Tarakan (16/5). Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan berkunjung ke Yayasan Nurhasan Insan Mulia, Kelurahan Karang Anyar pada Kamis (7/5/2026) lalu. Acara itu untuk mempererat silaturrahim serta monitoring perkembangan lembaga pendidikan berbasis karakter di wilayah tersebut.
Kepala Kesbangpol Kota Tarakan yang diwakili Syahril Alamsyah menyampaikan monitoring menjadi bagian pemda, untuk memetakan dan mendukung peran organisasi kemasyarakatan dan yayasan di bidang pendidikan dan sosial. “Sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan sangat penting menjaga kondusivitas serta kemajuan kota. Kami mengapresiasi kontribusi Yayasan Nurhasan Insan Mulia yang berperan aktif dalam dunia pendidikan di Tarakan,” ujar Syahril.
Sementara itu Ketua Yayasan Nurhasan Insan Mulia, Jaet Ahmad Fathoni, yang juga Ketua DPW LDII Kalimantan Utara beserta pengurus, menjelaskan bahwa saat ini yayasan tersebut memiliki jenjang pendidikan yang cukup lengkap, mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Menurutnya, kurikulum yang diterapkan tidak hanya berfokus pada pelajaran formal sesuai standar nasional, tetapi juga memberikan porsi besar pada pendidikan non-formal. “Tujuan utama kami adalah mencetak generasi yang cerdas secara akademik namun tetap memiliki karakter luhur. Di sini, para siswa dibekali pemahaman agama dan budi pekerti sebagai fondasi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berakhlak mulia,” jelasnya.
Kunjungan itu juga meninjau fasilitas sekolah dan diskusi mengenai program-program pembinaan kepemudaan. Melalui pertemuan itu, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih erat dalam membentengi generasi muda Tarakan dari pengaruh negatif serta memperkuat rasa nasionalisme sejak dini. (*)











