Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Lintas Daerah

Kisah Warga LDII Bejiharjo Kembangkan Ramuan Empon-Empon agar Lele Tidak Amis

2026/09/21
in Lintas Daerah, Tahukah Anda
2
Jamu 354 aminto

Warga PAC LDII Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunugkidul Aminto berhasil mengembangkan ramuan empon-empon sebagai campuran pakan agar lele tidak amis. Ramuan itu diberi nama “Ramuan Barokah 354 Aminto”, air kolam lele pun tak berbau amis dan berwarna hijau yang umumnya berwarna cokelat pekat. Foto: LINES

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Gunungkidul (30/8). Warga PAC LDII Bejiharjo, Karangmojo, Kabupaten Gunugkidul Aminto berhasil mengembangkan ramuan empon-empon sebagai campuran pakan agar lele tidak amis. Ramuan itu diberi nama “Ramuan Barokah 354 Aminto”, air kolam lele pun tak berbau amis dan berwarna hijau yang umumnya berwarna cokelat pekat.

Aminto tinggal di Padukuhan Gelaran II, Bejiharjo, Karangmojo, tak jauh dari wisata Gua Pindul. Pada bagian depan rumah Aminto terdapat papan bertuliskan Kelompok Budidaya Ikan Mina Rukun. Kelompok ini berdiri sejak 19 April 2008. Saat ini tingkatannya adalah madya.

Ketua Kelompok Budidaya Ikan Mina Rukun ini sedari dulu memang menyukai ikan. Ia bersama 54 anggotanya dari empat RT kemudian berupaya membudidayakan ikan. Selain jenis-jenis ikan tidak punah, upayanya dapat melestarikan ekosistem dan menjaga kualitas air tetap baik dengan menghindarkan praktik meracun ikan di perairan umum.

Praktik ini marak terjadi pada tahun 2000-an sebelum Mina Rukun berdiri. Pencari ikan sering menggunakan obat dencis. Selain racun pabrikan, pencari ikan juga kadang memanfaatkan akar tanaman tuba untuk membuat ikan lemas. Mereka menyebutnya dengan jenu. Jenu ini juga dapat menjadi pestisida nabati. Adapun tanaman kecubung juga dapat menjadi pilihan bahan baku lain.

Ramuan Barokah 354 Aminto seperti diberitakan harianjogja.com, Aminto mengungkapkan, memiliki delapan kolam yang berisi tiga jenis ikan yaitu lele, nila, dan gurami. Kolam-kolam ini berada di belakang rumahnya di samping kandang sapi. Masuk ke kompleks kolam ikan, tidak ada bau menyengat dari air kolam. Tampak air kolam berwarna hijau. Warna air ini beda dengan air kolam lele biasanya yang berwarna cokelat pekat.

Aminto menjelaskan ramuan tersebut berbahan baku jahe, temulawak, kunir putih, gula jawa, dan bekatul. Bahan-bahan ini ditumbuk dan difermentasi bersama dengan campuran belimbing dan susu murni. Fermentasi memakan waktu satu bulan. Setiap pekan sekali, fermentasi di tong ini perlu diaduk.

Pengaplikasiannya, fermentasi ini dicampur dengan pakan ikan seperti pelet. Istilahnya, pembibisan. Bahan-bahan tersebut ia dapatkan dari pekarangan rumah dan tetangganya. Aminto hanya perlu membeli gula jawa dan susu. “Angka kematian ikan turun drastis. Bahkan dalam satu waktu tidak ada yang mati,” kata pria dengan tiga anak ini.

Harga ikan budidaya ini bahkan meningkat. Ada kenaikan sekitar Rp 6.000 per ekor dibandingkan dengan ikan yang tak menggunakan Ramuan Barokah 354 Aminto. Ia mengaku meramu Ramuan Barokah 354 Aminto berdasarkan pada pengalaman konsumsi empon-empon pada manusia untuk meredakan sakit.

Pengamatan ini ia tulis dan petakan secara detail. “Dulu saya memang sempat kuliah di Institut Pertanian Wangsa Manggala, Jalan Wates itu. Tahun 1995. Tapi tidak sampai lulus,” ucapnya. Atas formula yang dibuat itu, Aminto sering dikunjungi akademisi dan pejabat. Saat ini, formula dan ikan-ikan miliknya bahkan sedang diteliti oleh Mahasiswa Magister dari Universitas Gajah Mada (UGM).

Pangan Berkelanjutan

Sebelum Kelompok Budidaya Ikan Mina Rukun berdiri, Aminto telah memiliki kelompok usaha tani. Kala itu, ada beberapa komoditas yang dikembangkan seperti kakao dan bermacam sayuran. Anggota kelompok berasal dari empat RT dengan total 60 anggota. Kelompok ini juga melayani simpan pinjam mirip koperasi.

Suatu ketika ada pihak dari tempat pelelangan ikan memberi tahu informasi bantuan dari pemerintah kabupaten untuk pengadaan kolam ikan. Hanya, syarat yang perlu dipenuhi adalah mereka perlu membentuk kelompok budidaya ikan. Maka berdirilah Mina Rukun yang saat ini menjadi binaan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul.

Kelompok Budidaya Ikan Mina Rukun yang anggotanya juga petani bekerja sama dengan Kelompok Tani Lestari Padukuhan Gelaran II untuk mengembangkan sistem pangan berkelanjutan. Integrasinya yaitu antara peternakan sapi, kambing, ayam, perikanan, dan pertanian. Di selatan rumahnya terdapat tanaman hortikultura dan lahan baru yang akan ditanami tanaman horti.

Ada tomat mawar berwarna oranye kemerahan menyala. Di sebuah green house yang menjadi tempat pembibitan juga ada melon yang berbuah. Ia menerangkan peternak dan petani di Padukuhan Gelaran II terus mengupayakan untuk menggunakan bahan organik sebagai pupuk. Kotoran sapi milik Aminto juga menjadi bahan baku penggembur tanah. Begitupun kotoran ternak lain.

Kelompok Budidaya Mina Rukun juga memiliki ternak sapi. Ternak ini dikelola dengan metode kerja sama antarpetani atau antarpeternak. Istilahnya, nggaduhke. “Sistemnya kalau beranak nanti bagi hasil. Kalau beranak dua, kelompok mendapat satu. Kalau anak sapi pejantan dulu beli Rp1 juta, kemudian dijual laku Rp3 juta, kan untung Rp2 juta.

Kemudian keuntungan ini dibagi setengah-setengah, untuk anggota dan masuk kas kelompok. Kas ini nantinya juga kembali ke anggota. Pas lebaran kami kan bagi-bagi bingkisan,” lanjutnya. Aminto mengaku terbuka terhadap siapa saja yang ingin belajar membuat Ramuan Barokah 354 Aminto.

Menurutnya, ilmu tidak perlu dirahasiakan atau dikomersialkan layaknya komoditas industri. “Buat amal jariyah. Ilmu ini biar berputar,” pungkasnya.

Tidak hanya itu, di selatan rumahnya terdapat tanaman hortikultura dan lahan baru yang akan ditanami tanaman horti. Ada tomat mawar berwarna oranye kemerahan menyala. Di sebuah green house yang menjadi tempat pembibitan juga ada melon yang berbuah.

Ia menerangkan peternak dan petani di Padukuhan Gelaran II terus mengupayakan untuk menggunakan bahan organik sebagai pupuk. Kotoran sapi milik Aminto juga menjadi bahan baku penggembur tanah. Begitupun kotoran ternak lain. Kelompok Budidaya Mina Rukun juga memiliki ternak sapi.

Ternak ini dikelola dengan metode kerja sama antarpetani atau antarpeternak. Istilahnya, nggaduhke. “Sistemnya kalau beranak nanti bagi hasil. Kalau beranak dua, kelompok mendapat satu. Kalau anak sapi pejantan dulu beli Rp1 juta, kemudian dijual laku Rp3 juta, kan untung Rp2 juta. Keuntungan ini dibagi setengah-setengah, untuk anggota dan masuk kas kelompok. Kas ini nantinya juga kembali ke anggota. Pas lebaran kami kan bagi-bagi bingkisan,” lanjutnya.

Aminto mengaku terbuka terhadap siapa saja yang ingin belajar membuat Ramuan Barokah 354 Aminto. Menurutnya, ilmu tidak perlu dirahasiakan atau dikomersialkan layaknya komoditas industri. “Buat amal jariyah. Ilmu ini biar berputar,” pungkasnya.

Tags: Empon-EmponPAC LDII BejiharjoPangan Berkelanjutanramuan barokah 354 AmintoSDG 12 Produksi dan Konsumsi Bertanggung JawabSDG2: Zero HungerSDG3 Kehidupan yang sehat dan SejahteraSustainable Development Goals

Comments 2

  1. Mohamad Sudarmono says:
    2 years ago

    Layak di salurkan ilmunya untuk waega LDII lainnya.
    Semangat.

    Reply
    • Mohamad Kurniadi says:
      2 years ago

      Alhamdulillah
      Luar biasa, semoga Alloh SWT memberikan manfaat dan barokah

      Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Fauzi Achmadi on Menua yang Indah
  • Masadi on Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Senkom dan LDII Boyolali Salurkan 24.000 Liter Air
  • Masadi on Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Senkom dan LDII Boyolali Salurkan 24.000 Liter Air
  • Bambang on Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Senkom dan LDII Boyolali Salurkan 24.000 Liter Air
  • djuwarno on LDII Helat Pelatihan di Mimika, Ajak Generasi Muda Bijak Medsos dan Aktif Publikasikan Kegiatan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

PBNU dan OPOP Jember Silaturahim ke Ponpes Gadingmangu

April 24, 2026
LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

LDII Depok Bagikan Sembako Ramadan, Pererat Silaturahmi dengan Warga Cilodong

March 17, 2026
MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

MUI Pondok Gede Gelar Safari Ramadan di Masjid Baitul A’laa LDII

March 17, 2026
Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Senkom dan LDII Boyolali Salurkan 24.000 Liter Air

Bantu Warga Terdampak Kekeringan, Senkom dan LDII Boyolali Salurkan 24.000 Liter Air

3
LDII Ingatkan Bahaya Pemberontakan Gaya Baru Melalui Disinformasi Digital

LDII Ingatkan Bahaya Pemberontakan Gaya Baru Melalui Disinformasi Digital

2
Tutup Pelatihan Jurnalistik, DPP LDII Ajak Generasi Muda Tingkatkan Literasi Media Digital

Tutup Pelatihan Jurnalistik, DPP LDII Ajak Generasi Muda Tingkatkan Literasi Media Digital

2
Menua yang Indah

Menua yang Indah

1
LDII DIY Dorong Nilai Pancasila Wujudkan Pancamulia

LDII DIY Dorong Nilai Pancasila Wujudkan Pancamulia

October 6, 2026
LDII Magelang Bekali Mubaligh Muda Tentukan Masa Depan

LDII Magelang Bekali Mubaligh Muda Tentukan Masa Depan

October 6, 2026
LDII Kebonagung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Krajan Pacitan

LDII Kebonagung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Krajan Pacitan

October 6, 2026
LDII Hadiri Rapat Kerja Daerah MUI Jakarta Pusat Dorong Perkuat Nilai Moderasi Agama

LDII Hadiri Rapat Kerja Daerah MUI Jakarta Pusat Dorong Perkuat Nilai Moderasi Agama

October 6, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII DIY Dorong Nilai Pancasila Wujudkan Pancamulia October 6, 2026
  • LDII Magelang Bekali Mubaligh Muda Tentukan Masa Depan October 6, 2026
  • LDII Kebonagung Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Dusun Krajan Pacitan October 6, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.