Pemalang (15/4). Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) KH Zaenal Asyikin naungan LDII di Banglarangan, Pemalang, Jawa Tengah. Kunjungan yang berlangsung pada Senin (2/3/2026) untuk menjaga pasokan pangan selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H.
Kunjungan tersebut disambut pengurus DPD LDII Pemalang dan pimpinan ponpes itu. Zulkifli Hasan juga berdialog dengan warga dan santri, mengenai harga kebutuhan pokok yang bergerak menjelang hari raya.
Usai melihat kondisi masyarakat, Zulkifli Hasan menyalurkan bantuan bahan pokok secara simbolis kepada masyarakat di sekitar pesantren. Ia menyebut distribusi bantuan difokuskan pada kelompok rentan agar kebutuhan pangan tetap terpenuhi selama Ramadan.
“Kami ingin masyarakat menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa terbebani urusan ketersediaan pangan. Pemerintah menyiapkan langkah agar pasokan aman dan harga terkendali,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peran pesantren dalam menjaga stabilitas sosial di tingkat lokal. Menurutnya, lingkungan pesantren dapat menjadi pusat distribusi informasi sekaligus penguatan solidaritas warga.
“Pesantren punya jaringan kuat di tengah masyarakat. Ini membantu pemerintah memastikan program berjalan tepat sasaran, termasuk penyaluran bantuan pangan,” kata Zulkifli.
Ketua DPD LDII Kabupaten Pemalang, Agus Sarwono, menyambut kunjungan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat berbasis pesantren. Ia menyebut LDII terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjaga kesejahteraan warga.
“Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat seperti ini memberi dampak langsung. Warga merasa diperhatikan, terutama menjelang kebutuhan meningkat di bulan Ramadan,” ujarnya.
Agus menambahkan, Ponpes KH Zaenal Asyikin selama ini menjalankan berbagai program sosial untuk masyarakat sekitar. Kegiatan tersebut meliputi bantuan pangan, edukasi kemandirian ekonomi, serta pembinaan generasi muda.
“Kami ingin pesantren tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tapi juga memberi kontribusi konkret bagi lingkungan sekitar,” kata dia.










