Depok (22/4). DPD LDII Kota Depok menggelar seminar parenting skill bertema “Mengenal Lebih Dekat Anak Berkebutuhan Khusus: Dari Pemahaman Menuju Pendampingan”. Kegiatan itu digelar di Masjid Baitul Faqih, Kalimulya, Cilodong, pada Minggu (19/4/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus, sekaligus menjawab tantangan pengasuhan di era saat ini. Pemateri seminar yang juga Praktisi Keluarga Nana Maznah Zubir menyampaikan pentingnya pemahaman orang tua terhadap kondisi anak sejak dini.
Menurutnya, setiap anak berkebutuhan khusus memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga membutuhkan pendekatan yang tepat, “Anak berkebutuhan khusus memiliki karakteristik yang beragam. Orang tua perlu memahami sejak dini agar dapat memberikan pendampingan yang sesuai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, anak berkebutuhan khusus mencakup berbagai kondisi seperti Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (ADHD), autisme, disleksia, hingga kesulitan belajar lainnya. Tanda-tanda awal, lanjutnya, sering muncul dalam aktivitas sehari-hari namun kerap tidak disadari.
“Dengan memahami tanda-tanda tersebut, orang tua dapat menentukan pola asuh dan strategi pendampingan yang lebih tepat di rumah,” jelasnya.
Sementara itu, Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) DPD LDII Depok Sri Setyarini menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan keluarga.
“Kegiatan ini diharapkan dapat membekali orang tua agar lebih siap dalam mendampingi anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat tumbuh optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, seminar ini juga menjadi ruang berbagi antarorang tua, “Melalui diskusi dan sharing, orang tua dapat saling belajar dan menguatkan dalam menghadapi berbagai kondisi anak,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, LDII Depok berharap orang tua semakin memahami kebutuhan anak serta mampu menerapkan pendampingan yang tepat, sehingga anak dapat berkembang secara optimal dengan dukungan keluarga.











