Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Internasional

Peringatan Hari Holocaust, Saat Korban Malah Jadi Pelaku

2024/01/31
in Internasional
3
Ilustrasi: LINES.

Ilustrasi: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (27/1). Israel sedang dihujat dunia, bahkan dikucilkan dalam pergaulan internasional. Meskipun sekutu klasiknya seperti Amerika Serikat dan Inggris masih mendukung negara itu.

Israel dengan brutal membunuh 25.000 lebih warga sipil untuk memusnahkan Hamas, pejuang kemerdekaan Palestina. Puncak hukuman internasional adalah ketika Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan Israel, agar tidak melakukan genosida di Gaza dalam sidang putusan sela pada Jumat (26/01).

Israel dituntut ke pengadilan internasional tersebut oleh Afrika Selatan, terkait praktik genosida terhadap rakyat Palestina. Kasus ini jadi unik, pasalnya pembantaian terhadap orang-orang Yahudi yang kini menjadi bangsa Israel, yang mendasari lahirnya peringatan Hari Holocaust Sedunia saban 27 Januari.

Tanggal tersebut ditetapkan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO), untuk menghormati dan mengenang para korban Holocaust. Sekaligus menegaskan komitmen PBB yang tak tergoyahkan untuk melawan antisemitisme, rasisme, dan bentuk intoleransi lain, yang dapat menyebabkan kekerasan yang menargetkan kelompok tertentu.

Holocaust merupakan penganiayaan dan pembantaian sistematis yang disokong negara terhadap 6 juta orang Yahudi Eropa oleh rezim Nazi Jerman dan sekutunya. United States Holocaust Memorial Museum menetapkan periode 1933–1945 sebagai rentang tahun kejadian Holocaust.

Era Holocaust dimulai pada Januari 1933 ketika Adolf Hitler dan Partai Nazi naik ke tampuk kekuasaan di Jerman, dan berakhir pada Mei 1945 ketika Kubu Sekutu mengalahkan Nazi Jerman dalam Perang Dunia II. Holocaust terkadang juga disebut sebagai “Shoah”, yakni kata Ibrani yang berarti “malapetaka.”

Sebelum tahun 1944, tidak ada istilah “genosida”. Istilah ini sangat spesifik yang merujuk pada kejahatan kekerasan, yang dilakukan terhadap kelompok masyarakat dengan tujuan untuk membasmi keberadaan kelompok itu. Hak asasi manusia, sebagaimana yang dituangkan dalam Deklarasi Hak-Hak (Bill of Rights) AS atau Deklarasi Hak-Hak Asasi Manusia Universal PBB 1948, adalah terkait dengan hak-hak individu.

Pada 1944, seorang pengacara Yahudi Polandia bernama Raphael Lemkin (1900-1959) berupaya menggambarkan kebijakan pembantaian sistematis Nazi, termasuk pembinasaan kaum Yahudi Eropa. Ia membentuk kata “genocide” (genosida) dengan menggabungkan kata geno-, dari bahasa Yunani yang berarti ras atau suku, dengan kata -cide (sida), berasal dari bahasa Latin yang berarti pembantaian.

Ketika mengusulkan istilah baru ini, Lemkin membayangkan sebuah rencana terkoordinasi, dengan beragam aksi yang bertujuan untuk menghancurkan landasan dasar kehidupan kelompok-kelompok masyarakat secara nasional, dengan maksud memusnahkan kelompok-kelompok itu sendiri.

Pada tahun berikutnya, Pengadilan Militer Internasional yang diselenggarakan di Nuremberg, Jerman, mendakwa pimpinan Nazi dengan “kejahatan terhadap kemanusiaan.” Kata “genosida” dicantumkan dalam dakwaan tersebut, tapi sebagai istilah deskriptif, bukan hukum.

Genosida berarti tindakan yang dilakukan untuk menghancurkan, seluruhnya atau sebagian, suatu kelompok bangsa, etnis, ras atau agama, seperti:

(a) Membantai anggota kelompok;

(b) Menyebabkan kerusakan fisik atau mental yang serius terhadap anggota kelompok;

(c) Secara sengaja memberikan kondisi hidup yang tidak menyenangkan kepada kepada kelompok masyarakat yang diperhitungkan akan menimbulkan perusakan fisik secara keseluruhan atau separuhnya;

(d) Menerapkan tindakan-tindakan yang dimaksudkan untuk mencegah kelahiran di dalam kelompok masyarakat;

(e) Secara paksa memindahkan anak-anak dari suatu kelompok masyarakat ke kelompok masyarakat lainnya.

Jadi, tragedi Holocaust termasuk salah satu genosida yang terjadi di tahun 1941-1944 atau saat Perang Dunia II terjadi di Eropa. Belakangan juga dunia internasional digegerkan dengan peristiwa konflik Israel-Palestina yang memakan korban jiwa mencapai 25.000 lebih. Peristiwa ini pun sering kita dengar sebagai tindakan genosida yaitu pembantaian secara massal.

LDII mendukung perdamaian abadi di Palestina dengan solusi dua negara. Agar Palestina menjadi negara merdeka dan berdaulat, serta terbebas dari penjajahan Israel. Ironi memang, bangsa Israel yang dulu jadi korban Holocaust, kini malah menjadi pelaku genosida. Bahkan Israel membuat framing dan retorika palsu dengan menuduh tiap individu atau negara yang anti dengan penjajahan Israel terhadap Palestina sebagai antisemit.

Tags: 27 januarigenosidaHolocausticjisraelPalestina

Comments 3

  1. Lutfi says:
    2 years ago

    Good

    Reply
  2. Janis Edhiwibowo,S.H. says:
    2 years ago

    Saya tidak heran dengan kelakuan mereka, mereka membunuh Para Nabi seperti Nabi Zakaria dan Yahya tidak merasa berdosa, apalagi membantai wanita dan anak-anak Palestina?

    Reply
  3. Pri Adhi Joko Purnomo says:
    2 years ago

    Selamatkan Palestina….

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Supardo on Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031
  • Supardo on Menko Pangan Kunjungi LDII Pemalang Salurkan Bantuan
  • Marzid on Ratusan Generasi Muda LDII Ikuti Workshop Public Speaking di Hari Kedua GenFest
  • Drh.sudibyo on Puncak Kezaliman
  • Koh Himawan on Puncak Kezaliman
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

April 10, 2026

Wamenhaj Bicarakan Upaya Siasati Antrian Haji di Munas X LDII

April 10, 2026
Mahasiswa LDII Angkat Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker

Mahasiswa LDII Angkat Ubi Ungu sebagai Agen Antikanker

April 8, 2026
Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum 2026-2031

Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya sebagai Ketua Umum 2026-2031

April 10, 2026
Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

Wamenhaj Soroti LDII Sebagai Organisasi Bersih, Kompak, dan Bersinergi untuk Ibadah dan Kebangsaan

11
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

3
Melanjutkan Semangat RA Kartini Melindungi Perempuan dari Korban Kekerasan

Melanjutkan Semangat RA Kartini Melindungi Perempuan dari Korban Kekerasan

2
Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031

Munas X LDII Tetapkan Dody Taufiq Wijaya Pimpin DPP LDII 2026-2031

2
Silaturahim dengan Bupati, LDII Mimika Perkuat Sinergi dengan Pemkab

Silaturahim dengan Bupati, LDII Mimika Perkuat Sinergi dengan Pemkab

April 15, 2026
Pererat Ukhuwah, LDII Tabalong Gelar Silaturahim Syawal

Pererat Ukhuwah, LDII Tabalong Gelar Silaturahim Syawal

April 15, 2026
GenFest Bahas Strategi Raih Cuan dari Produk Digital

GenFest Bahas Strategi Raih Cuan dari Produk Digital

April 15, 2026
Menko Pangan Kunjungi LDII Pemalang Salurkan Bantuan

Menko Pangan Kunjungi LDII Pemalang Salurkan Bantuan

April 15, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Silaturahim dengan Bupati, LDII Mimika Perkuat Sinergi dengan Pemkab April 15, 2026
  • Pererat Ukhuwah, LDII Tabalong Gelar Silaturahim Syawal April 15, 2026
  • GenFest Bahas Strategi Raih Cuan dari Produk Digital April 15, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.