Serang (6/11). DPW LDII Provinsi Banten melakukan silaturahim dan studi tiru ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten. Pertemuan yang berlangsung pada Sabtu (31/10/2026) tersebut, untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjajaki kolaborasi dalam bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.
Ketua Tanfidziyah PWNU Banten, KH Hafis Gunawan, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menilai kerja sama antar organisasi Islam penting untuk memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Kami menyambut hangat silaturahim dan kehadiran jajaran pengurus DPW LDII Banten. Kerja sama antarsesama elemen umat Islam sangat dibutuhkan, tidak hanya untuk memperkuat kemaslahatan masyarakat luas, tetapi juga mendukung program-program Pemerintah Provinsi Banten,” ujarnya.
Dalam pertemuan itu, Hafis memaparkan sejumlah program PWNU Banten. Di bidang keagamaan dan pendidikan, PWNU memperkuat pengajian rutin sekaligus mengupayakan pendirian Politeknik NU Banten melalui Lembaga Pendidikan Nahdlatul Ulama (LPNU).
Pada bidang ekonomi, PWNU mengembangkan kemandirian umat melalui unit usaha produksi air minum dalam kemasan. Sementara di bidang kesehatan, PWNU bersama Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) mempercepat operasional Klinik Pratama Berkah Husada NU Banten.
Ketua DPW LDII Banten, Dimo Tono Sumito, mengapresiasi sambutan jajaran PWNU. Ia juga menyampaikan selamat atas terselenggaranya Muktamar NU di Jawa Timur.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi LDII untuk mempelajari pengelolaan program yang telah dijalankan PWNU Banten. “Dari semangat tersebut, LDII Banten siap berkolaborasi dan bergandengan tangan di lapangan,” tutur Dimo.
Ia menilai pengembangan fasilitas kesehatan, pendidikan tinggi, dan usaha ekonomi yang dilakukan PWNU sejalan dengan delapan klaster kontribusi LDII untuk Bangsa. Program tersebut juga memiliki keterkaitan dengan pembinaan generasi penerus melalui konsep Tri Sukses Generus.

“Bagi LDII, mencetak generasi unggul bertumpu pada perpaduan tiga pilar utama, yakni pendidikan formal agar generus mandiri dan kompeten, pendidikan agama melalui pembinaan mengaji agar alim-faqih, serta pendidikan karakter agar berakhlakul karimah,” jelasnya.
Dimo berharap pertemuan tersebut berlanjut pada kerja sama konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen LDII untuk bersinergi dengan PWNU dalam mendukung pembangunan Provinsi Banten.
Kunjungan diakhiri dengan ramah tamah dan penjajakan tindak lanjut kerja sama. Kedua organisasi berharap sinergi tersebut dapat memperkuat pembinaan umat agar semakin berilmu, sehat, dan mandiri secara ekonomi.

