP LDII ini. 

 Hewan supaya bebas dari rasa takut dan tertekan dengan cara tidak melihat temannya yang sedang disembelih. Hewan juga supaya bebas untuk mengekspresikan prilaku alaminya. “Berkaitan dengan COVID-19 serta agar hewan tidak stress saat disembelih, maka minimalisir suasana ramai saat penyembelihan,” jelas Fredy. 

Umumnya daging dapat rusak akibat penanganan, pengemasan, penyimpanan dan pendistribusian serta pemasakan yang tidak baik sehingga memberikan peluang hidup bagi pertumbuhan dan perkembangan mikroba perusak. Bagi anda yang tidak mampu langsung menghabiskan daging kurban, sebaiknya daging disimpan dalam freezer tidak lebih dari tiga bulan agar daging tetap sehat saat dikonsumsi. Anda juga sebaiknya mengkonsumsi daging dengan jumlah yang tidak berlebihan sehingga tidak mengganggu kesehatan.  Lantas, apa saja akibatnya apabila mengkonsumsi daging yang tidak sehat?

Pertama, daging sapi yang tidak memenuhi persyaratan ASUH rentan tercemar mikroba perusak. Dilansir dari IPB Training, daging sapi yang tidak disimpan pada suhu dibawah 4 derajat celcius, serta dimasak dengan kondisi tidak matang sempurna dapat membuat daging tercemar bakteri Salmonella sp. sehingga menimbulkan gejala mual, demam, pusing, diare dan muntah. 

Proses penyiapan dan pengolahan daging yang tidak higienis dapat membuat bakteri tercemar bakteri staphylococcus aureus, menimbulkan gejalan mual, muntah, daire dan keram perut. 

Pastikan pula, hewan kurban tidak terinfeksi antraks dan brucellosis, sehingga kita dapat memastikan daging yang dikonsumsi adalah benar-benar daging yang berkualitas dan sehat. Dilansir dari Alodokter, brucellosis dapat menimbulkan gejala mirip dengan flu seperti demam, sakit kepala, batuk, nyeri otot dan sendi, sakit perut, berkeringan di malam hari, nafsu makan dan berat badan menurun. Jika berlangsung dalam jangka panjang, brucellosis dapat menyebabkan komplikasi seperti infeksi bagian dalam jantung, peradangan sendi di lutut, infeksi saluran kelamin pria, infeksi limpa dan hati, radang otak, dan keguguran atau cacat lahir. 

Antraks terbagi dalam 3 jenis infeksi seperti dilansir oleh Hellosehat, pertama infeksi kulit, menyebaban muncul benjolan di daerah wajah, leher, lengan, dan benjolan tersebut dapat pecah dan membentuk koreng hitam. Kedua jenis infeksi antraks inhalasi, penyakit ini menyerang paru-paru. Gejalanya mirip dengan flu seperti demam, berkeringat, nyeri badan, lelah berlebih, sakit kepala, rasa tidak nyaman pada dada, dan mual. Ketiga jenis infeksi antraks gastrointestinal, menyerang sistem pencernaan, memiliki gejala sakit tenggorokan, nyeri menelan, suara serak, mual dan muntah, diare dan nyeri perut. 

Hal yang perlu kita perhatikan pula adalah tidak mengkonsumsi daging secara berlebihan, karena akan menimbulkan ketidakseimbangan dalam tubuh. Dilansir dari Reader’s Digest mengkonsumsi daging secara berlebihan membuat protein berlebihan dalam tubuh sehingga membutuhkan waktu lama untuk diproses hingga sampai ke otak, berpotensi menyebabkan kantuk. Mengkonsumsi daging berlebihan juga dapat menimbulkan gangguan jantung, hal ini karena daging tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan kolestrol jahat pada tubuh. Selain itu, mengkonsumsi daging berlebih dapat juga membuat tubuh rentan terhadap kanker lambung dan kanker usus besar. (FF/Lines)

Tags: bakteridaginghewankebersihankerbaukesehatankonsumsikurbanpisaupotongsapisembelih

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Angka DH on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Erna yuliaty on LDII Jawa Barat Dorong Wanita Berdaya dan Mandiri di Era Digital
  • Erna yuliaty on LDII Siap Akselerasi Program Pembangunan SDM dengan “7 Jurus BK Hebat” dari Kemendikdasmen
  • Fauzi achmadi on Pulang
  • Angka DH on Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Terapkan Sistem TGF

January 23, 2026
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

January 21, 2026
Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

Laksma TNI Harun Ar-Rasyid: Kami Maksimalkan Pelayanan Saat Armuzna

January 23, 2026
Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

Diskusikan Pembinaan Generasi Muda, LDII Silaturrahim dengan Kepala Desa Pematang Kabau

January 20, 2026
Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

Gubernur Pramono Anung: “Soal Kebangsaan, LDII Lebih Kebangsaan, Daripada yang Mengaku-ngaku Kebangsaan”

6
LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

LDII Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah di Tana Toraja pada Peringatan Milad ke-113

6
Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

Hadiri Pengajian Akbar LDII Kepri, Gubernur Ansar Ahmad Ajak Siapkan Diri Sambut Ramadan

5
Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

Selaraskan Visi, DPD LDII Tabanan Susun Program Kerja Organisasi

4
170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas

January 27, 2026
Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci

January 27, 2026
Berpihak pada Energi yang Menjaga Kehidupan

Berpihak pada Energi yang Menjaga Kehidupan

January 27, 2026
Ponpes At-Taqwa Kotabaru Siap Akselerasi Pendidikan Islam yang Akuntabel

Ponpes At-Taqwa Kotabaru Siap Akselerasi Pendidikan Islam yang Akuntabel

January 27, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • 170.000 Jemaah Haji Berisiko Tinggi, Wamenhaj Tekankan Pelayanan Maksimal Petugas January 27, 2026
  • Menhaj Pantau Kesiapan Petugas Haji 2026, Tekankan Peran Vital di Tanah Suci January 27, 2026
  • Berpihak pada Energi yang Menjaga Kehidupan January 27, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.