Palopo (18/5). Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Mamuju Tengah menggelar Pengukuhan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III masa bakti 2025–2030 di Aula A Kantor Bupati Mamuju Tengah. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras pada Sabtu (9/5/2026).
Ketua MUI Mamuju Tengah, Muhammad Anwar, mengatakan kepengurusan periode ini disusun secara lebih inklusif dengan melibatkan berbagai unsur organisasi keagamaan di daerah tersebut. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat harmonisasi internal umat Islam dan menjaga persatuan.
“Kepengurusan kali ini kami susun lebih inklusif agar terbangun harmonisasi antarormas Islam serta memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas kehidupan beragama di Mamuju Tengah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pembinaan keagamaan di masyarakat, termasuk kompetensi juru sembelih halal menjelang Idul Adha. Menurutnya, jumlah juru sembelih bersertifikat di Mamuju Tengah masih terbatas sehingga MUI akan mengadakan pembinaan bagi panitia kurban di masjid-masjid.
Sementara itu, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, mengapresiasi susunan kepengurusan MUI yang dinilai merepresentasikan berbagai organisasi Islam di daerah tersebut. Ia menilai keberagaman dalam tubuh MUI menjadi cerminan nilai “Lalla’ Tassisara’” yang menjunjung toleransi dan persaudaraan.
“Keberagaman dalam MUI ini menjadi implementasi nilai toleransi, persaudaraan, dan saling menghargai dalam kehidupan beragama,” kata Arsal.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan persatuan dan mengurangi perdebatan terkait perbedaan pemahaman keagamaan demi menjaga kerukunan umat.
“Pemerintah daerah siap mendukung berbagai program MUI, baik di bidang keagamaan, pendidikan, ekonomi umat, maupun sosial kemasyarakatan,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, pengukuhan turut dihadiri Wakil Bupati Mamuju Tengah Askary, unsur Forkopimda, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Mamuju Tengah Muhammad Hatta, perwakilan MUI Provinsi Sulawesi Barat, organisasi kemasyarakatan Islam, hingga badan otonom keagamaan.
Lebih dari 60 pengurus yang terdiri atas dewan pimpinan, komisi, dan anggota komisi resmi dikukuhkan oleh Wakil Sekretaris Umum MUI Provinsi Sulawesi Barat, Syamsumarlin. Pengukuhan berlangsung khidmat dan menjadi awal pelaksanaan program kerja MUI Mamuju Tengah untuk lima tahun mendatang.
Usai pengukuhan, kegiatan dilanjutkan dengan Rakerda yang membahas penyusunan program kerja masing-masing komisi untuk masa bakti 2025–2030.
Pada kesempatan tersebut, Ketua DPD LDII Mamuju Tengah, Try Awan Purnomo, didampingi Dewan Pembina DPD LDII Mamuju Tengah, Muh Jusuf, turut menyampaikan selamat atas suksesnya pengukuhan pengurus MUI Mamuju Tengah.
“LDII siap mendukung MUI sebagai garda terdepan dalam membimbing umat, menjaga akidah, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah,” ujar Try Awan Purnomo.
Ia menegaskan, sinergi antarorganisasi keagamaan sangat penting untuk menghadirkan pembinaan umat yang sejuk, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. “LDII juga berkomitmen terlibat aktif dalam berbagai program keumatan yang dijalankan MUI, termasuk penguatan dakwah, pendidikan karakter, dan pembinaan generasi muda di Mamuju Tengah,” katanya.












