Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Nuansa Pelayan

2023/08/11
in Nasehat
2
Ilustrasi: LINES.

Ilustrasi: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh: Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Banyak yang menganggap pelayan adalah pekerjaan rendahan. Tidak salah, karena memang dalam penggambarannya selalu diposisikan rendah. Disuruh-suruh, dibentak-bentak, bahkan jika duduk pun harus di bawah. Oleh karena itu, tertancap di pikiran banyak orang untuk menghindari status sebagai pelayan. Namun pandangan seperti ini, tidaklah tepat sebab pelayanan adalah pekerjaan yang mulia. Apa jadinya dunia ini, jika tidak ada orang-orang yang menyediakan diri untuk melayani. Seorang istri dengan sukarela melayani suami. Seorang ibu dengan bangga melayani anak-anaknya. Para guru dengan suka-cita melayani dan mendidik murid-muridnya. Dan banyak lagi pribadi-pribadi luar biasa yang mendedikasikan dirinya untuk melayani negeri, melayani sesama, bahkan melayani alam sekitarnya. Mari kontemplasi dengan firman Allah berikut ini:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِنَ اللَّهِ لِنْتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنْتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانْفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ

“Maka sebab rahmat dari Allah, engkau bersikap lemah-lembut kepada mereka. Seandainya engkau bersikap kasar (dalam ucapan dan perbuatan), mereka pasti pergi meninggalkanmu (tidak mau berdekatan denganmu). Maafkanlah mereka. Mohonkan ampun lah untuk mereka. Ajaklah mereka bermusyawarah (mendengarkan aspirasi mereka) dalam segala perkara (yang akan dikerjakan). Jika engkau sudah berketetapan hati, tawakal-lah kepada Allah. Sungguh Allah mencintai orang-orang yang tawakal.” (QS Ali Imran: 159).

Dalam buku Lisanul Hal, Kisah-kisah Teladan dan Kearifan karya KH. Husein Muhammad, ada dua orang sahabat yang bernama Abu Ali dan Abdullah. Mereka berdua, pergi ke luar kota. Sesuai petunjuk Nabi SAW, Abdullah mengusulkan agar ada orang yang memimpin perjalanan. Abu Ali merasa Abdullah pantas memimpin. Abdullah tidak menolak. Kedua orang itu telah mempersiapkan bekal yang cukup untuk perjalanan mereka. Abdullah mulai memainkan perannya sebagai pemimpin. Ia mengangkat satu karung berisi bekal perjalanan itu. Ketika Abu Ali menawarkan diri untuk membawanya, Abdullah menolak sambil mengatakan, “Aku yang membawanya bukankah aku sudah siap memimpin? Maka kamu harus mematuhi aku,” Abu Ali mengangguk dan diam saja.

Ketika malam tiba, Buya Husein menyampaikan, mereka berdua tertidur. Tetapi, tidak lama kemudian hujan tiba-tiba turun dengan lebatnya. Mereka kehujanan. Abdullah berdiri di atas kepala Abu Ali dan melindunginya dengan mantelnya. Abu Ali terbangun dan berkata kepada dirinya sendiri: “Kamu memang pemimpin.” Abdullah terus berdiri sepanjang malam dalam keadaan basah kuyup sampai hujan mereda. Otaknya selalu dipenuhi pikiran bahwa seorang pemimpin adalah pelayan dan pelindung. Dari kisah ini, seperti ingin mengingatkan kita semua bahwa sudah lama tidak mendengar seorang pemimpin seperti Abdullah, yang melayani. Karena yang paling populer pada masa sekarang, adalah sebaliknya, rakyat menjadi pelayan dan melindungi pemimpinnya.

Karena itulah, maka dalam kepemimpinan pun akan bertambah agung jika didalamnya ada pelayanan. Sang Guru Bijak sering mengingatkan; kepemimpinan adalah pelayanan. Tidaklah lengkap jiwa seorang pemimpin, jika tidak mau melayani, sekalipun dia pemimpin negeri atau raja yang berkuasa yang punya pelayan ribuan. Yahya bin Aktsam berkata, “Pada suatu malam aku menginap di rumah Amirul Mukminin al-Ma’mun. Aku terbangun di tengah malam karena rasa haus yang sangat, maka aku pun bangkit (mencari air). Tiba-tiba Amirul Mukminin berkata, “Wahai Yahya, apa gerangan yang terjadi?” Aku menjawab, “Demi Allah, aku sangat haus wahai Amirul mukminin.” Lalu, Khalifah Al-Ma’mun bangun seraya membawa seteko air untukku. Aku berkata, “Wahai Amirul Mukminin, mengapa tidak kau suruh pembantu atau budak saja?” Beliau menjawab, “Tidak.” Karena bapakku meriwayatkan hadis dari bapaknya dan dari kakeknya dari Uqbah bin ‘Amir ia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, سيد القوم خادمهم ‘Pemimpin suatu kaum adalah pelayan mereka.’” (HR Ibnu Asakir).

Ibnu al-Mubarok meriwayatkan dari Abi Syuraih bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Di antara amalan yang paling dicintai Allah adalah memasukkan kegembiraan pada hati muslim, melapangkan kesedihannya, membayar utangnya, atau memberi makan untuk menghilangkan rasa laparnya.” (Syu’abul Iman lil Baihaqi).

عَنِ جابر، رَضِيَ الله عَنْهُمَا، قَالَ : قال رَسُولُ اللهِ صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم: خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Dari Jabir ra. bercerita bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR At-Tirmidzi)

Sebaik-baik manusia adalah yang paling berjasa kepada orang lain. Uwais al-Qarni berkata, “Dalam perjalananku pernah melewati seorang pendeta, lalu aku bertanya, ‘Apakah derajat pertama yang harus dilewati seorang murid?’ Dia menjawab, ‘Mengembalikan semua hak orang dan meringankan punggung dari beban karena amalan seorang hamba tidak akan naik saat masih banyak hal-hal yang membebani dan menyusahkan orang lain. Tugas utama penguasa sebagai pelayan rakyat terfokus dalam dua hal, yaitu hirosatuddin dan siyasatuddunya (melindungi agama mereka dan mengatur urusan dunia.’” (Al-Ahkam as-Sulthoniyah, juz I). Pelayanan bidang pertama, hirosatuddin berupa menjamin setiap warga negara agar memahami ajaran agamanya masing-masing, mampu mengamalkannya dengan baik, dan melindungi agama mereka dari berbagai bentuk kesesatan. Sedangkan, siyasatuddunya berupa pelayanan terhadap rakyat agar bisa hidup layak sebagai manusia yang bermartabat.

Tuntutan inilah yang mendorong Umar bin Khatthab sering berkeliling malam hari untuk melihat kondisi rakyatnya. Saat ada yang mengeluh kekurangan pangan, ia menolongnya dan memanggul gandum sendiri. Ada kisah terkenal Khalifah Umar dengan seorang Ibu yang memasak batu dikelilingi tangis anaknya yang menggebu sampai mereka diam dan tertidur. Ada kisah Umar dengan seorang putri yang disuruh mencampur susu dengan air tawar namun menolak. Dan kisah-kisah lain penuh hikmah dan pembelajaran pelayanan. Dalam kesempatan lain Umar pernah berkata, “Seandainya seekor keledai terperosok di Baghdad, niscaya Umar akan ditanya, mengapa tidak kau ratakan jalannya?”

Bila semua pemimpin, tanpa terkecuali, dari yang besar maupun yang kecil-kecilan, menjadi pelayan bagi semua anggotanya, niscaya akan harmonislah dunia. Keadilan akan tegak berdiri, kesejahteraan akan datang membentang. Dan kebarokahan muncul kemudian sebagai hadiah yang tidak terlewatkan. Sungguh membahagiakan. Dan sebagai puncak pemahaman dari itu semua adalah kesadaran bahwa pemimpin adalah pelayan. Dengan berbagai nuansanya. Rasulullah SAW bersabda;

مَنْ وَلَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا مِنْ أَمْرِ الْمُسْلِمِينَ فَاحْتَجَبَ دُونَ حَاجَتِهِمْ وَخَلَّتِهِمْ وَفَقْرِهِمْ احْتَجَبَ اللَّهُ عَنْهُ دُونَ حَاجَتِهِ وَخَلَّتِهِ وَفَقْرِهِ

“Barangsiapa yang diserahi oleh Allah Yang Maha Perkasa dan Maha Agung mengatur kepentingan kaum muslimin, yang kemudian ia sembunyi dari hajat kepentingan mereka, maka Allah akan menolak hajat kepentingan dan kebutuhannya pada hari qiyamat.” (HR Abu Dawud)

Pada kesempatan lain Rasulullah SAW mendoakan dengan penuh kedalaman:

اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ فَاشْقُقْ عَلَيْهِ وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ فَارْفُقْ بِهِ

“Ya Allah barangsiapa yang menguasai sesuatu dari urusan umatku, lalu mempersukar pada mereka, maka persukarlah baginya. Dan barangsiapa yang mengurusi umatku lalu berlemah lembut pada mereka, maka permudahlah baginya.” (HR Muslim)

Comments 2

  1. Fauzi achmadi says:
    3 years ago

    Subhanallah, ternyata islam memiliki nilai2 kepemimpinan dan pelayanan yang luhur sekali

    Reply
  2. Rofiq says:
    2 years ago

    Allhamdulillah..semoga penulis beserta tim allah paring kebarokahan serta menjadi manfaat buat semua pembacanya.
    Aamin

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • AngkaDH on BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidin
  • AngkaDH on PC LDII Cikalong Wetan Hadiri Halal Bihalal MUI Kecamatan
  • AngkaDH on LDII Indramayu dan TNI Edukasi Generasi Muda tentang Bahaya Tawuran
  • AngkaDH on Ketum LDII Dorong Konsolidasi dan Penguatan Grassroot di Jawa Barat
  • AngkaDH on LDII Bali Ajak Para Ibu Jadi Garda Depan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ketua Umum DPP LDII Paparkan Visi-Misi Saat Silaturrahim Syawal LDII Banten

Ketua Umum DPP LDII Paparkan Visi-Misi Saat Silaturrahim Syawal LDII Banten

April 20, 2026
Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

April 20, 2026
BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

April 20, 2026
LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

April 16, 2026
BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidin

BSI Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusi Keuangan Syariah di Ponpes Minhajurrosyidin

3
Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

Kementerian Koperasi Dorong Penguatan Permodalan dan Tata Kelola BMT

3
LDII Kota Bandung Audiensi dengan Kemenag Perkuat Sinergi Pembinaan Umat

LDII Kota Bandung Audiensi dengan Kemenag Perkuat Sinergi Pembinaan Umat

2
BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

2
LDII Apresiasi Forum B57+, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Jadi Fondasi Ekonomi Nasional

LDII Apresiasi Forum B57+, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Jadi Fondasi Ekonomi Nasional

April 23, 2026
Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

April 23, 2026
LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

April 23, 2026
LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

April 23, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Apresiasi Forum B57+, Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Jadi Fondasi Ekonomi Nasional April 23, 2026
  • Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM April 23, 2026
  • LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan April 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.