Pemalang (24/2). Santri Pondok Pesantren KH Zainal Asyikin naungan DPD LDII Pemalang membersihkan aliran sungai di sekitar lingkungan Desa Banglarangan, Pemalang, Jawa Tengah pada Rabu, (18/2/2026). Kegiatan itu mereka lakukan menjelang datangnya Ramadan 1447 Hijriah.
Sejak pagi, para santri turun ke sungai yang berada di sekitar kompleks pesantren. Mereka mengangkat sampah dan ranting yang tersangkut di aliran air setelah hujan deras beberapa hari terakhir. Curah hujan tinggi membuat debit air meningkat dan memunculkan potensi luapan jika aliran tersumbat.
Para santri membagi tugas di beberapa titik. Sebagian mengangkat sampah plastik dan ranting, sementara lainnya memastikan aliran air kembali lancar. Kegiatan tersebut berlangsung hingga menjelang siang.
Pengurus pondok pesantren KH Zainal Asyikin, Milkhan, memantau kegiatan dari tepi sungai. Ia menyebut kerja bakti tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter santri. “Kegiatan ini bukan hanya membersihkan sungai, tetapi juga melatih kepedulian dan tanggung jawab. Santri belajar menjaga lingkungan tempat mereka menuntut ilmu dan beribadah,” ujar Milkhan.
Menurut dia, lingkungan yang bersih mendukung kenyamanan ibadah selama bulan suci. “Kebersihan adalah sebagian dari iman. Untuk itu, jika lingkungan bersih akan memberikan kenyamanan bagi para santri dan warga sekitar,” tambahnya.

Ketua DPD LDII Pemalang Agus Sarwono menilai aksi para santri menjadi bagian dari pembinaan generasi muda, dalam menjaga keseimbangan antara ibadah dan kepedulian sosial, “Santri tidak hanya dibina dalam aspek keilmuan dan ibadah, tetapi juga diajak terlibat langsung menjaga lingkungan. Kegiatan ini mengajarkan disiplin, kerja sama, dan kepedulian terhadap potensi bencana seperti banjir, terutama saat musim hujan,” ujar Agus.
Ia menambahkan, DPD LDII Pemalang mendorong seluruh warga dan generasi muda untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan menjelang Ramadan. “Kesiapan menyambut bulan suci tidak hanya dilakukan melalui persiapan ibadah, tetapi juga dengan menciptakan lingkungan yang aman dan tertata,” tuturnya.

