Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

DPP LDII Melihat Potensi Budidaya Kopi dan Kakao Mampu Topang Swasembada Pangan

2025/12/01
in Nasional
6
Ketua DPP LDII Rubiyo, yang juga peneliti Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). Foto: LINES.

Ketua DPP LDII Rubiyo, yang juga peneliti Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN). Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (16/11). DPP LDII menggelar “Webinar Bimbingan Teknis Ketahanan Pangan Nasional” di Jakarta pada Minggu (16/11). Ketua DPP LDII Rubiyo, yang juga peneliti Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan, pihaknya mendorong implementasi inovasi teknologi budidaya kopi dan kakao guna mencapai swasembada pangan.

“Indonesia menargetkan swasembada pangan dapat terwujud tahun 2024-2029 yang tertuang dalam program Asta Cita. LDII sebagai ormas turut serta menyelaraskan program pemerintah dengan 8 bidang pengabdian,” ujar Rubiyo.

Menurut data Internasional Cocoa Organization (ICCO), Indonesia merupakan produsen kakao terbesar ketujuh di dunia, dengan produksi kakao mencapai 180.000 ton per tahun. Selain itu, Indonesia menempati peringkat keempat produsen kopi di dunia, berdasarkan data dari United States Department of Agriculture (USDA). Hal ini, menjadikan kakao dan kopi menjadi salah satu tanaman potensial yang perlu dibudidayakan.

Dalam kesempatan tersebut, Rubiyo yang juga profesor riset itu menjelaskan kakao dan kopi memiliki nilai jual yang tinggi. “Kakao ini masuk dalam jenis tanaman yang wajib ditunaikan zakatnya, yang artinya kopi dan kakao ini cukup menghasilkan,” ujarnya.

Meskipun kopi dan kakao bukan bahan pangan utama di Indonesia, namun dengan produksi masif, kopi dan kakao tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan di Indonesia. “Caranya, jika sorgum menjadi pengganti nasi, dengan menjual kopi dan kakao orang Indonesia bisa beli beras, lauk dan sayur karena nilai tukarnya,” kata peneliti yang menulis 125 karya ilmiah tentang varietas benih tanam seperti kopi dan kakao.

Lebih lanjut, peneliti utama bidang pemuliaan dan genetika tanaman itu memaparkan konsep Tri Dharma perkebunan, yaitu terciptanya lapangan kerja, peningkatan devisa negara, dan pemeliharaan kelestarian lingkungan dan alam. Hal ini menjadikan bidang perkebunan menjadi sektor yang tentunya memiliki prinsip keberlanjutan.

“Contohnya, ketika menanam kopi selain kita akan merekrut orang untuk menjaga kebunnya dan mengolah kopi, selain itu hasilnya bisa dijual dan ekspor. Terlebih lagi, ketika kita tanam di lereng gunung, akar kopi ini termasuk kuat untuk menyerap air hujan dan mencegah longsor,” jelas Prof. Rubiyo.

Menanggapi persaingan produksi di dalam dan luar negeri, Rubiyo menekankan pentingnya mutu produk yang bermula dari pemilihan benih tanam, hingga proses panen dan pengolahannya. Ia menjelaskan tiga aspek untuk meningkatkan daya saing kakao dan kopi diantaranya, mutu terjamin, harga terjangkau, dan produksi yang stabil.

“Pemilihan benih tanam yang berkualitas itu wajib. Meskipun lahan luas, dan fasilitas lengkap, Kalau bahan tanam tidak cocok di lokasi maka tetap tidak akan menghasilkan,” ucap peraih penghargaan Satyalancana Karya Satya X tahun 2014 itu.

Sebagai penutup, Rubiyo mengutarakan tiga poin utama implementasi inovasi tenologi budidaya perkebunan. Pertama, tercapainya produktivitas dan mutu kopi dan kakao dengan benih bermutu. Kedua, peningkatan pendapatan negara serta mendukung ketahanan pangan nasioal. Ketiga, peningkatan kesejahteraan rakyat dan pelestarian lingkungan.

Doktor bidang agronomi dari Institut Pertanian Bogor itu berharap budidaya kopi dan kakao dapat mencapai ketahanan pangan, yang tentunya dapat menunjang generasi Indonesia Emas 2045.” Dengan ketahanan pangan, tentunya rakyat Indonesia tidak perlu memikirkan lagi mau makan apa, dan bisa belajar serta beribadah dengan lancar dan Indonesia bisa fokus pada pengembangan SDM,” kata Rubiyo. (Thifla)

Tags: Kakaoketahanan panganldiiPotensi Budidaya KopiSwasembada Pangan

Comments 6

  1. Entis says:
    5 months ago

    Ldii untuk bangsa

    Reply
  2. Hendi says:
    5 months ago

    Ayo lanjutkan LDII penopang kader terbaik bangsa

    Reply
  3. Mulyadi says:
    4 months ago

    Barokah dunia akhirot

    Reply
  4. Supardo bin Kayat says:
    4 months ago

    Alhamdulillah semoga manfaat dan barokah

    Reply
  5. Mahrup Hendri says:
    4 months ago

    LDII berkontribusi kepada bangsa ini dgn membangun SDM generasi penerus bangsa yg berkarakter kuat khususnya dlm pengelolaan SDA berupa kopi dan kakao. Karena mbangun bangsa ini tdk bisa hanya IQ tp jg kecerdasan Religius punya peran penting.

    Reply
  6. Caca says:
    4 months ago

    Gas Poool LDII ……….dukung ketahanan pangan Nasional

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Al Hilal on Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja
  • Sarak on Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja
  • Widada on DPP LDII Helat Rapimnas untuk Persiapkan Munas X 2026
  • Ipaslamet on Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja
  • Hendri on Perkuat Sinergi Antarumat, LDII Petarukan Silaturahim dengan MUI dan Polsek
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

March 31, 2026
Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

March 30, 2026
Perkuat Toleransi, Tokoh Katolik Silaturahim dengan Ketua LDII Kebumen

Perkuat Toleransi, Tokoh Katolik Silaturahim dengan Ketua LDII Kebumen

March 29, 2026
Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda

Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda

March 26, 2026
Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

Pengurus Ponpes Wali Barokah Silaturahim Idul Fitri dengan Ketua Umum MUI Pusat

10
Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda

Ketua Umum DPP LDII: Ramadan Perkuat Moderasi Beragama dan Peran Generasi Muda

13
Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

Wujud Tiga Dekade Toleransi, Warga LDII Depok Kondusif Salat Idul Fitri di Halaman Gereja

6
solat eid wali barokah

Pesan Moral Salat Idul Fitri dari Ponpes Wali Barokah: Tekunkan Ibadah dan Perkuat Ukhuwah

4
kemenag Blora LDII

Kemenag Blora Silaturahim ke LDII, Perkuat Ukhuwah

April 1, 2026
Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis

Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis

April 1, 2026
Silaturahim Syawal LDII Jatim ke Tebuireng, Rawat Kebersamaan Umat

Silaturahim Syawal LDII Jatim ke Tebuireng, Rawat Kebersamaan Umat

April 1, 2026
sukoharjo takjil

LDII Sukoharjo Bagikan 1.000 Takjil di Simpang Patung Jamu

April 1, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kemenag Blora Silaturahim ke LDII, Perkuat Ukhuwah April 1, 2026
  • Pelan-Pelan, Alim pun Terkikis April 1, 2026
  • Silaturahim Syawal LDII Jatim ke Tebuireng, Rawat Kebersamaan Umat April 1, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.