Karanganyar (23/5). DPD LDII Kabupaten Sukoharjo menggelar kegiatan Bootcamp Generus Susela di kawasan Bumi Perkemahan Kampung Gunung Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, pada 16–17 Mei 2026. Kegiatan pembinaan generasi muda tersebut diikuti sekitar 100 remaja usia SMP hingga SMA dari PC LDII Kecamatan Bulu, Tawangsari, dan Weru.
Berlokasi di lereng pegunungan dengan suasana alam terbuka, bootcamp dirancang sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan penguatan mental generasi muda. Ketua Panitia, Aris Budi Prasetyo, mengatakan bootcamp tersebut menjadi bagian dari program pembinaan remaja LDII untuk membentuk generasi yang memiliki karakter kuat dan kemampuan menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup diperoleh melalui ruang kelas, tetapi juga perlu dibangun melalui pengalaman langsung di lapangan. “Kegiatan ini dirancang untuk melatih disiplin, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama. Kami ingin peserta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan mampu menjaga hubungan sosial dengan baik,” ujar Aris.
Ia menjelaskan peserta dibiasakan menjalani seluruh aktivitas secara teratur, mulai dari pengaturan jadwal, kebersihan area perkemahan, hingga koordinasi dalam kelompok. Menurutnya, pola pembinaan seperti itu penting untuk membangun kebiasaan positif di kalangan remaja.
“Bootcamp ini menjadi ruang pembelajaran kehidupan. Anak-anak belajar mengatur diri, menghargai waktu, dan memahami pentingnya kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai kegiatan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut hadir pembina remaja Sidik bersama jajaran pengurus PPG, yakni Suwandaryo, Agus Sriyanto, Pudiyanto, Udin, dan Katno. Mereka memberikan motivasi dan pendampingan kepada peserta selama kegiatan berlangsung.
Sidik menilai remaja saat ini membutuhkan pembinaan yang mampu menyeimbangkan pemahaman agama, kemampuan sosial, dan ketahanan mental. Menurutnya, perkembangan teknologi dan perubahan sosial menuntut generasi muda memiliki kemampuan beradaptasi tanpa meninggalkan etika dan nilai moral.
“Remaja perlu dibekali akhlak, disiplin, dan kemampuan menghadapi perubahan zaman agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif di lingkungan sekitar,” ujar Sidik.
Ketua DPD LDII Kabupaten Sukoharjo, Dalono Abdul Rosyid, mengatakan pembinaan generasi muda menjadi salah satu fokus utama LDII dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas. Menurutnya, remaja saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks sehingga membutuhkan pendampingan yang terarah, baik dalam aspek keagamaan maupun kehidupan sosial.
Ia menilai kegiatan seperti bootcamp menjadi sarana efektif untuk membangun karakter generasi muda melalui pengalaman langsung. “Kami ingin generasi muda memiliki akhlak yang baik, mandiri, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat. Pembinaan seperti ini penting agar mereka siap menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri,” kata Dalono.












