Kebumen (14/9). PC LDII Kecamatan Rowokele memperingati HUT RI dengan mengadakan kerja bakti pembersihan fasilitas umum dan saluran irigasi. Puluhan warga terlibat dalam “Gerakan Kerja Bakti Nasional LDII 2026” di Rowokele, Kebumen, Jawa Tengah, pada Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan bertema “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri” tersebut membersihkan lingkungan sekitar Kompleks SDN 2 Bumiagung, gedung TK dan PAUD, gedung Koperasi Merah Putih, serta saluran irigasi.
Ketua PC LDII Kecamatan Rowokele, Suyatno, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk gotong royong dan persatuan sekaligus penerapan nilai-nilai luhur Pancasila. “Gerakan Kerja Bakti Nasional 2026 dengan tema Kerja Bersama Bakti untuk Negeri merupakan wujud gotong royong dan persatuan. Ini juga menjadi contoh penerapan nilai-nilai luhur Pancasila,” ujarnya.
Menurut Suyatno, kepedulian terhadap kebersihan lingkungan merupakan bagian dari pembinaan warga LDII yang dilakukan secara berkelanjutan. Momentum bulan kemerdekaan dimanfaatkan untuk memperkuat semangat nasionalisme melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bersama warga masyarakat dan aparat kami bergerak bersama. Semangatnya bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepedulian terhadap tempat hidup bersama,” katanya.
Ia menegaskan, kepedulian terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan tidak hanya dilakukan pada momentum peringatan kemerdekaan. “Warga LDII adalah warga yang memperhatikan kebersihan dan kesehatan secara terus-menerus. Hanya saja pencanangannya dilaksanakan di bulan kemerdekaan untuk memupuk nasionalisme,” ujarnya.
Suyatno juga mengajak masyarakat memperhatikan kebersihan fasilitas umum, lingkungan masjid dan musala, serta ruang publik lainnya. Ia mendorong warga turut memeriahkan bulan kemerdekaan dengan memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul di lingkungan masing-masing.
Kepala Urusan Perencanaan Pembangunan Desa Bumiagung, Ahmad Amiruddin, mengapresiasi keterlibatan warga LDII dalam menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi modal penting untuk menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan tertata. “Kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan dan kepedulian warga LDII serta masyarakat sekitar terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujar Amiruddin.
Ia menilai, menjaga kebersihan lingkungan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah. Kesadaran dan keterlibatan langsung masyarakat diperlukan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, dan memperkuat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

