Makkah (8/5). Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memastikan layanan akomodasi jemaah haji Indonesia di Makkah hingga saat ini berjalan relatif lancar. Seluruh hotel yang ditempati jemaah disebut tetap berkomitmen memenuhi standar pelayanan sesuai kontrak yang telah disepakati. Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Layanan Akomodasi Daker Makkah, Suryo Panilih, Jumat (8/5/2026)
Ia mengatakan secara umum fasilitas dasar di hotel telah tersedia dan berfungsi untuk menunjang kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji. “Sampai saat ini layanan akomodasi jemaah haji di Makkah relatif berjalan baik dan lancar. Para pihak hotel berkomitmen melaksanakan pelayanan sesuai kontrak yang ada, di antaranya menyediakan resepsionis, lift yang mencukupi, fasilitas air minum, dan khusus di Makkah juga tersedia mesin cuci untuk jemaah,” ujar Suryo.
Namun dalam dua hari terakhir, PPIH menerima laporan dari sejumlah jemaah terkait pembatasan aktivitas mencuci dan menjemur pakaian, khususnya di area atap hotel. Menurut Suryo, kebijakan tersebut bukan berasal dari pihak hotel semata, melainkan bagian dari penerapan aturan keselamatan yang diberlakukan otoritas Arab Saudi.
“Memang dalam beberapa hari terakhir ada beberapa hotel yang melarang jemaah mencuci dan menjemur pakaian di area atap. Berdasarkan informasi yang kami terima, pihak syarikat melakukan inspeksi ke hotel-hotel jemaah dan mengimbau agar aktivitas menjemur di atap tidak dilakukan karena dinilai dapat membahayakan jemaah dan juga melanggar aturan yang berlaku di Arab Saudi, khususnya di Makkah,” jelasnya.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Daker Makkah langsung berkoordinasi dengan pihak syarikat dan pengelola hotel guna mencari solusi alternatif agar kebutuhan jemaah tetap terpenuhi.
“Kami sudah berkoordinasi dengan syarikat dan pihak hotel untuk mencarikan tempat pengganti bagi jemaah untuk mencuci dan menjemur pakaian. Bagi hotel yang sudah memiliki area khusus, aktivitas akan dipindahkan ke lokasi tersebut. Sedangkan hotel yang belum memiliki fasilitas, akan disiapkan tempat khusus di area lain yang memungkinkan,” katanya.
Beberapa lokasi alternatif yang tengah disiapkan antara lain lantai servis atau area tertentu di dalam hotel yang memungkinkan digunakan sebagai tempat mencuci dan menjemur, lengkap dengan sistem drainase pembuangan air.
“Untuk hotel yang belum memiliki fasilitas khusus, mereka sedang menyiapkan lokasi seperti lantai service atau area lain yang memungkinkan, termasuk menyiapkan drainase pembuangan air. Proses ini memang membutuhkan waktu, mungkin satu hingga tiga hari, tetapi progresnya terus kami pantau,” ungkap Suryo.
Ia menegaskan, PPIH akan terus mengawasi perkembangan di lapangan agar kebutuhan dasar jemaah tetap terpenuhi. “Kami memahami aktivitas mencuci dilakukan setiap hari oleh jemaah. Karena itu, kami pastikan proses penyelesaian berjalan secepat mungkin agar pelayanan tetap optimal dan jemaah tetap nyaman selama berada di Makkah,” pungkasnya. (Faqihu Sholih/ MCH 2026)













