Bandar Lampung (20/7). DPD LDII Kota Bandar Lampung menghelat seminar parenting skill, bertajuk “Menjadi Orang Tua Hebat di Era Digital”. Acara itu diselenggarakan di Masjid Hisbullah, Bandar Lampung, pada Minggu (12/7/2026), yang diikuti orang tua dan wali murid TPA/TPQ se-Kecamanta Rajabasa dan Tanjung Senang.
“Penggunaan gadget yang tidak terkontrol akan berdampak pada perkembangan fisik, emosional, sosial dan spiritual anak. Orang karena itu, orang tua dituntut memilliki pola asuh yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa mengabaikan nilai-nilai pendidikan karakter dan kedekatan emosional dalam keluarga,” ujar pemateri seminar, Hanif Anshori.
Hanif menjelaskan, solusi mengatasi ketergantungan gadget bukan sekadar mengambil atau menyembunyikan perangkat dari anak. “Yang lebih penting adalah membangun ekosistem keluarga yang sehat. Melalui komunikasi yang baik, keteladanan, dan aktivitas alternatif yang lebih bermanfaat,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan beberapa langkah rehabilitasi penggunaan gawai pada anak, yakni (1) menetapkan batasan durasi penggunaan gawai, (2) menerapkan zona bebas gadget (3) mengapresiasi kepatuhan anak untuk tidak menggunakan gadget pada hal yang tidak bermanfaat (4) menjadikan orang tua sebagai teladan untuk menggunakan perangkat digital secara bertanggung jawab.
Sementara itu, pemateri lainnya, Rudi Iswanto mengungkapkan, upaya pengubahan perilaku anak memerlukan proses yang tidak instan. “Penerapan aturan baru akan diawali dengan fase penolakan, atau bahkan kondisi tantrum pada anak,” katanya.
Untuk itu, ia menegaskan, dibutuhkan konsistensi seluruh anggota keluarga, agar perubahan dapat berjalan efektif dan jangka panjang. “Harapannya, generasi muda LDII dapat memanfaatkan teknologi secara bijak. Tumbuh dengan karakter yang kuat, serta memiliki keseimbangan antara perkembangan akademik, spiritual dan sosial,” tutup Tim Bimbingan Konseling (BK) PPG Kota Bandar Lampung tersebut.

