Pemalang (22/7). SMA Generasi Unggul, sekolah di bawah naungan DPD LDII Kabupaten Pemalang, mengawali tahun ajaran baru dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan tersebut berlangsung di SMA Generasi Unggul, Ampelgading, Pemalang, Jawa Tengah pada Rabu (15/7/2026).
Salah satu agenda dalam kegiatan tersebut adalah penyampaian materi wawasan organisasi, yang dibawakan Sekretaris DPD LDII Pemalang, Edy Cahyadi. Kegiatan diikuti seluruh siswa baru dengan antusias melalui sesi pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab.
Selain mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS dirancang untuk memberikan pemahaman mengenai budaya belajar, pembinaan karakter, serta nilai-nilai yang menjadi dasar penyelenggaraan pendidikan di SMA Generasi Unggul.
Edy Cahyadi menjelaskan perjalanan perkembangan LDII dari masa ke masa. Ia mengulas proses transformasi organisasi yang meliputi tahap marginalisasi, konversi, konsensus, hingga kontribusi.
Menurutnya, pemahaman terhadap sejarah organisasi penting agar generasi muda memiliki perspektif yang utuh mengenai perjalanan LDII dalam membangun hubungan dengan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.
“Perjalanan organisasi memberikan banyak pelajaran tentang pentingnya beradaptasi dengan perkembangan zaman, membangun komunikasi yang baik, serta terus meningkatkan kontribusi di bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, dan pembangunan karakter,” ujar Edy.
Selain membahas sejarah organisasi, Edy mengajak para siswa membangun karakter sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh prestasi akademik, tetapi juga sikap disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian, dan kemampuan bekerja sama.
“Selama menempuh pendidikan di SMA Generasi Unggul, manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri. Jadilah pribadi yang berakhlak baik, menghargai guru, menghormati orang tua, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Edy menambahkan, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan positif peserta didik. Karena itu, ia mendorong para siswa aktif mengikuti berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik yang diselenggarakan sekolah sebagai sarana mengembangkan kemampuan, kepemimpinan, dan keterampilan sosial.
“Proses pembelajaran yang berlangsung secara menyeluruh akan membantu peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang siap menghadapi perubahan di masa mendatang,” tambahnya.
Melalui pembekalan wawasan organisasi pada MPLS, DPD LDII Kabupaten Pemalang dan SMA Generasi Unggul berharap para peserta didik tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami nilai-nilai karakter yang menjadi fondasi pendidikan.
“Pembinaan sejak awal masa belajar diharapkan mampu melahirkan generasi yang memiliki integritas, kemampuan akademik, kepedulian sosial, serta siap berkontribusi bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.

