Jakarta (29/9). Departemen Komunikasi, Informasi, dan Media (KIM) DPP LDII yang menaungi LDII News Network (LINES) sukses menyelenggarakan serangkaian pelatihan jurnalistik angkatan ke-7. Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPP LDII, Jakarta, sejak dua bulan lalu berakhir pada Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan pelatihan ini diikuti sekitar 50 peserta perwakilan DPD LDII dari berbagai daerah di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok Tangerang, Bekasi (Jabodetabek). Kegiatan tersebut ditutup Bendahara Umum DPP LDII Richan Mudzakar.
Dalam sabutannya ia berujar, penguasaan media dan literasi digital sangat penting sebagai medan perjuangan dakwah masa kini. Rican menekankan implementasi prinsip 3K di dalam program DPP LDII, yaitu Karya, Kontribusi, dan Komunikasi.
“Ini merupakan program LDII dalam menghadapi perkembangan dunia digital sekaligus menyiapkan generasi muda yang unggul. Melalui roadmap organisasi, kami mengajak warga LDII untuk beradaptasi dan membekali diri lewat pelatihan jurnalistik,” ungkap Richan.
Pengusaha bidang travel dan umrah haji itu menekankan pentingnya agar narasi positif tidak tertutup oleh disinformasi di ruang publik (hoaks). Tak lupa, ia mengingatkan peserta pelatihan untuk memanifestasikan keahlian jurnalistik sebagai bentuk pengabdian dan amal jariyah.
“Kalau zaman dahulu orang berperang menggunakan baju zirah, kuda, dan pedang, maka di zaman sekarang bentuk perjuangan kita telah berubah. Medan perang kita saat ini adalah media digital,” tegas Richan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LINES Frediansyah Firdaus menyampaikan pelatihan jurnalistik rutin diselenggarakan DPP LDII sejak tahun 2013. Kegiatan ini merupakan langkah strategis organisasi dalam menjaga keberlanjutan dan regenerasi tim media.
“Kami sangat membutuhkan regenerasi dan energi baru seiring bergantinya tim dari waktu ke waktu. Tujuannya agar publikasi kebaikan dari LDII dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Frediansyah.

Sementara itu, Ketua Pelaksana pelatihan jurnalistik angkatan ke-7 Muhammad Rizal Ghani Wicaksono mengapresiasi antusiasme para peserta. Meskipun dari berbagai latar belakang, mereka aktif mengikuti seluruh rangkaian materi penyiaran TV, media sosial, hingga media digital selama 7 minggu hingga tuntas.
“Lika-liku persiapannya bersumber dari semangat kami untuk membangun generasi muda agar lebih melek digital, khususnya literasi digital, serta menjadi manusia yang bermanfaat dalam menyebarkan syiar positif bagi organisasi maupun masyarakat luas,” tutur Muhammad Rizal Ghani.
Para peserta diharapkan dapat memperkuat jajaran redaksi LINES DPP LDII. Sekaligus menjadi kontributor aktif di daerah masing-masing dalam memberitakan berbagai kegiatan dan syiar kebaikan. Acara ini ditutup secara resmi dengan penyerahan sertifikat kelulusan.














