Serang (1/7). DPW LDII Provinsi Banten menghadiri Doa Bersama Lintas Agama yang digelar Kepolisian Daerah (Polda) Banten sebagai rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Acara berlangsung di Aula Gawe Kuta Baluwarti Polda Banten pada Kamis (25/6/2026).
Ketua DPW LDII Provinsi Banten, Dimo Tono Sumito, mengapresiasi dedikasi Kapolda Banten dalam menjaga komunikasi yang teduh dengan para ulama dan masyarakat. “Alhamdulillah, kami mengapresiasi Irjen Pol Hengki atas dedikasi luar biasa dalam mengemban amanah sebagai Kapolda Banten. Kami, para ulama dan masyarakat, merasakan keteduhan dan kesejukan selama beliau memimpin,” kata Dimo.
Kegiatan bertema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” itu diawali dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial dan wujud syukur menyambut Hari Bhayangkara. Hadir dalam acara tersebut Kapolda Banten Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Asisten Daerah I Provinsi Banten Komarudin, serta para tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, dan anak-anak yatim.
Dalam sambutannya, Kapolda Banten Hengki mengatakan doa bersama lintas agama mencerminkan nilai luhur kebangsaan. Menurutnya, keberagaman suku, budaya, bahasa, dan keyakinan tidak menghalangi masyarakat Indonesia untuk tetap bersatu dalam ikatan kebangsaan yang kokoh.
“Kebersamaan ini menjadi fondasi penting menjaga persatuan serta memperkuat ketahanan bangsa menghadapi berbagai tantangan zaman,” ujarnya.
Hengki menambahkan, melalui doa bersama seluruh elemen masyarakat memanjatkan harapan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa diberi kedamaian, keselamatan, dan keberkahan. Khusus untuk Provinsi Banten, doa dipanjatkan agar daerah tetap aman, harmonis, dan terus berkembang demi kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya tanggung jawab Polri. Kondisi kamtibmas yang kondusif, kata dia, lahir dari sinergi seluruh komponen bangsa.
“Polri menempatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh komponen masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, menyejukkan kehidupan sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Dengan terus disampaikannya pesan kesejukan, persatuan, dan kasih sayang, maka ruang bagi perpecahan akan semakin sempit,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, LDII Banten menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Provinsi Banten.












