Kulon Progo (23/5). Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, melaksanakan safari salat Dzuhur di Masjid Al Barokah, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan yang berlangsung pada Senin, (11/5/2026) tersebut menjadi ajang silaturahim antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat.
Kunjungan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi lintas elemen di wilayah Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo. Dalam kegiatan itu, Kepala KUA Nangulan, mengajak masyarakat mempersiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Adha dengan meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.
Ia menilai momentum Idul Adha tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan kurban, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan antarmasyarakat melalui kepedulian terhadap sesama, “Ibadah kurban memiliki nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Momentum ini penting untuk mempererat hubungan antarwarga,” ujar Jemino.
Selain membahas ibadah kurban, Jemino juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat. Menurutnya, kehidupan sosial yang damai menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan lingkungan yang aman dan nyaman. Ia mengapresiasi hubungan baik yang selama ini terjalin antara warga LDII dan masyarakat sekitar di wilayah Nanggulan.
Dalam kesempatan tersebut, Jemino turut menyerahkan bibit nanas kepada warga untuk ditanam secara mandiri di lahan produktif. Program itu menjadi bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis pemanfaatan pekarangan rumah. Menurutnya, tanaman nanas relatif mudah dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan baik.
“Silakan ditanam dan dirawat bersama. Harapannya hasilnya nanti bisa memberi manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujar Jemino. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif dan bernilai guna.
Ketua PC LDII Nanggulan, Suwarno, mengapresiasi kunjungan safari dzuhur dari KUA Nanggulan dan jajaran pemerintah kapanewon. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang lebih terbuka. Ia juga menyambut baik pemberian bibit nanas kepada warga karena dinilai dapat mendorong produktivitas masyarakat.
“Kegiatan seperti ini membawa manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi pembinaan keagamaan maupun pemberdayaan lingkungan. Kami berharap silaturahim antara LDII, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik,” ujar Suwarno.











