Pasangkayu (8/5). DPD LDII Kabupaten Pasangkayu menggelar pelatihan kemandirian bagi ratusan generasi muda dengan tema “Menjadi Entrepreneur Muda Kreatif dan Berdaya Saing”. Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri, berlangsung di Masjid Manshurin, Pasangkayu, Sulawesi Barat, pada Minggu (3/5/2026).
Pelatihan tersebut mencakup berbagai bidang, antara lain otomotif, pangkas rambut, hingga strategi pemasaran berbasis digital melalui affiliate marketing. Materi tersebut diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk mandiri dan menciptakan peluang usaha.
Ketua DPD LDII Pasangkayu, Lukman Efendi, menekankan pentingnya keseimbangan antara pendidikan duniawi, akhirat, dan karakter dalam meraih kesuksesan. “Keberhasilan tidak hanya diukur dari aspek pendidikan duniawi saja, tetapi juga harus ditopang oleh pendidikan akhirat dan pendidikan karakter yang kuat,” ujarnya.
Ia menegaskan, karakter menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan di dunia usaha. “Harapan kami, para generasi muda LDII bisa menjadi pengusaha-pengusaha yang mempunyai karakter baik. Sebab sekarang ini banyak orang pintar tapi karakternya jelek, sehingga mereka tidak mendapat kepercayaan dari orang lain,” tegasnya.

Menurut Lukman, integritas dan kejujuran merupakan aset penting yang harus dimiliki pelaku usaha. Ia juga mengaitkan pelatihan tersebut dengan visi Indonesia Emas 2045 yang akan dihadapkan pada bonus demografi, “Target nasional adalah menekan angka Tingkat Pengangguran Terbuka hingga di bawah empat persen, sehingga diperlukan kesiapan keterampilan sejak sekarang,” katanya.
Ia berharap, melalui pelatihan ini para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi mampu mengaplikasikan keterampilan yang diperoleh. “Dengan pelatihan kemandirian ini, diharapkan para generasi muda ke depan bisa menjadi pengusaha-pengusaha sukses. Setidaknya, mereka memiliki kemandirian dan keterampilan untuk bertahan hidup di tengah persaingan global,” pungkasnya.













