Sragen (25/9). DPD LDII Kabupaten Sragen menggelar Diklat Dai-Daiyah di Aula Pondok Pesantren Budi Luhur, Sragen, Jawa Tengah pada Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti peserta diklat untuk meningkatkan kemampuan dakwah dan pembinaan generasi penerus di tengah perubahan sosial.
Dalam diklat tersebut, para peserta mendapat pembekalan keagamaan, materi tentang karakter, dan wawasan yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua DPP LDII Bidang Pendidikan Keagamaan dan Dakwah, Ustaz Dwi Pramono menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia membahas pentingnya peningkatan kapasitas dai dan daiyah dalam menghadapi perkembangan masyarakat.
“Dai dan daiyah tidak hanya membutuhkan kemampuan menyampaikan materi keagamaan. Mereka juga perlu memahami kondisi sosial, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menyampaikan pesan dakwah secara tepat dan santun,” katanya.
Ia menekankan empat karakter bagi generasi dakwah, yakni religius, nasionalis, moderat, dan berintegritas. Keempat karakter itu menjadi bagian dari pembekalan peserta selama mengikuti kegiatan.
“Karakter religius menjadi landasan dalam menjalankan aktivitas dakwah. Wawasan kebangsaan menjadi bekal dalam menempatkan nilai keagamaan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara,” ungkapnya.
Ia menambahkan, integritas menjadi unsur lain yang ditekankan dalam pembentukan dai dan daiyah. “Nilai ini berkaitan dengan kesesuaian antara ilmu, ucapan, dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Dwi Pramono mengatakan perkembangan teknologi dan media sosial turut mengubah cara masyarakat mendapatkan informasi keagamaan. Kondisi tersebut menuntut dai dan daiyah memahami pola komunikasi yang berkembang.
“Dakwah perlu disampaikan dengan ilmu dan akhlak. Dai juga perlu memahami kondisi masyarakat agar pesan agama dapat diterima dengan baik,” ujar Dwi.
Ia juga mendorong peserta meningkatkan kemampuan komunikasi dan wawasan sosial. Menurut dia, kemampuan tersebut diperlukan agar kegiatan dakwah dapat menjangkau masyarakat dengan pendekatan yang sesuai.















