Kediri (29/3). Jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah. Mereka memanfaatkan momen Idul Fitri untuk silaturahim dengan keluarga besar Ponpes Wali Barokah dan DPD LDII Kota Kediri.
Kegiatan yang bertempat di Wiswa Tentram Ponpes Wali Barokah, pada Sabtu (21/3) itu menjadi sarana menjalin kerukunan dan kekompakan. “Kami warga Kota Kediri selalu menekankan pentingnya menjaga Indeks Kota Toleran (IKT), agar nilai toleransi di Kota Kediri agar tidak menurun,” ungkap Ketua Ponpes Wali Barokah, KH. Sunarto.
Ia menjelaskan kita memiliki tanggung jawab yang sama, yaitu jangan sampai nilai toleransi merosot. Menurutnya, meski saat ini masih masuk 10 besar nasional, masyarakat Kota Kediri harus terus berupaya melalui pertemuan rutin seperti ini untuk menjalin kebersamaan.
“Kamu juga mengapresiasi kehadiran para tokoh lintas agama yang sudi mengayubagyo atau ikut berbahagia dalam merayakan lebaran di pondok ini,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua FKUB Kota Kediri, Pdt. Timotius Kabul, merasa bahagia atas sambutan tersebut. Ia mengibaratkan Ponpes Wali Barokah sudah seperti rumah sendiri bagi anggota FKUB.
“Kami sangat berbahagia, di pondok ini sudah seperti rumah kita sendiri. Mari kita jaga keutuhan bersama. Prinsip kita di FKUB jelas jangan membedakan yang sama, dan jangan mempersamakan yang beda. Inilah kunci ukhuwah kita agar bisa bersama-sama menikmati kebahagiaan hari raya, baik itu Nyepi, Paskah, Imlek, maupun Idul Fitri,” ungkapnya.
Selain itu, Ketua LDII Kota Kediri, Agung Riyanto menyambut baik kehadiran tokoh lintas agama di Kota Kediri. Menurutnya kehadiran tokoh-tokoh lintas agama dari FKUB ke Ponpes Wali Barokah bukan sekadar seremoni lebaran, melainkan penguatan fondasi sosial kita.
“Kami di LDII berkomitmen untuk terus membuka pintu komunikasi seluas-luasnya. Kerukunan tidak bisa dibangun dalam sehari, ia harus dipupuk melalui meja makan yang sama dan dialog yang tulus seperti yang kita lakukan hari ini. Inilah modal utama kita membangun Kota Kediri yang lebih Mapan,” tutupnya.











