Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Keren (4): Tidak Pernah Menzalimi, Selalu Membuka Pintu Kembali

2026/06/22
in Nasehat
0
ilustrasi: Pinterest.

ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Di antara keindahan paling agung dalam mengenal Allah adalah kesadaran ini: bahwa Allah tidak pernah menganiaya hamba-Nya. Tidak sedikit pun. Tidak pernah. Bahkan yang sering terjadi justru sebaliknya—manusialah yang menganiaya dirinya sendiri. Dan di situlah letak “keren”-nya: meski hamba berkali-kali jatuh dalam kesalahan; menentang, melawan dan membangkang, Allah tetap membuka pintu kembali dengan kasih sayang yang tidak pernah habis.

Allah menegaskan dengan sangat jelas dan lugas:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَظْلِمُ النَّاسَ شَيْئًا وَلَٰكِنَّ النَّاسَ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

“Sesungguhnya Allah tidak menzalimi manusia sedikit pun, akan tetapi manusia itulah yang menzalimi diri mereka sendiri.” (QS. Yunus: 44)

Ayat ini seperti cermin yang jujur. Ketika hidup terasa sempit, ketika hati terasa gelap, sering kali kita tergoda untuk menyalahkan takdir. Padahal, jika direnungi lebih dalam, banyak luka itu lahir dari pilihan kita sendiri—dari dosa yang kita ulangi, dari kelalaian yang kita biarkan. Namun hebatnya, Allah tidak membalas kezaliman kita dengan kezaliman. Dia tetap memberi, tetap menjaga, tetap memberi kesempatan.

Inilah keagungan yang tidak dimiliki siapa pun, selain Allah.

Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah ﷺ meriwayatkan bahwa Allah berfirman: “Wahai hamba-Ku, sesungguhnya Aku telah mengharamkan kezaliman atas diri-Ku dan Aku jadikan ia haram di antara kalian, maka janganlah kalian saling menzalimi.” (HR. Muslim)

Perhatikan kalimat ini: Allah mengharamkan kezaliman atas diri-Nya sendiri. Padahal Dia Maha Kuasa untuk melakukan apa saja. Namun Dia memilih keadilan, bahkan melampaui itu—Dia memilih rahmat. Ini bukan sekadar kekuasaan, ini adalah keagungan yang penuh kelembutan. Lebih “keren” lagi, ketika manusia kembali dari kezaliman yang ia lakukan, Allah tidak menolaknya. Bahkan, Allah menyambutnya.

Allah berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ

“Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah.” (QS. Az-Zumar: 53)

Ayat ini bukan hanya undangan, tetapi pelukan. Ia ditujukan kepada mereka yang “melampaui batas”—yang berkali-kali jatuh, yang merasa terlalu jauh. Namun Allah tidak berkata, “Pergilah.” Justru Allah memanggil mereka dengan penuh kasih: Wahai hamba-Ku…

Rasulullah ﷺ menggambarkan betapa luasnya rahmat Allah: “Sesungguhnya Allah lebih bergembira dengan taubat seorang hamba daripada seseorang yang menemukan kembali untanya yang hilang di padang pasir.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bayangkan seseorang yang hampir mati karena kehilangan harapan, lalu tiba-tiba mendapatkan kembali apa yang menyelamatkannya. Kegembiraan itu saja sudah luar biasa. Namun Nabi ﷺ mengatakan: kegembiraan Allah atas taubat hamba-Nya lebih besar dari itu. Inilah cinta yang tidak bisa ditandingi oleh apa pun. Cinta di atas cinta. Cinta tanpa syarat.

Para ulama, alim faqih pun menegaskan hal ini. Sang Guru Bijak misalnya, ia berkata bahwa seorang hamba tidak akan pernah menemukan kebahagiaan sejati kecuali dengan kembali kepada Allah, karena hati manusia diciptakan untuk-Nya. Sementara seorang Alim-Faqih lain menjelaskan bahwa dosa adalah luka, dan taubat adalah obatnya—dan Allah-lah yang menyediakan obat itu dengan penuh kasih.

Maka, menjadi hamba Allah adalah perjalanan yang penuh harapan. Kita mungkin tergelincir, mungkin tersesat, bahkan mungkin melukai diri sendiri dengan dosa. Namun selama pintu taubat masih terbuka, tidak ada yang benar-benar hilang.

Di sinilah letak keindahan itu: Allah tidak pernah menganiaya, tetapi manusia sering menganiaya dirinya sendiri. Namun bahkan setelah itu, Allah tetap berkata, “Kembalilah.”

Bukankah ini luar biasa?
Bukankah ini indah?
Bukankah ini… keren?

Karena kita memiliki Rabb yang tidak hanya Maha Adil, tetapi juga Maha Pengampun. Rabb yang tidak hanya menghitung kesalahan, tetapi juga melipatgandakan ampunan. Rabb yang tidak lelah menerima, meski hamba berkali-kali kembali.

Maka jangan pernah ragu untuk berhenti dari kezaliman terhadap diri sendiri. Jangan pernah malu untuk kembali. Karena setiap langkah menuju Allah bukan hanya diterima—tetapi disambut dengan cinta.

Dan sungguh, tidak ada yang lebih “keren” daripada menjadi hamba dari Dzat Yang tidak pernah menzalimi, namun selalu mengampuni.

Tags: KerenPintu Kembali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Supriadi Sarlan on Kunjungi Ponpes Wali Barokah, Imigrasi Kediri Pastikan Kelengkapan Dokumen Santri WNA
  • Arafat Almasyi on LDII Pemalang Dukung Program Pemda Terkait Pengembangan SDM dan Pendidikan
  • Mulyadi Safwan on Panen Raya Bawang Merah LDII Bayat Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Petani Klaten
  • ... on Hadiri Pengukuhan Pengurus LDII Jakpus, Kabag Kesra Bahas Kepedulian Lingkungan
  • Novita Latif on LDII Makassar Gelar Seminar Kesehatan Mental dan Hypnotherapy Siapkan Generasi Masa Depan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Panen Raya Bawang Merah LDII Bayat Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Petani Klaten

Panen Raya Bawang Merah LDII Bayat Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Petani Klaten

June 19, 2026
Sapi Kurban Itu Naik Pompong untuk Semarakkan Idul Adha

Sapi Kurban Itu Naik Pompong untuk Semarakkan Idul Adha

June 15, 2026
Penggantian kiswah ka'bah

Kiswah Ka’bah Berganti, Tahun Baru Islam Dimulai

June 16, 2026
LDII Tetapkan Puasa Tasua dan Asyura pada 25-26 Juni

LDII Tetapkan Puasa Tasua dan Asyura pada 25-26 Juni

June 18, 2026
Yang Menggetarkan

Yang Menggetarkan

7
Panen Raya Bawang Merah LDII Bayat Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Petani Klaten

Panen Raya Bawang Merah LDII Bayat Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Ekonomi Petani Klaten

4
DPP LDII: Keberhasilan Organisasi Diukur dari Manfaat Bagi Masyarakat

DPP LDII: Keberhasilan Organisasi Diukur dari Manfaat Bagi Masyarakat

4
Audiensi dengan Kapolresta Denpasar, LDII Jajaki Kolaborasi Penanganan Sampah

Audiensi dengan Kapolresta Denpasar, LDII Jajaki Kolaborasi Penanganan Sampah

5
Keren (4): Tidak Pernah Menzalimi, Selalu Membuka Pintu Kembali

Keren (4): Tidak Pernah Menzalimi, Selalu Membuka Pintu Kembali

June 22, 2026
LDII Bontang Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian Sosial di Momen Berkurban

LDII Bontang Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian Sosial di Momen Berkurban

June 21, 2026
Kadaker Makkah Ihsan Faisal

Kadaker Makkah: Haji 2026 Sukses, Kerja Kolektif Jadi Kunci Keberhasilan

June 21, 2026
Isi Tausiah Pengajian Umum LDII, Ketum MUI Rokan Hulu Ajak Tingkatkan Kualitas Ibadah

Isi Tausiah Pengajian Umum LDII, Ketum MUI Rokan Hulu Ajak Tingkatkan Kualitas Ibadah

June 21, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Keren (4): Tidak Pernah Menzalimi, Selalu Membuka Pintu Kembali June 22, 2026
  • LDII Bontang Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian Sosial di Momen Berkurban June 21, 2026
  • Kadaker Makkah: Haji 2026 Sukses, Kerja Kolektif Jadi Kunci Keberhasilan June 21, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.