Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Ngesot

2023/09/11
in Nasehat
12
Ilustrasi: Freepik.

Ilustrasi: Freepik.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Di salah satu sudut perempatan lampu merah, tak jarang dijumpai peminta-minta yang berjalan merangkak. Dalam bahasa Jawa disebut ngesot. Ini bukan untuk hiburan, seperti film Suster Ngesot, tapi untuk menarik perhatian. Gayanya dimaksudkan agar orang tersentuh. Terus melempar recehan sebagai imbal simpatinya. Semakin menjiwai, atraktif, semakin menarik. Bidikannya berharap banyak menyedot tangan menarik kocek dalam-dalam dari sakunya. Sebab semakin banyak yang tidak tega melihatnya, semakin yahut. Ini potret suguhan sungguhan. Asli tapi palsu. Banyak dari pelakunya hanya bermain peran saja. Sebenarnya normal. Bahkan bisa berlari, ketika jam tugasnya sudah berakhir dan berebut angkutan pulang. Itulah tipuan kehidupan. Karena tuntutan. Yang merusak citra bagi mereka yang memang cacat bawaan.

Sejujurnya, ini sebuah ironi dari epik kehidupan yang disebut persaingan. Ini adalah lahan yang empuk. Dengan modal cekak, atau bisa dikatakan tanpa modal. Karena populasi pengemis semakin banyak, jadi harus ada cara untuk tetap eksis. Harus professional. Membumi. Dan berani. Yang tahan banting dan tahan cuaca, terus menengadahkan tangan menanti koin dari pengguna jalan. Tubuhnya berbalut perban putih dan olesan obat merah. Campur debu, kecap, tepung dan saus. Dan hasilnya, mampu mengaduk-aduk sanubari. Allah berfirman:

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ

“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS. Al-Hadîd: 20)

Itulah sisi lain dari kodrat manusia yang diberi rasa. Dan sebagian orang membidik dan memainkan rasa itu untuk tujuan tertentu. Dan berhasil. Bahkan mungkin berbahaya, jika kita tidak punya empati melihat sketsa penderitaan seperti itu. Perlu cek rasa. Walaupun palsu. Yang jelas, kita harus bisa mengalihkan perhatian kita dari cerita ngesot bohongan menuju cerita ngesot yang penuh pengharapan.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ لَوْ يَعْلَمُ النَّاسُ مَا فِي النِّدَاءِ وَالصَّفِّ الأَوَّلِ، ثُمَّ لَمْ يَجِدُوا إِلاَّ أَنْ يَسْتَهِمُوا عَلَيْهِ لاَسْتَهَمُوا، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي التَّهْجِيرِ لاَسْتَبَقُوا إِلَيْهِ، وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِي الْعَتَمَةِ وَالصُّبْحِ لأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا ‏”‏‏.‏

Dari Abu Hurairoh r.a., bahwasanya Rasululloh (ﷺ) bersabda; ”Seandainya manusia mengetahui pahala yang ada pada adzan dan shaf pertama kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali mengundi, niscaya mereka akan melakukan undian, dan seandainya mereka mengetahui pahala di dalam tahjir (sholat dhuhur awal) niscaya mereka sama berlomba mendapatkannya, dan seandainya mereka mengetahui pahala di dalam sholat atamah (isya’ akhir) dan sholat shubuh niscaya mereka akan mendatangi keduanya walaupun dengan cara ngesot (berjalan merangkak/dengan pantat).” (HR Bukhori)

Inilah kisah ngesot yang penuh pengharapan. Akankah kita akan menjalani laku ngesot seperti cerita orang-orang yang tidak beruntung di atas? Tentu tidak. Gambaran di atas bisa menjadi cambuk buat kita untuk bisa memahami hadist dengan lebih baik dan dalam. Penuh hikmah. Umumnya kita sepakat bahwa kita iba melihat gelandangan ngesot. Kasihan melihat mereka mengerahkan segala upadaya untuk sekedar mengais rejeki agar bisa hidup di dunia ini. Mereka lumpuh. Cacat. Tidak lengkap anggota tubuhnya. Maaf, berpenyakit pula. Kasihan bukan? Sedangkan yang lain tinggal ongkang-ongkang dapat duit jutaan. Tak perlu berngesot-ria, berpanas-panasan. Bermandi debu jalanan. Asap kendaraan. Jika kita telah memahami hal ini dengan paripurna, kita akan bisa mengerti kenapa Rasulullah (ﷺ) sampai tega berucap ngesot untuk umatnya. Allahu Akbar.

Rasululloh (ﷺ) berharap kepada seluruh umatnya agar mereka mengerahkan segala daya dan upaya untuk memperebutkan kehidupan akhirat. Jangan hanya kehidupan dunia saja. Bisa jadi kita tidak mendapatkan bagian yang mewah di dunia ini, tetapi masalah akhirat harus bisa. Jangan sampai ada yang tertinggal. Jangan sampai ada yang tidak kebagian. Berebut tiket yang disebut pahala. Segala cara harus ditempuh. Dan seandainya dia tidak bisa berjalan, harus diusahakan tetap bisa datang dan memperebutkannya walaupun dengan jalan merangkak alias ngesot. Ini adalah usaha terakhir. Itulah spirit yang tersirat. Sayang, masih banyak kabut yang menutupi mata hati sehingga belum tergugah memiliki semangat puputan, berjuang habis-habisan sampai detik terakhir.

Kadang, ketika mendengar adzan malah mangkir. TV dimatikan. Tapi tidak segera ambil air wudhu. Tidak bersiap-siap ganti kostum. Eh, malah pindah tempat dengan kesibukan lain. Seolah tidak pernah mendengar adzan. Akhirnya sholatnya pun melar. Padahal, sebelum waktunya adzan sering bertanya; kapan adzan? Giliran datang, malah menghindar. Ah, itukan cuma rekaman saja. Ada lagi alasannya.

Untuk shaf pertama juga sama. Belum pernah terdengar cerita orang rebutan shaf pertama. Biasanya kalau disuruh maju, malah anjit-anjiten. Saling tunjuk, saling tunggu. Padahal pahalanya pol. Kalau perlu diundi, kata Nabi. Jangankan diundi, orang jelas-jelas kosong disuruh mengisi saja masih ogah. Katanya, tidak pantes saya di shaf pertama. Masya Allah! Panas, katanya. Subhanallah! Padahal kipasnya muter. Angin bertebar ke mana-mana. Ada lagi yang udah pakai AC. Terus mau apa lagi?

Apa mau kita ngesot beneran seperti cerita gelandangan di atas? Naudzubillah min dzalik. Jangan sampai kinayah yang diberikan Nabi (ﷺ) menjadi kenyataan dalam kehidupan kita. Makanya, biar tidak jadi ngesot, bersegeralah ketika mendengar adzan mendatangi masjid dan memperebutkan shaf yang pertama. Laksanakan sholat pada waktunya dan sering – seringlah memperbanyak langkah kaki ke masjid untuk berjamaah. Kalau belum yakin, datangi dan pandangilah berlama-lama orang-orang yang ngesot di pinggir jalan itu. Insya Allah, Allah paring kepahaman betapa beruntungnya kita. Dan betapa banyak hal yang telah kita sia – siakan dalam hidup ini. Dan beribu maaf, jangan sampai justru kefahaman agama kita yang berjalan ngesot.

Comments 12

  1. Andi Yulman says:
    3 years ago

    Tulisan yang baik dan bisa memotivasi kita untuk berlomba lomba melakukan yg terbaik di dalam melaksanakan ibadah .

    Reply
  2. Zainal Arifin says:
    3 years ago

    فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

    “Maka bertanyalah kepada orang yg mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui.” (QS. An-Nahl [16]: 43)

    Reply
  3. Herita waty says:
    3 years ago

    Sangat bermanfaat

    Reply
  4. Suranto says:
    3 years ago

    Mencerahkan

    Reply
  5. H. Wahyudi says:
    3 years ago

    Subhanallah….
    Betapa Nabi kita Muhammad SAW memotivasi kita dengan sesuatu yg sangat luar biasa utk kehidupan yg hakiki, bukan yg semu dan main2. Jazakallahu choiro

    Reply
  6. Hamba Alloh says:
    3 years ago

    Alhamdulillah luar biasa sekali

    Reply
  7. Fauzi achmadi says:
    3 years ago

    Alhamdulillah Jazakallaahu khoiro. Peringatannya sungguh bermanfaat utk meningkatkan spirit beribadah, utamanya sholat. Walaupun sebenarnya sdh mangkul hadits tsb di atas tapi suka lupa lagi

    Reply
  8. Suwardi k says:
    3 years ago

    Alhamdulillah jazakallohukhoiro. Atas pepelingnya. Semoga kita senantiasa menjadi umat yang selalu bersyukur dr nikmat yang sudah di berikan kepada kita smua. Beruntung hidup sekali, mendapatkan hidayah. Aamiin

    Reply
  9. Wartoyo says:
    3 years ago

    Alhamdulillah Jazakallahu khoiro, atas Perkilingnya, 🙏🏻

    Reply
  10. And says:
    3 years ago

    Alhamdulillah jaza kumullahukhoiro

    Reply
  11. Luluk Muti'a Ningsih says:
    3 years ago

    Alhamdulillahi jazaa kaullohu khoiro pak atas nasehat nya. Semoga Alloh memberikan hikmahNya untuk kita. Dan kita bisa selalu evaluasi diri untuk menjadi hamba yang selalu bertakwa kepada Alloh. Selalu mendekat dan terus mendekat💙. Aamiin🤲

    Reply
  12. Affan says:
    2 years ago

    Alhamdulillahi jazaa kaullohu khoiro pak atas nasehat nya. Semoga Alloh memberikan hikmahNya untuk kita. Dan kita bisa selalu evaluasi diri untuk menjadi hamba yang selalu bertakwa kepada Alloh. Selalu mendekat dan terus mendekat💙. Aamiin🤲

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Ustad yulianto on BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidin
  • Ustad yulianto on BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidin
  • Nanang Naswito on LDII Kota Bandung Audiensi dengan Kemenag Perkuat Sinergi Pembinaan Umat
  • Teguh saroso on Pemuda LDII Bali Hadiri Ngaji dan Halal Bihalal Silaturrahim Syawal
  • Suraji on LDII Siap Buka Kerja Sama dengan KB Bank Syariah, Dorong Pembiayaan Warga dan UMKM
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ponpes Wali Barokah Siap Implementasikan Kebijakan Pendidikan Karakter Berbasis Adab dan Teknologi

Ponpes Wali Barokah Siap Implementasikan Kebijakan Pendidikan Karakter Berbasis Adab dan Teknologi

April 16, 2026
Ketua Umum DPP LDII Paparkan Visi-Misi Saat Silaturrahim Syawal LDII Banten

Ketua Umum DPP LDII Paparkan Visi-Misi Saat Silaturrahim Syawal LDII Banten

April 20, 2026
LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

April 16, 2026
BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

April 20, 2026
Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

3
LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

3
Ponpes Wali Barokah Siap Implementasikan Kebijakan Pendidikan Karakter Berbasis Adab dan Teknologi

Ponpes Wali Barokah Siap Implementasikan Kebijakan Pendidikan Karakter Berbasis Adab dan Teknologi

4
Kerja Bakti Warga LDII Kalisemen Rawat Aset Yayasan dan Perkuat Kebersamaan

Kerja Bakti Warga LDII Kalisemen Rawat Aset Yayasan dan Perkuat Kebersamaan

3
Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

April 23, 2026
LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

April 23, 2026
LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

April 23, 2026
LDII Kepulauan Riau Bekali Calon Jamaah Haji dengan Manasik dan Edukasi Kesehatan

LDII Kepulauan Riau Bekali Calon Jamaah Haji dengan Manasik dan Edukasi Kesehatan

April 23, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM April 23, 2026
  • LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan April 23, 2026
  • LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi April 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.