Sumedang (16/9). Warga LDII Kabupaten Sumedang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat mengikuti salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau. Kegiatan tersebut digelar di Lapang Belakang PPS Sumedang, Jawa Barat, pada Selasa (8/9/2026), dan diikuti sekitar 500 jamaah.
Dalam sambutannya, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual yang dilakukan bersama masyarakat di tengah kondisi kekeringan. Menurutnya, ikhtiar tersebut perlu berjalan beriringan dengan upaya pemerintah dalam menangani dampak kekeringan.
“Salat Istisqa ini adalah ikhtiar spiritual kita. Di sisi lain, pemerintah juga terus berupaya memastikan ketersediaan air bersih dan meminimalkan dampak kekeringan agar aktivitas masyarakat, pertanian, dan lingkungan tetap berjalan,” tegasnya.
Dony mengatakan kondisi kekeringan mulai dirasakan masyarakat. Berkurangnya ketersediaan air tidak hanya berdampak pada kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mulai memengaruhi sektor pertanian dan peternakan.
“Saat ini kekeringan mulai kita rasakan. Air berkurang, sawah mengalami kekeringan, dan ternak juga terdampak. Karena itu, selain melakukan berbagai upaya nyata, kita juga perlu memperbanyak zikir, doa, dan mendekatkan diri kepada Allah,” katanya.
Ia mengajak masyarakat menghadapi kondisi tersebut melalui ikhtiar lahir dan batin. Upaya teknis untuk menangani kekeringan, menurutnya, perlu dibarengi dengan doa, zikir, dan introspeksi diri.
“Ini ikhtiar kita bersama. Dengan penuh kerendahan hati dan menyadari berbagai dosa serta kekhilafan, kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan,” ujar Dony.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan kondisi kekeringan sebagai momentum untuk bermuhasabah dan memperbaiki hubungan dengan Allah Swt. maupun dengan sesama.
“Hujan dan air adalah rahmat Allah. Kekeringan ini hendaknya tidak hanya kita lihat sebagai fenomena alam, tetapi juga menjadi momentum untuk introspeksi, memperbanyak istigfar, saling memaafkan, meninggalkan kesombongan, dan memperkuat kerendahan hati,” tuturnya.
Melalui salat Istisqa tersebut, masyarakat Sumedang bersama pemerintah daerah dan unsur lainnya berharap hujan segera turun dan membawa manfaat bagi masyarakat, pertanian, peternakan, serta lingkungan di wilayah Kabupaten Sumedang.














