Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

LDII Dukung Pembentukan EPIKS Provinsi DKI Jakarta untuk Penguatan Ekonomi Syariah

2025/12/11
in Nasional
3
Pembentukan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) Provinsi DKI Jakarta, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin. Foto: LINES.

Pembentukan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) Provinsi DKI Jakarta, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (10/12). DPP LDII menghadiri agenda Pembentukan Ekosistem Pusat Inklusi Keuangan Syariah (EPIKS) Provinsi DKI Jakarta, di Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Jakarta, Selasa (9/12). Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya strategis memperkuat literasi dan membuka akses layanan keuangan syariah secara lebih luas bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.

Ketua DPP LDII Sudarsono menilai, kegiatan ini relevan dengan program LDII dalam penguatan ekonomi umat berbasis syariah dan berkelanjutan. “Kegiatan hari ini sejalan dengan program DPP LDII dalam pengembangan perekonomian syariah,” ujarnya.

Karena itu, LDII mendukung penuh dan siap bersinergi dalam program EPIKS. “LDII memiliki departemen ekonomi dan pemberdayaan masyarakat yang ke depan dapat disinkronkan dengan program EPIKS,” jelas Sudarsono.

Ia menyampaikan, LDII siap bersinergi melalui program pemberdayaan ekonomi umat yang dimiliki organisasi agar sejalan dengan arah penguatan ekonomi syariah nasional.

Agenda pembentukan EPIKS juga dirangkaikan peluncuran Galeri Investasi Syariah pertama di lingkungan pesantren Provinsi DKI Jakarta. Hal itu diharapkan menjadi wahana edukasi serta pintu masuk masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal instrumen keuangan syariah secara lebih komprehensif.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK, Friderica Widyasari Dewi menjelaskan, pengembangan EPIKS merupakan program berkelanjutan untuk memperluas akses keuangan syariah, bukan hanya melalui edukasi tetapi juga melalui fasilitas layanan yang nyata dan inklusif.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi. Foto: LINES.

“Kami hadir untuk memberikan edukasi sekaligus inklusi keuangan syariah agar masyarakat tidak hanya mengetahui konsepnya, tetapi mampu mempraktikkannya. EPIKS ini adalah program berkelanjutan, bukan berhenti hari ini saja, melainkan mencakup UMKM, layanan perbankan syariah, hingga investasi syariah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, peluncuran Galeri Investasi Syariah pertama di Jakarta menjadi tonggak tumbuhnya literasi pasar modal syariah di pesantren, “Sejalan dengan meningkatnya kebutuhan SDM ekonomi syariah di masa mendatang,” tambahnya.

Selain itu, program Recycle Vending Machine (RVM) yang dihadirkan BSI turut diperkenalkan sebagai praktik ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Dengan mesin tersebut, nasabah dapat menukar sampah plastik menjadi poin saldo rekening sambil mendorong nilai ekonomis bagi UMKM pengelola daur ulang.

Dari data OJK, literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen dengan tingkat inklusi 80 persen. Sementara literasi keuangan syariah berada di angka 43 persen, namun inklusinya baru mencapai 13 persen. “Artinya banyak yang sudah tahu syariah tetapi belum melakukan inklusi. Ini yang harus didorong,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Chairul Baihaqi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena memberikan dampak langsung bagi santri dan pengelola pondok pesantren, “Bagi kami kegiatan EPIKS ini memiliki manfaat yang luar biasa. Edukasi dan inklusi yang disampaikan telah membuka wawasan baru bagi santri dan pengurus. Kini kami sudah mulai menerapkan sistem transaksi melalui smart card yang sebelumnya berjalan manual,” tuturnya.

Ia menyebut program ini menjadi bekal penting bagi santri dalam mempersiapkan masa depan sekaligus membuka ruang pemberdayaan ekonomi bagi pesantren dan masyarakat sekitar.

Pembentukan EPIKS di Ponpes Minhaajurrosyidiin menjadi model kolaboratif antara lembaga pemerintah, organisasi kemasyarakatan (Ormas), pesantren, dan pelaku industri jasa keuangan dalam memperkuat ketahanan ekonomi umat yang berlandaskan prinsip syariah, sekaligus memperluas akses layanan keuangan yang inklusif, aman, dan berkelanjutan.

Tags: ekonomi syariahEPIKS Jakartakeuangan syariahldiiOtoritas Jasa KeuanganPonpes Minhaajurrosyidin

Comments 3

  1. Hari Nurdy says:
    3 months ago

    luar biasa, kegiatan yang sangat positif untuk memperkuat ekonomi syariah

    Reply
  2. Hari Nurdy says:
    3 months ago

    kegaiat yang sangat luar biasa untuk meningkatkan ekonomi syariah

    Reply
  3. Dharmajaya says:
    3 months ago

    Luar biasa. Praktek Syirkah sangat kurang, termasuk di tingkat dunia. Panduan AAOIFI belum mampu dicapai negara2 mayoritas beragama Islam. Untuk Syirkah diperlukan karakter pendukung sehingga sama2 berani mengambil risiko untuk proyek2 yg tentunya sangat besar barokahnya.

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Mohamad Kurniadi on Hadiri Sidang Isbat, DPP LDII Apresiasi Peran Tim Rukyatul Hilal
  • Fauzi Achmadi on Renungan Penutup
  • Jalmi Alit on Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Ramadan, LDII Kabupaten Bandung Hadiri Bukber Polresta
  • Sudarmanto on DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa
  • Frya on Nasehat untuk Para Istri
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

Bukan Tips dan bukan Trik: Tempat sholat yang Nyaman di Harram

March 14, 2026
Bawa Hidangan dalam Rantang, Wali Kota Mojokerto Buka Puasa Bersama Warga LDII

Bawa Hidangan dalam Rantang, Wali Kota Mojokerto Buka Puasa Bersama Warga LDII

March 17, 2026
Nasehat untuk Orang Tua

Nasehat untuk Orang Tua

March 14, 2026
Nasehat untuk Anak

Nasehat untuk Anak

March 14, 2026
DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa

DPP LDII Meriahkan Ramadan dengan Berbagi Bersama Anak Yatim dan Duafa

3
Renungan Hari 28

Renungan Hari 28

2
Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Ramadan, LDII Kabupaten Bandung Hadiri Bukber Polresta

Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Ramadan, LDII Kabupaten Bandung Hadiri Bukber Polresta

2
Renungan Hari 27

Renungan Hari 27

2
LDII Batu Ampar Libatkan Generasi Muda Bagikan Takjil Meriahkan Bulan Ramadan

LDII Batu Ampar Libatkan Generasi Muda Bagikan Takjil Meriahkan Bulan Ramadan

March 20, 2026
LDII Kabupaten Bandung Silaturahim dengan Kemenag Perkuat Sinergi Program Keagamaan

LDII Kabupaten Bandung Silaturahim dengan Kemenag Perkuat Sinergi Program Keagamaan

March 20, 2026
Meriahkan Ramadan, Pemuda LDII Bali Bagi Takjil untuk Perkuat Toleransi Beragama

Meriahkan Ramadan, Pemuda LDII Bali Bagi Takjil untuk Perkuat Toleransi Beragama

March 20, 2026
LDII Nunukan Bagi Takjil Gratis untuk Bantu Para Pelintas

LDII Nunukan Bagi Takjil Gratis untuk Bantu Para Pelintas

March 20, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Batu Ampar Libatkan Generasi Muda Bagikan Takjil Meriahkan Bulan Ramadan March 20, 2026
  • LDII Kabupaten Bandung Silaturahim dengan Kemenag Perkuat Sinergi Program Keagamaan March 20, 2026
  • Meriahkan Ramadan, Pemuda LDII Bali Bagi Takjil untuk Perkuat Toleransi Beragama March 20, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.