Bungo (16/5). DPD LDII Kabupaten Bungo menghelat “Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar”, di aula Baitul Makmur, Bungo, Jambi, pada Kamis (14/5/2026). Acara itu bertujuan membekali generasi muda kemampuan menulis berita, untuk memasifkan publikasi kegiatan LDII di Bungo.
Ketua Biro Komunikasi, Informasi dan Media (KIM) DPW LDII Jambi, Fadhli Wahab mengatakan, pelatihan tersebut diikuti generasi muda LDII, yang nantinya akan bertugas mendokumentasikan dan mempublikasikan berbagai kegiatan organisasi, hingga di level kecamatan dan desa. “Kemampuan jurnalistik sangat penting, agar setiap kegiatan dapat terdokumentasi dan tersampaikan dengan baik pada masyarakat,” ujarnya.
Fadhli mencontohkan, seperti kegiatan pengajian, gotong royong, ataupun silaturahim dengan stakeholder terkait. “Dapat dikemas menjadi berita yang baik, sesuai dengan kaidah jurnalistik. Kita beritakan kegiatan LDII agar warga LDII sendiri dan warga masyarakat umum mengetahui kegiatan dan kiprah LDII. Hal ini sebagai bagian dari 3K yang dikembangkan LDII, yaitu karya, kontribusi dan komunikasi. Tugas kita mengkomunikasikannya pada warga,” tuturnya.
Ia berharap, melalui pelatihan tersebut, para peserta dapat menjadi jurnalis muda yang mau meluangkan waktunya untuk perkembangan LDII, “Kami mengajarkan bagaimana membuat berita yang benar, membuat foto dan video, lalu mengemasnya menjadi berita serta konten. Selain itu kami bekali juga dengan etika jurnalistik dan wawasan organisasi agar menjadi dasar untuk generasi muda LDII,” pungkas Fadhli.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Jambi, Rahmat Nuruddin menegaskan pentingnya peran media untuk menyampaikan informasi yang akurat. “Untuk itu, peserta kami bekali dasar penulisan berita sesuai dengan kaidah jurnalistik, serta teknik pengambilan foto untuk media,” jelasnya.
Rahmat juga berpesan pada generasi muda untuk bijak dalam bermedia sosial. “Di tengah derasnya arus informasi, generasi muda harus cerdas memilih konten yang dikonsumsi. Saring sebelum sharing, jangan asal membuat konten tanpa memikirkan manfaat dan mudhorotnya,” pungkas Rahmat.











