Pacitan (23/9). Zakki Kistoso ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua DPD LDII Kabupaten Pacitan masa bakti 2026–2031. Ia ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda) IX LDII Kabupaten Pacitan di Pendopo Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Sabtu (12/9/2026).
“Penetapan Zakki dilakukan setelah tiga wilayah yang mewakili seluruh Pengurus Cabang (PC) LDII di Pacitan mengusulkan nama yang sama dalam pandangan umum Musda. Proses pencalonan mengerucut pada satu nama sesuai tata tertib Musda,” Ketua Sidang Paripurna IV Musda IX LDII Pacitan, Bashori.
Ia menerangkan, berdasarkan Pasal 5 Bab II yang telah disepakati dalam Keputusan Nomor 8. Bashori membacakan hasil penetapan Ketua DPD LDII Kabupaten Pacitan masa bakti 2026–2031 secara aklamasi yaitu Zakki Kistoso.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Kabupaten Pacitan masa bakti 2026–2031, Zakki Kistoso mengatakan menerima amanah dan akan menjalankannya sebaik mungkin. Ia menjelaskan untuk mengawali kepengurusannya, ia akan menyiapkan tiga pilar program prioritas dalam 100 hari pertama, yakni penguatan SDM profesional religius, kemandirian ekonomi umat, serta sinergi inklusif dan mitigasi isu lokal.
“Pilar pertama, LDII Pacitan akan memfokuskan pembinaan generasi muda agar memiliki karakter alim dan fakih, berakhlakul karimah, serta mandiri secara ekonomi. Pilar kedua diarahkan pada pengembangan usaha menengah dan kecil berbasis komunitas masjid dan pesantren di lingkungan PAC LDII se-Kabupaten Pacitan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa hal tersebut menjadi pilar utama dalam komitmen LDII. Ia berkomitmen penuh membentengi generasi muda Pacitan dari ancaman degradasi moral, dengan membina karakter unggul yang alim fakih, berakhlakul karimah, dan mandiri secara ekonomi.

Zakki melanjutkan, pilar ketiga diwujudkan melalui kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan dan organisasi Islam. Ia menegaskan LDII Pacitan akan memperkuat kerja sama di bidang kebencanaan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan, mengingat kondisi geografis Pacitan yang meliputi wilayah pegunungan dan pesisir.
“Kami terbuka lebar bekerja sama dengan seluruh elemen bangsa yang ada di Kabupaten Pacitan. Dari lembaga mana pun, dari institusi mana pun, termasuk organisasi Islam, baik dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, MTA, dari mana saja sumbernya,” katanya.
Zakki berharap DPD LDII Kabupaten Pacitan kepengurusan 2026–2031 dapat terus bekerja sama dengan pemerintah, ulama, organisasi kemasyarakatan, dan media.















